Sexy Lady

Sexy Lady
Kepergok


__ADS_3

Suasana pesta kian meriah. Ketika kedatangan sepasang suami istri. Yang sejak tadi ditunggu tunggu. Siapa lagi kalau bukan Clara dan Arya. Pasangan itu benar benar telat datang. Setelah banyaknya tamu undangan yang telah menyantap hidangan yang telah tersaji.


Bahkan, Vera sampai menggeleng kan kepalanya saja. Ketika melihat putrinya sejak datang tak pernah jauh dari suaminya. Bahkan, Hal itu menuia sorotan banyaknya tamu undangan.


"Wah, Ayah dan Bunda. Benar benar mengadakan pesta nih". Guman Clara saat ia baru bergabung di dalam pesta. Dengan masih di gandeng erat oleh tangan suaminya.


" Sepertinya ini, Bukan hanya pesta keluarga biasa sayang ". Arya ikut bergumam.


Namun, Bukannya menjawab. Clara malah terkekeh pelan. Karena lagi lagi Arya memanggilnya dengan sebutan Sayang lagi.


" kenapa kau malah tertawa? ". Tanya Arya menatap istrinya dengan dahi yang mengkerut.


" Hei, Pengantin baru. Kemarilah !!!". Leon berteriak dengan lantang. Saat adik dan juga adik iparnya. Malah tampak saling tatap di tengah kerumunan para tamu undangan pesta kecil itu.

__ADS_1


"Ayolah sayangku!!. Sebelum mereka semakin kesal dengan kita".


Clara kembali melingkar kan tangannya. Pada lengan kekar suaminya. Dan Arya pun hanya menurut dan mulai melangkah kembali bersama istrinya. Menemui para keluarga besar sang istri.


Tanpa Arya sadari, Sejak tadi ada sepasang mata yang terus memandang kearahnya. Dengan tatapan sendu dan juga sedikit sedih. Karena melihat dengan jelas. Bagaimana Arya memperlakukan istrinya. Bahkan, Ia juga tak menyangka jika Mami nya Bayu. Akan mengajaknya pergi ke pesta jamuan. Yang ternyata adalah kedua orang tua istri Arya.


Tak ingin larut dalam lamunan nya sendiri. Wanita itu lebih memilih untuk tetap bersikap wajar. Dan kembali bergabung bersama Mami Hana dan juga teman temannya. Namun, Tatapan nya tak pernah teralihkan pada sosok pria. Yang sangat ia cintai dari dulu, Bahkan sampai saat ini.


"Mami, Bianca ke toilet sebentar ya". Pamit wanita itu pada Mami Hana. Dimana wanita paruh baya itu pun sedang mengobrol bersama tamu pesta yang lain. Anggukan kepala Mami Hana membuat Bianca tersenyum.


" Tidak usah mi". Tolak Bianca sambil mengulas senyumnya.


Wanita itu pun segera beranjak dari sana. Dan melangkah masuk untuk mencari toilet. Setelah sempat bertanya pada pelayan. Akhirnya Bianca bisa menemukan toilet di dalam rumah mewah itu.

__ADS_1


Namun, Ketika ia ingin masuk kedalam toilet. Pandangan nya malah teralihkan pada sepasang suami istri. Yang masih pengantin baru itu. Dimana keduanya sedang melakukan hal konyol di dalam dapur saat ini.


"Sayang, Berhentilah!!. Disini sedang banyak orang". Clara berusaha mendorong pelan dada bidang suaminya.


" Biarkan saja!. Aku hanya ingin menciumu saja sayang. Tidak lebih karena yang lebih akan aku lakukan nanti setelah kita pulang ".


Arya benar-benar sudah tidak tahu malu lagi. Membuat pelayan pun langsung mengurungkan niatnya. Untuk masuk kedalam dapur ketika melihat anak dan menantu majikan nya. Sedang bermesraan di balik lemari pendingin itu.


" Astaga gusti, Apa yang sedang kalian lakukan? ". Hani tiba tiba datang dengan membawa botol susu putranya. Dan malah ikut di sajikan dengan pemandangan menggelikan dari adik iparnya itu.


" Mbak Hani. Ini tidak seperti yang mbak lihat". Clara jadi gugup sendiri. Namun, Suaminya malah tetap tenang dan juga santai. Dengan wajah tak bersalahnya sama sekali.


"Lanjut dikamar saja!. Disini nanti akan banyak orang yang menonton kalian! ". Hani menggeleng kan kepalanya saja. Akan kelakuan sepasang suami istri itu. Dimana keduanya memang masih pengantin baru. Karena suaminya malah jauh lebih bejat lagi dari suami adik iparnya sendiri.

__ADS_1


Sedangkan di dalam toilet. Bianca tampak berkaca kaca dan berusaha untuk tetap tenang. Meskipun hatinya sedang tidak baik baik saja saat ini. Bagaimana tidak?. Ketika ia melihat dengan mata kepala nya sendiri. Jika pria yang ia cintai. Sedang bermesraan bersama wanita lain. Meskipun itu adalah istri nya sendiri.


TBC


__ADS_2