Skenario Cinta Untuk Restu Ibu

Skenario Cinta Untuk Restu Ibu
023 terlantar


__ADS_3

pukul 9 tepat Rania sampai didalam gedung perkantoran suaminya bekerja.


Semua pertanyaan dari satpam , sudah berhasil dia jawab.


Rania bisa lolos dengan selamat.


Rintangan selanjutnya dengan resepsionis.....


" maaf mbak , bisa bertemu dengan Reyhan Alvaro.......????"


'" maaf dengan siapa ????"


tanya salah satu resepsionis , ber tag name Mida.


" saya Rania....."


"apa sudah membuat janji sebelumnya ????"


" belum......., apa mbaknya bisa menunjukkan dimana ruangannya?????"


" maaf , ada perlu apa ya anda ingin bertemu dengan beliau?????"


" saya ingin mengantar kan makanan untuk nya"


" tunggu sebentar"


Mida nampak menelfon seseorang.


" maaf mbak, beliau sedang tidak ingin diganggu. tinggalkan saja disini, biar nanti saya sampaikan, "


Rania kebingungan, tidak mungkin dia, pulang, selain tak tahu jalan pulang, Rania juga tak punya uang sepeserpun.


" bilang saja, saya Rania Qodrun nada istrinya"


Rania masih kekeh tak mau pergi. bagaimana dia akan pulang, nggak mungkin kan dengan jalan kaki.


Mida nampak tak suka mendengar apa yang diucapkan gadis remaja didepannya.


seperti nya masih anak kuliahan,


apa mungkin orang yang mengaku-ngaku saja, .


karena Mida memang tak mengetahui pernikahan Reyhan dengan Rania.


Mida adalah anak yang dibesarkan dipanti asuhan tempat Reyhan dulu tinggal saat ibu Nasiha dipenjara,

__ADS_1


umurnya lebih mudah 3 tahun dari Reyhan


Dia satu-satunya gadis yang dekat dengan Reyhan, selain Rosellyn.


Reyhan sudah mengagapnya seperti adik sendiri, berbeda dengan Mida yang menganggap nya lebih.


Perhatian Reyhan selama ini disalah artikan oleh Mida.


menggangapnya suka seperti dirinya yang menaruh hati pada Reyhan.


Dengan bantuan Reyhan pula, Mida dapat bekerja di kantor ini, walau hanya sebagai resepsionis.


"Dimana ruangannya, biar saya kesana sendiri". __Rania


" maaf mbak, silahkan tunggu dikursi itu"


ucap Mida sembari menunjukkan deretan kursi tunggu tak jauh darinya berdiri.


Tidak ingin berdebat,. Rania akhirnya mengalah, duduk seorang diri dikursi tunggu.


satu menit , lima menit,. seperempat jam, sampai satu jam orang yang ditunggu tak juga hadir. perutnya sudah melilit kesakitan, mungkin mag nya kambuh.


" maaf mbk , bisa pindah tempat, silahkan pindah disana"


seseorang memakai pakaian formal memintanya pindah dari kursi tunggu.


Dengan langkah berat, kaki Rania melangkah keluar. satu jam dia duduk didepan. lama kelamaan tak kuat juga menahan nyeri dalam perut nya.


" mbak apakah masih lama"


tanya Rania kepada Mida sembari menahan nyeri.


" maaf pak Reyhanya masih sibuk"


ucap Mida sembari menangkupkan kedua tangannya.


Rania termenung, dilangkahkan kakinya keluar kembali ketempat sebelumnya.


seakan putus asa, apakah aku harus menunggunya sampai malam,????


aku tak punya ponsel, dan tak tahu nomor Hpnya, tak punya uang pula untuk kembali pulang . iya sampai rumah kalau ibu Sudah pulang , bisa minta ibu untuk membayarkan Taxi yang ditumpangi nya, kalau belum????


tak mungkin juga minta uang pada bik Asih.


Pandangan Rania kosong, meratapi nasibnya bagaimana????, sampai tak sadar dia menabrak Office boy yang sedang mengepel lantai. paper bag yang ia bawa melayang keudara bersama tubuhnya yang tersungkur dilantai. disusul semua makanan tumpah mengenai seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Lengkap sudah seakan penderitaanya. dia bingung tak tahu harus bagaimana????


apakah iya dia harus pulang jalan kaki dengan kondisi seperti ini????.


Didepan gedung. Jonathan, Reyhan dan Temi asisten pribadi Nathan , baru turun dari mobil.


mereka nampak bingung melihat kekacauan didepannya.


seorang gadis dikerumuni banyak orang dilobi kantor.


" maaf pak biar kami bereskan"


ucap seorang satpam, merasa ketakutan.


Tak urung langkah kaki Temi tetap mendekat.


wajahnya nampak kaget melihat gadis didepannya.


penampilan nya kacau, tubuhnya penuh dengan tumpahan makanan.


" pak Reyhan......."


ucapnya terpotong......


Reyhan buru-buru melihat gadis didepannya. kedua tangannya mengepal, emosinya naik.


" maaaaasssss ........ Rey........"


Rania menagis tersedu-sedu dalam pelukan Reyhan.


" siapa yang bertanggung jawab atas ini semua??????"


Tanya Jonathan pada semua orang yang berkumpul disitu.


semua karyawan nampak menunduk kan kepala ketakutan.


" apa kalian tahu siapa gadis yang kalian tonton barusan????


dia adalah istri dari Reyhan Alvaro.


apakah pantas seorang istri Reyhan Alvaro kalian perlakukan seperti ini?????"


" maaf pak Nathan , lebih baik kita lihat Cctv agar Kita tahu siapa yang bertanggung jawab atas ini semua"


Mida nampak ketakutan mendengar apa yang diucapkan pak Nathan dan asistennya pak Temi.

__ADS_1


matanya melirik bagaimana sayangnya seorang Reyhan Alvaro pada orang yang menangis tersedu-sedu dalam dekapan nya.


__ADS_2