Sexy Lady

Sexy Lady
Perdebatan


__ADS_3

Bayu menatap seorang wanita yang dulu sempat menempati posisi di hatinya. Wanita yang dulunya sangat ia cintai, Hingga ia rela melakukan apa saja demi membuat dirinya bahagia. Bahkan, Perjuangan Bayu malah tak pernah di hargai olehnya. Semuanya dibalas dengan luka yang menyayat hatinya.


"Hai, Bay. Apa kabar? ". Sapa wanita itu dengan tidak tahu malunya. Ia bahkan saat ini ingin memeluk pria itu.Namun, Bayu dengan segera bergeser dan bangkit dari tempat duduknya.


" Sayang, Lebih baik kita pindah restoran saja ya!. Disini sepertinya sudah tidak nyaman lagi". Bayu meraih tangan Bianca ingin mengajak gadis itu untuk berdiri. Dan meninggal Nayla.


Wanita yang dulu sempat menjadi tunangan nya. Dan ia telah memperjuangkan wanita yang salah. Hingga sebuah pengkhianatan pahit tak akan pernah hilang dari ingatan Bayu. Hingga saat ini pria itu tetap saja membenci dan bahkan, Untuk menatapnya saja ia enggan.


Bianca yang sejak tadi diam. Kini mulai bangkit dari kursinya. Namun, Bianca bukan ingin mengikuti permintaan Bayu untuk pergi. Ia malah mengulas senyum nya. Menatap wajah Bayu dengan tatapan tak biasa. Hal itu justru membuat Bayu sedikit bingung akan sikap Bianca saat ini.

__ADS_1


"Sayang, Kenapa harus pindah restoran segala?. Sepertinya mantan tunangan kamu juga ingin bergabung dengan kita disini". Ujar Bianca dengan sangat santainya.


Bayu pun langsung menatap tak percaya pada Bianca. Wanita itu sama sekali belum pernah melihat wajah Nayla. Tetapi kenapa ia malah sudah mengenali Nayla saat ini.


Nayla pun dibuat bengong akan ucapan Bianca barusan. Wanita dengan pakaian serba minim itu. Saat ini tengah memperhatikan style Bianca. Yang memang jauh lebih sopan dan juga tampak berkelas. Namun Nayla tetap saja dengan gaya sombongnya. Yang selalu merendahkan orang lain. Jelas ia tidak bisa terima, Saat ia merasakan ada saingannya.


Bayu juga dibuat melongo akan ucapan Bianca kembali. Dimana wanita itu kini sangat bersikap seperti ia sudah sangat yakin. Dengan semua keputusan yang ia ambil.


"Masih calon kan?. Belum tentu jadi nikah juga". Sinis Nayla berusaha menjadi kompor.

__ADS_1


"Jika dulu aku memang gagal menikahi seorang wanita, Yang ternyata sudah salah untuk aku perjuangkan. Tapi kini, Pilihanku tidak akan salah lagi. Karena pernikahan kami akan di adakan minggu beberapa hari lagi". Bayu kini ikut menimpali.


Dahi Nayla langsung mengkerut. Ia sangat terkejut dengan penuturan Bayu saat ini. Dan secara tidak langsung Bayu telah menyindir dirinya juga. Pria itu benar benar tidak akan pernah memaafkan kesalahan nya di masa lalu.


Bianca pun hanya diam saja. Meskipun ia sempat kaget juga. Kala Bayu bilang pernikahan mereka hanya tinggal menghitung hari lagi. Namun, Bianca juga tak protes sebab ia tahu. Wanita yang saat ini ada di hadapan nya. Sepertinya masih tetap menginginkan Bayu. Bahkan tadi uluran tangannya pun tak di sambut oleh wanita itu.


Dari sini Bianca bisa tahu. Jika semua apa yang telah di cerita kan oleh Mami Hana itu adalah benar adanya. Jika Nayla bukanlah wanita yang baik untuk di jadikan seorang istri. Terlebih Bayu adalah anak tunggal dari keluarga keturunan darah biru.


Ketika Bayu dan Nayla sedang terlihat obrolan. Yang berupa sindiran serta perdebatan kecil. Di balik itu ada seorang wanita yang sejak tadi menguping. Kini malah tampak begitu sangat tak percaya, Dengan apa yang ia lihat saat ini. Bianca yang ia pikir telah tiada, Kini malah ada di hadapan nya dan dengan penampilan yang berbeda juga.

__ADS_1


__ADS_2