Sexy Lady

Sexy Lady
Kandas Sebelum Bersemi


__ADS_3

Clara dan juga Santi saat ini baru saja tiba di Apartemen nya. Clara juga langsung buru buru untuk segera membersihkan tubuhnya. Karena sudah sangat lengket. Jam juga sudah menunjukkan pukul lima sore. Rasa lelah masih menyeruak di dalam tubuhnya. Namun, Gadis itu sudah harus bersiap kembali untuk pulang kerumah utama. Rumah kedua orang tuanya, Sebelum Ayah dan Bunda nya malah mendatangi Apartemen nya.


" San, tolong siapin baju gue ya!. Setelah ini gue juga mau langsung cabut kerumah orang tua gue".


" Siap nona Clara yang budiman".


" Eh, iya sekalian deh, tolong bilangin juga sama Arya!!. Kalau dia juga harus siap siap ikut gue ".


" Hah, loe seriusan mau bawa Arya ikut kerumah orang tua loe Clara?".

__ADS_1


Santi pun tampak sedikit terkejut. Karena Clara pada akhir nya mau juga mengikuti saran dari kakak iparnya. Yang mana selalu saja konyol dalam memberi idenya.


" Tidak ada pilihan lain bestie". Sahut Clara sambil melangkah ke dalam kamar mandinya.


Meskipun sebenarnya hatinya juga ragu. Namun, Apa boleh buat. Ia juga tidak mau di jodohkan begitu saja. Apalagi dengan pria yang tidak ia kenal sebelum nya. Kedua orang tua nya memang sangat hobby dalam urusan perjodohan. Seperti mereka tidak pernah muda saja .


Reno dan Vera tidak ingin anaknya terutama putrinya menjadi wanita karir seperti Bunda nya. Harapan kedua orang tua Clara adalah jika Clara bisa menjadi ibu rumah tangga saja dan mengurus suami dan anak anaknya. Agar mereka juga tidak kekurangan kasih sayang seperti yang mereka lakukan. Pada Leon dan Clara dulu.


" Huh". Lagi lagi Clara menghembuskan nafasnya kembali dengan sangat kasar.

__ADS_1


" Sebenarnya kamu kemana sih? ". Guman Clara yang ternyata masih saja memikirkan tentang Arya. Pria yang entah sejak kapan telah mulai menggoyahkan hatinya. Mengisi semua pikirannya secara perlahan.


Tak mau pening sendiri dengan semua pemikiran pemikiran konyolnya. Clara pun langsung mengisi air bathtub. Ia juga telah menumpahkan aroma therapy dengan wangi mawar serta sabun cair favorit nya. Mungkin dengan sedikit berendam pikiran pikiran bodohnya itu. Akan sedikit hilang, serta menyisihkan pikiran positif nya saja.


Jika harus di tanya, Apakah saat ini Clara telah jatuh Cinta?. Mungkin juga Clara akan menjawab tidak. Karena ia tidak tahu pasti, Apa yang sedang ia rasakan saat ini. Ia menepis semua rasa yang ada. Hanya karena hatinya belum begitu yakin. Apa yang tengah ia rasakan sekarang.


Jika di banding kan dengan pengalaman cinta pertama nya dulu. Maka, akan sangat jauh berbeda. Sebab, dulu Clara dan sang mantan memang saling menyukai dan satu sama lainnya. Namun, perasaan nyaman itu perlahan terkikis karena keduanya tidak ada yang mau mengalah. Keduanya juga berpisah karena keegoisan masing-masing pihak.


" Ah, dia saja sudah punya istri dan anak . Lalu aku ". Clara tersenyum kecut akan nasib dan perjalanan cintanya yang kadas sebelum bersemi.

__ADS_1


__ADS_2