Skenario Cinta Untuk Restu Ibu

Skenario Cinta Untuk Restu Ibu
010 AQat Nikah......


__ADS_3

Selesai sholat subuh......


aku langsung di Mike up.....


berbagai produk dan kegunaan telah menempel apik diwajahku.


wajahku yang sudah terbiasa kusam dan kotor.


kini dirubah,. sampai aku sendiri tak mengenalinya.


sungguh ajaib tangan megicnya.


wajahku disulap menjadi bidadari.


agar pantas menjadi ratu sehari.


kebanyak modern berwarna putih,


serta jilbab warna senada,


telah aku kenakan.


Dag Dig dug itu pasti.....


seperti tak percaya, sebentar lagi aku sah menjadi seorang istri.


status ku akan segera berubah.


Tepat jam sembilan AQat Nikah dilaksanakan


aku terkurung dikamar.


bersama perias yang sendari tadi menemaniku.


mengajak ku ngobrol ngalor ngidul


agar aku tidak gugup dan menangis.


karena entah sendari tadi air mata ku ingin keluar.


mengenang masa-masa dahulu.


alhasil Mike up ku menjadi berantakan.


dan perias akan kembali memperbaiki riasannya.


hanya suara melalui microfon yang terdengar jelas masuk dalam Indra pendengaran ku.


"Saya terima nikah dan kawinya Rania Qodrun nada binti Bapak Suryanto Alm, dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."


"bagaimana para saksi.....??????"


Sah.......


Sah.......


Sah.......


Air mata ku seketika keluar......


aku sudah sah menjadi seorang istri dari Raihan Alvaro.


rasa haru syukur bahagia menjadi satu.


tak memperdulikan Omelan perias yang berusaha memperbaiki Mike up ku.


mungkinkah ini pernikahan terakhir ku????


Dengan Rayhan Alvaro?????


atau awal mula kehancuran hidupku????


Papa, Mama , bang Rezi.......

__ADS_1


Rania sudah menikah.......


dengan pria yang dari dulu aku idola kan.


dengan pria yang wajahnya memenuhi kamarku dulu.


pria yang dulu sering aku rengekan padamu bang......., hanya untuk sebuah foto terbaru Raihan Alvaro, aku rela melakukan segala hal bang......????


ingat kah Abang itu semua????


Andai kalian masih berada disini.


apa kalian akan sebahagia aku????


aku dituntut sang perias keluar kamar


kulihat Raihan Alvaro masih anteng duduk didepan penghulu.


semua mata tertuju padaku.


dan..... ada papa Bastian dan mama Irma disitu.


ingin ku hampiri dan kupeluk tubuh keduanya.


sudah lama aku tak bertatapan muka. langsung dengannya.


terakhir saat aku masih duduk dibangku kelas 6 SD, selebihnya hanya melalui foto dan video yang sering bang Rezi kirimkan.


karena aku sudah tidak mempunyai wali .


papa Bastian lah yang menjadi wali ku.


ingatkan kalian padaku.....?????


gadis mungil yang dulu sering kau gendong.


kau sayang-sayang......


tanpa berani menggapai.


bahkan memeluk mu seperti dahulu.


Aku dituntut untuk duduk disamping kak Rayhan.


kuambil punggung tangan nya.


kukecupnya lama, meresapi setiap momen agar tidak cepat berlalu.


Kak Ray mengecup kening ku.


hangat bibirnya , mengalir dalam tubuhku.


andai ini bukan rekayasa.


akulah manusia paling bahagia sedunia.


akulah manusia paling beruntung sedunia.


bersanding dengan pria yang selama ini aku harapkan.


menjadi istri dari sosok Raihan Alvaro.


hanyalah yang seakan sulit untuk terkabul.


Setelah menandatangani surat-surat nikah dan yang lainnya.


kuputar tubuhku.


kuambil punggung tangan ibu mertuaku.


untuk kukecup sekilas.


tubuhku dibawa kedalam pelukannya.

__ADS_1


satu kecupan di kening kudapatkan sebelum aku melepaskan diri dari nya.


kutatap wajah Mama Irma.


mata kita saling bertemu.


mata kita berkaca-kaca.


memaksa cairan bening untuk segera keluar.


ingatkan kau padaku ma.....?????


tak ingin berlarut-larut


kulakukan hal yang sama. mencium punggung tangannya.


tanpa diduga dibawanya aku dalam pelukannya.


Ya Allah pelukan ini yang aku rindukan sendari dulu.


aku tak menyangka akan bisa merasakan hangatnya pelukan ini kembali.


Dahulu aku hanya bisa melihat tanpa berani memegang.


kulakukan hal yang sama pada papa Bastian.


pelukan hangat yang slalu aku rindukan kembali kurasakan.


aku tak ingin momen ini cepat berlalu


siapa saja, ..... kumohon hentikan waktu segera.....


aku sungguh merindukan kedua pasangan paruh baya didepan ku ini.


kulihat kak Nathan dan kak Roger.


apa kalian juga mengingat ku?????


aku gadis kecil yang dahulu sering kamu usili kak Nathan.....


sampai membuat ku menangis


aku gadis kecil yang sering kau gendong dipunggung mu kak Roger.


saat aku menangis karena dijahili kak Nathan.


bolehkah aku memeluk kalian????


sungguh aku juga merindukan kalian......


ingin ku kembali menjadi anak,-anak seperti dahulu, menghabiskan waktu bersama kalian dan bang Rezi.....


tapi sekarang berbeda.


kita seperti orang asing.


yang tak pernah saling mengenal sebelumnya.


bisakah aku meminjam lorong waktu


untuk kembali ke masa lalu


tertawa menangis bersama kalian????


apalagi disisi kalian ada wanita yang beruntung bisa menjadi pasangan hidup kalian.


tak mungkin tiba-tiba aku memeluk kalian.


meluapkan rasa rindu.


tapi istri kalian akan salah faham.


disini aku hanya orang asing tidak seperti dahulukan?????

__ADS_1


__ADS_2