
Sebuah mobil mewah, Tampak sedang memasuki halaman luas rumah mewah di kawasan elit sana. Corak warna gold membuat kesana bangunan itu lebih cerah. Tak berselang lama, Dari dalam mobil turun sepasang kaki tegap.
Dimana di atas teras sana. Seorang pria berwibawa, sudah menunggu nya sejak beberapa detik yang lalu. Senyum pria itu tampak begitu ramah. Menghampiri sang pemilik rumah.
" Selamat malam tuan Leon". Sapanya sambil mengulurkan tangannya.
"Malam tuan Dewa". Leon pun menyambut uluran tangan sang asisten kepercayaan, Seorang pengusaha hebat di Negara ini.
" Panggil Dewa saja tuan, Karena saja tidak sederajat dengan anda!! ". Dewa tampak merendahkan dirinya. Membuat Leon langsung tersenyum.
" Anda juga orang hebat tuan Dewa. Jika, saja saya masih punya adik perempuan lagi. Maka, Hal tidak mungkin. Dia akan saya jodohkan dengan anda". Seloroh Leon sambil menepuk bahu pria dewasa yang ada di hadapannya saat ini.
__ADS_1
Usia yang memang sangat matang , Untuk membina rumah tangga. Karir dan pekerjaan yang cukup bagus. Wajah tampan dan berwibawa. Hanya saja, Sayangnya mereka malah, Lebih memilih untuk tetap setia menjomblo.
"Anda terlalu memuji tuan". Dewa masih saja tetap merendahkan diri. Karena baginya, Pria yang ada di hadapan nya saat ini. Adalah sosok pria yang tak bisa di anggap remeh.
Selain ia mempunyai jabatan tinggi di kepolisian. Leon juga seorang pembisnis hebat dan handal. Belum lagi, Perusahaan nya juga saling terhubung. Dengan beberapa perusahaan hebat di Negara ini.
Leon pun langsung mengajak masuk tamunya. Setelah mereka saling sapa dan saling memuji satu sama lainnya. Karena ada beberapa hal penting yang akan mereka bahas didalam sana. Karena untuk datang ke rumah ini juga. Butuh waktu yang cukup panjang. Bagi Dewa dan juga para anggotanya.
"Maaf, Tuan Leon. Tuan saya belum bisa datang langsung. Untuk menemui anda!! ". Ucap Dewa saat mereka telah berada di dalam ruang tamu. Dan mereka juga tengah duduk santai disana.
" Tidak masalah, Saya tahu bagaimana sibuknya dia". Leon menjawab sambil mengulum senyumnya. Hal tak terduga yang selama ini Leon tak paham.
__ADS_1
Hingga dirinya dan adiknya. Malah ikut terlibat dalam satu keluarga. Yang mempunyai intrik dan juga masalah sangat menyedihkan. Hanya demi sebuah dendam dan rasa iri. Hingga manusia rakus akan kekuasan. Rela berbuat keji dan menghabisi seluruh anggota keluarga. Yang tidak pernah bersalah. Agar dirinya bisa mendapatkan kekuasan serta kedudukan tinggi.
"Dimana tuan Yuda tuan?. Apa saya bisa menemuinya sekarang? ". Tanya Dewa langsung to the point. Ia tak bisa basi basi lagi. Kalau urusannya menyangkut masa depan, Serta keselamatan tuannya sendiri.
" Saya disini tuan Dewa".
Baik Leon maupun Dewa. Kini langsung menoleh ke arah samping , Dimana disana seorang pria paruh baya. Yang saat ini kondisinya jauh lebih baik dari sebelumnya. Tubuhnya yang dulu lusuh dan juga tak terawat. Kini sudah mulai membaik dan juga sudah bersih serta rapi.
Sepertinya Leon dan Hani. Benar benar memberikan fasilitas serta perawatan, Yang maksimal untuk pria paruh baya bernama Yuda ini. Meskipun tubuhnya masih sering terasa linu. Akibat semua siksaan , Selama bertahun-tahun lamanya. Namun, Sekarang terlihat membaik.
TBC
__ADS_1