
tok tok tok......
" makde buta..... pakde buta dong..... Awar bawa beyayang enak, dah digoyeng mamak"
Mawar terus menggedor dan berteriak didepan kamar, Bu Waroh dan yang lainnya. kebingungan, juga merasa kasian , dari semalam pasangan pengantin baru terganggu oleh bocah cadel ini.
tidur Marwan terganggu oleh teriakkan Mawar dari luar . untungnya pintunya sudah dikunci kalau tidak tubuh polโฐs keduanya bisa dilihat orang lain. dilihatnya Imelda masih tertidur lelap,
mungkin kecapean atas pertempuran tadi.
meski tak tega Marwan harus membangunkan Imelda agar memakai pakaian nya kembali
" Nis..... "
panggilnya lembut....
" hmmm....."
" bajunya pakai duluุ itu diluar ada Mawar pengen masuk"
mata Imelda melotot, seketika kantuknya hilang, buru-buru ia bangun mencari pakaian nya kembali.
" aaaaaaauuuuuuu.......!!!!!!"
ucapnya spontan merasakan sakit' dipโดngkal pahanya.
" masih sakit.....????"
Imelda mengangguk
" pelan-pelan saja"
Marwan tak tega melihat istrinya kesakitan.
dibantunya, pelan-pelan memakai baju.
" A'a......"
" hmmmm....."
" tu........"
Imelda menunjuk seprei yang terdapat be*cak darah dengan telunjuknya, saat Marwan ingin membuka pintu setelah keduanya memakai pakaian lengkap.
Marwan mengusap wajahnya, dengan cepat ia ganti seprei tersebut.
baru membuka pintu.
__ADS_1
Mawar langsung nyelonong masuk setelah pintu dibuka, menghampiri Imelda yang terduduk diatas ranjang masih menahan nyeri dipa*gkal pahanya.
" ini enak, beyayang nya"
Imelda memakannya, aneh juga karena ini pertama kalinya dia makan belalang goreng
" makde keluar yuk......"
" ha.......'"
Imelda menatap suaminya. meminta bantuan.
Marwan angkat bicara.
" makde mau istirahat, tadi tidur terbangun karena mendengar teriakkan Mawar"
Setelah mendapat rayuan Marwan , Mawar akhirnya luluh tak perlu ada drama tangis menangis.
๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ
Ibu Nasiha akhirnya sembuh total, dia kembali pulang ke kontrakannya yang dulu ia tinggali bersama Rania. meski semua biyaya rumah sakit Reyhan lah yang menanggung tapi tetap saja mereka tak mau diajak kembali pulang, sebelum Reyhan meninggalkan Rosellyn.
Ibu Nasiha juga masih setia mendiamkan nya, berbeda dengan Rania yang sedikit-sedikit mau berbicara dengannya.
" Rania "
" iya ada apa mas?????"
Reyhan menyerahkan map tebal pada Rania.
" apa ini mas?????"
" bacalah....."
" tebel gini suruh baca, ogahlah....."
Rania menyerahkan Map itu kepada Reyhan dan pergi ke dapur untuk memasak makanan.
" perusahaan ayahmu sudah kembali"
Rania menoleh menatap suaminya yang berdiri dibelakangnya. senyumnya mengembang bahagia , akhirnya perusahaan itu bisa kembali.
" Alhamdulillah.... ya Allah....."
ucapnya bersyukur mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
" kita kembali pulang RAN , ajak ibu sekalian"
__ADS_1
Rania terdiam, teringat hal-hal tak mengenakan, yang terjadi selama ini, apa ia akan sanggup????
" maaf mas , aku nggak bisa, ambilah saja perusahaan itu, hiduplah bahagia dengan Rosellyn kekasihmu itu,
selain karena aku tak tahu menahu urusan bisnis, lebih baik aku hidup sederhana tapi bahagia dari pada hidup bergelimang harta tapi hati menderita."
kata-kata Rania terus terngiang di telinganya
sakit rasanya, apakah aku sudah jatuh cinta dengan Rania istri Remajaku???? ๐ Reyhan
Dilain tempat.
Rosellyn duduk seorang diri , hatinya masih jengkel , awalnya ingin mengajak Reyhan untuk nonton dan shopping, tapi tak jadi dengan alasan dia ingin mengantar ibunya pulang.
emosinya makin bertambah, setelah tahu ada Rania cecenguk tak tahu diri.
entah kenapa akhir-akhir ini Reyhan selalu menghindarinya, ada-ada saja alasan tiap kali dirinya mengajak bertemu.
apa jangan-jangan Reyhan sudah jatuh cinta padanya???? tidak-tidak Rosellyn tak akan pernah membiarkan itu terjadi.
Rosellyn menusuk-nusuk stik nya dengan garpu ditangannya tanpa berniat memakannya sama sekali, meluapkan kekesalannya pada sang kekasih kepada daging dihadapannya.
" eh kamu tahu Reyhan Alvaro nggak....????"
Rosellyn mendengar jelas obrolan dua orang gadis dibelakang nya, fokusnya makin bertambah setelah mendengar nama kekasihnya disebut-sebut.
" eh iya tahu ada apa dengan dia....????"
Rosellyn makin penasaran, dia pasang pendengaran nya dengan baik agar bisa mendengar setiap obrolan dua orang gadis tersebut.
" eh kamu tahu nggak , sekarang dia orang hebat......?????"
" oh ya.......????"
" ya..... kau tau perusahaan Armada company....?????"
" perusahaan yang pernah jaya dulu???? dan sekarang bukankah dah bangkrut....???
" iya.... jadi sekarang perusahaan itu atas namanya,. kau tahu sendiri kan, bagaimana kehebatan seorang Reyhan Alvaro dalam berbisnis?????
terbukti dalam waktu sekejap perusahaan itu jaya kembali, sukses dikanca internasional"
" Wau..... benarkah???? hebat ya.....???. jadi pengen jadi kekasihnya"
Rosellyn tersenyum bahagia, dia harus bisa mendapatkan Reyhan kembali seutuhnya, sekarang dia sudah berani meminta cerai pada suaminya dan kembali menjalin kasih dengan Reyhan Alvaro.
tidak akan khawatir hidupnya susah tak bisa shopping.
__ADS_1
jadi tidak sabar ingin bertemu dengan nya.