Sexy Lady

Sexy Lady
Penuh kelicikan


__ADS_3

Waktu mulai menunjukkan pukul delapan malam. Seketika mension Victoria di kejutkan dengan kedatangan Arya. Saat semua keluarga sedang menikmati makan malamnya. Wajah Ziva begitu terlihat sangat berbinar, Melihat kedatangan pria yang sangat membuat nya terobsesi.


Sang kakek pun sangat terkejut, Karena tiba tiba Arya pulang dan bergabung bersama mereka. Tanpa memperlihatkan kejanggalan apapun. Pria itu sangat bisa menutupi apa yang ia rasakan saat ini.


Helen hanya bisa menatap dengan tatapan bingung nya. Karena Arya pulang tampak seperti sebelumnya. Pria itu sama sekali tidak menunjukkan gelagat aneh sedikit pun. Bahkan, Ia membawa banyak buah tangan untuk ia bagikan keseluruh penghuni mension.


" Kak Arya akhirnya pulang juga?. Ziva kangen banget sama kakak". Gadis itu langsung mendempetkan tubuhnya, Pada Arya. Pria tampan nan dingin dan berwajah sangat datar.


" Benarkah? ". Tanya Arya mengulas senyum dibibirnya.


Senyum yang sangat jarang sekali ia perlihatkan di depan keluarga dan juga publik. Hanya di hadapan satu gadis saja, Pria itu bisa menampilkan senyum nya sangat tulus.


" Kakak kemanan saja sih?. Kenapa tak memberi kabar sama sekali?. Bukan hanya aku , Yang merindukan kakak. Tapi, Semua orang di mension ini juga ".

__ADS_1


Sungguh gadis yang ada di hadapan nya, Saat ini sangat bisa berakting. Dan hal itu sangat membuat Arya muak. Karena ia juga telah melihat dengan mata kepala nya sendiri. Bagaimana karakter Ziva sebelum selama ini. Otak Arya telah benar benar sadar. Tidak ada satu pun yang ia lupakan saat ini.


Dendam dan amarahnya sangat membuncah. Namun, Sebisa mungkin ia akan main cara aman. Dan juga cara yang lebih menyakitkan lagi ,untuk membalaskan semua perbuatan kebiadaban mereka. Dalam hal ini, Arya menganggap suatu kebodohan untuk pria tua, Yang telah membesarkan dirinya hingga dewasa. Meskipun sebenarnya, Pria itu sangat bodoh dan juga telah terpedaya oleh orang kepercayaan kedua orang tuanya.


" Sebaiknya kita makan malam dulu!!. Nanti setelah makan malam, Kita lanjutkan ngobrol nya!! ". Arya mengusap punggung tangan Ziva sambil terus tersenyum.


Ziva pun sangat terkejut ,karena perlakuan Arya saat ini sangat berbeda dari biasanya. Dan gadis itu pun langsung menganggukkan kepalanya , Seraya ikut tersenyum puas. Apalagi saat Ziva melihat ,Bagaimana kakak iparnya yang sedang menatap nya penuh kekesalan.


🌿🌿🌿🌿🌿


Arya tampak duduk dengan sangat santainya. Ia sama sekali tidak menunjukkan sesuatu hal yang membuat orang orang curiga padanya.


" Bagaimana liburanmu?. Apa sangat menyenangkan? ". Tanya Burhan dengan nada sinisnya. Pria paruh baya itu sambil menghisap rokok di tangannya.

__ADS_1


Arya kembali mengulas senyum smirknya. Dan menjawab". Sangat menyenangkan Om. Andai saja aku bisa liburan lebih lama lagi, Mungkin akan jauh lebih menyenangkan untuk ku". Sahutnya dengan nada santainya.


" Perusahaan butuh kamu Arya!. Berhentilah untuk main main!. Kamu sudah tidak muda lagi". Surya mulai angkat bicara. Seolah ia adalah manusi paling benar di dunia ini.


" Kakek tenang saja!!. Sekarang perusahaan bukannya, Sudah di pegang oleh Aryo?. Dan Arya yakin jika cucu kakek itu jauh lebih berkompeten daripada Arya".


" Jelaslah, Aryo jauh lebih bisa di andalkan daripada kamu. Kau tahu?. Jika saat ini perusahaan sedang menjalin kerjasama dengan perusahaan besar , Yang sedang ramai di perbincangkan dalam dunia bisnis". Timpal Burham membanggakan putranya.


" Perusahaan juga akan mendapatkan keuntungan besar, Jika sampai proyek itu berhasil nantinya". Sambung Burhan lagi dengan gaya sombongnya.


" Dan juga akan mengalami kerugian besar, Jika sampai proyek itu gagal". Batin Arya tersenyum penuh kelicikan.


" Semoga saja proyeknya berhasil!. Dan aku janji jika sampai itu sukse. Maka aku akan mundur dari perusahaan ". Jawab Arya santai.

__ADS_1


" Tidak Arya!!. Perusahaan akan tetap di bawah pimpinan kamu!. Dan Aryo akan kembali pada cabang perusahaan sebelum nya ". Sang kakek ikut menimpali.


" Cih... Menjijikkan sekali. Kalian lihat saja nanti apa yang akan terjadi!! ". Batin Arya lagi penuh kelicikan.


__ADS_2