
" kenapa tubuh gue panas kak???? gerah...."
Reyhan mengibas-ngibaska kerah bajunya, ada hal yang tak nyaman yang ia rasakan.
Jonathan mengepalkan tangan emosi, kurang ajar Imelda.....
dapapahnya tubuh Reyhan, keluar Restoran
Baru sampai didepan Jonathan risi sendiri
Reyhan memeluknya posesif sambil terus berusaha menciumi leher Jonathan, mereka seperti pasangan gay, orang-orang sekitar sampai menatap jijik.
shit........ kurang ajar, bisa habis gue sama Reyhan......
Dikeluarkan nya ponsel , menghubungi nomor seseorang.
" Assalamualaikum kak ..... ada apa telfon Rania???? kangen ya.....???? Rania emang ngangenin tahu...., tapi jangan sering-sering dong, kasian kak Lea"
Rania terus nyerocos dengan suara manja dan centilnya, tak bisa disela, Jonathan sampai jengkel pada adik cengeng nya ples jijik dengan kelakuan Reyhan disampingnya.
" udah bicaranya nanti saja, sekarang lo kesini temui gue di hotel *****
" ihhhhhhhhh..... ogahhhhh..... Kita dah punya pasangan Lo kak"
" pikiran mu jangan ngeres dulu Ran,
ah ... Rey Lo jangan gini, jijik gue....
sayang ayolah.....
Rania pokoknya buruan kesini, suami Lo ni"
sambungan telepon terputus, Rania heran melihat layar ponsel nya.
" siapa RAN??????
" kak Nathan Bu....."
" kenapa dengan Nathan?????"
" nggak tahu, kayaknya sama mas Rey, Rania disuruh kesana"
" ya sudah buruan kesana, biar diantar Jenny, atau Tio ibu akan hubungi mereka, kamu siap-siap , ganti baju, jangan pakai bebidol"
setelah Tio bilang kalau Jenny istrinya, jenny tak pernah menginap dirumah ibu Nasiha.
" ibu nggak papa sendirian????"
karena bi Asih dan suaminya tiap sore pulang. bila sudah malam pun ibu Nasiha tak pernah meminta suami Bik Asih supir pribadi nya. untuk mengantarkan pergi, karena sudah ada Reyhan.
__ADS_1
karena pekerjaan suami bik Asih selain supir merangkup berbagai hal tukang kebun , dan bila ada genting bocor atau perabotan yang butuh diperbaiki , jadi ibu Nasiha kasian , memberikan waktu istirahat untuk supirnya karena usia nya yang sudah paruh baya.
" nanti biar Tio dan Jenny nginep disini"
Rania ngacir masuk kedalam kamar, buru-buru mengganti pakaian nya.
sampai dibawah sudah ada Jenny dan Tio yang menunggu.
" kak Jen , kamu disini temeni ibu, aku pinjam suamimu,"
Jenny hanya mengangguk , wajahnya seperti biasa datar.....
Rania segera melangkahkan pergi , sebelum mencium punggung tangan ibunya.
" mari nona....."
ajak Tio sopan.....
" pak Tio, emang kak Jen kalau sama kamu gitu juga ya???? wajah datar nggak ada senyum-senyumnya????"
Tanya Rania , setelah mobil melaju beberapa meter meninggalkan rumah.
" tidak nona"
ucap Tio melirik sekilas pada istri bosnya yang duduk dijog sampingnya.
Memang Rania tak pernah mau duduk dibelakang, bila berdua, tak ingin terlalu diagungkan seperti nyonya,-nyonya pada umumnya.
" saya kan suaminya"
" Hem ...... iya tahu, kenapa dia tidak sekaku saat bersama ku?!?!?"
" karena cinta , nona, cobalah....."
" ihhhhhhhhh...... masa aku suruh cinta sama kak Jen....."
Rania bergidik ngeri.......
🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️
Rania berlari memasuki tiap lorong hotel, mencari keberadaan Jonathan. disusul Tio yang mengikutinya dari belakang.
senyumnya mengembang melihat Jonathan berdiri mondar mandir didepan pintu salah satu kamar hotel.
" kak Nathan....ada apa nyuruh Rania kesini...."
" syukurlah kamu datang Ran,. suami lo Reyhan, didalem....."
" kenapa dengan mas Rey????"
__ADS_1
pikiran Rania Negatif, memikirkan suaminya sedang bergulat dengan Rosellyn, dengan malas-malasan dia ingin beranjak pergi.
" tadi ada orang , ingin menjebaku, dengan memasukkan obat perangsang kedalam minumanku, dan minuman itu diminum Reyhan"
Tio dan Rania melotot kaget .
tadi bukanya dia pergi ingin makan malam dengan Rosellyn, dimana dia berada????
" sudah..... mikirnya di cancel dulu , sekarang bantuin suami lo, dia sudah sangat tersiksa"
Jonathan mendorong Rania masuk kedalam kamar...
" nggak bisa kak.... ibu dirumah sendirian."
" nanti biar Tio nginep dirumah mu"
Jonathan menutup pintunya rapat
" sayang ...... Rania cepatlah kemarin......"
Reyhan ******* bibir Rania tak sabar.....
kamu kenapa jadi seperti orang gila sih mas
🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️
Terik matahari mengganggu tidur nyenyak Reyhan, dibukanya pelan-pelan kedua bola matanya, kepalanya masih terasa nyeri.
diedarkan pandangan , seperti bukan kamarnya.
matanya tertuju pada gadis t"l*Nja'** disampingnya.
apa dia Rania....???? karena posisinya memang membelakangi Reyhan .
Diputarnya memori semalam, seingatnya tubuhnya tiba-tiba terasa panas setelah meminum jus tomat milik kakaknya.
seperti dimasukkan obat,
jadi semalam Imelda ingin mencelakai kakaknya dan malah dirinya yang terkena.
Reyhan menggeleng-gelengkan kepala
matanya kaget melihat dia dan Rania tanpa sehelai benangpun.
jadi kita sudah.....?????
kenapa aku tidak ingat?????
seulas senyum terukir di bibirnya
__ADS_1
perlu diulang kembali ini.......