Skenario Cinta Untuk Restu Ibu

Skenario Cinta Untuk Restu Ibu
043


__ADS_3

" RAN.......!!!!!!"


panggil Reyhan membelai rambut berantakan Rania yang masih terlelap dalam tidurnya.


" apa sih.... ganggu orang tidur saja....."


" kita udah gituan ya????"


" terus.....????"


" aku kok dah lupa...."


" siapa suruh lupa......"


" ulang lagi dong RAN......"


Reyhan masih merengek meminta haknya kembali, mata Rania melotot, dia segera bangkit


" udah nggak sabar ya?????"


" aku mo mandi,...... lihat karena ulahmu kita kesiangan mas....."


": maaf..... mandinya nanti saja , sekalian kita sholat Dhuha"


" mas sholat kan nggak boleh ditunda-tunda."


Rania ngacir masuk kamar mandi, khawatir suaminya akan pemaksaan.


sebelum benar-benar menutup pintu , kepala Rania menyembul diambang pintu.


" mas telfon kak jen, suruh nganter baju sepasang. baju kita dikamar mandi basah , karena kamu mas......"


Reyhan mengkerutkan kening.... basah dikamar mandi??? kok bisa???? emang kita melakukan model seperti apa??? kenapa aku benar-benar lupa......


Reyhan masih terus berfikir segala model erotis dalam khayalan nya, seperti ada yang janggal dengan semua, tapi apa???


Sementara dibalik pintu kamar mandi Rania terkikik sendiri , memikirkan tiap adegan semalam. cukup capek dan menguras tenaga. bagaimana tidak, memang mereka tidak melakukan apapun.


Rania menyeret tubuh besar suaminya, masuk kamar mandi,. berjalan sembari bertautan bibir,


akibatnya sampai terantup-rantup dinding.

__ADS_1


Menyiram tubuh suaminya dengan air dingin hingga menggigil kedinginan, tapi Reyhan malah menariktnya hingga membuat bajunya ikut basah kuyup dan kedinginan.


permainan "r*/ s*k$ terjadi.


Rania bebas menyentuh tubuh sang suami.


seperti tiap dalam khayalan nya.


Rania cukup lincah dan pandai dalam permainan itu.


mengu/#m b@tan⁹ k€m*Luan suaminya.


sampai pegel ni mulut.


πŸ•‰οΈπŸ•‰οΈπŸ•‰οΈπŸ•‰οΈπŸ•‰οΈπŸ•‰οΈ


Pulang dari hotel, Reyhan seperti anak kecil yang merengek pada ibunya meminta sesuatu, mengikuti kemanapun Rania melangkah pergi.


seperti saat ini Reyhan sedang bergelayut manja pada lengan Rania yang asyik pada layar televisi diruang keluarga sambil memakan cemilan potato rasa balado


" RAN ayolah....."


Tak mendapat respon akhirnya Reyhan mengangkat tubuh Rania paksa. diangkatnya diatas pundak, dibawa kedalam kamar.


Pelan-pelan Reyhan meletakkan tubuh Rania hati-hati, membelainya lembut.


satu- persatu dilepasnnya segala yang menempel pada tubuh mereka, hingga tak selehai benangpun yang tertempel.


Berulang kali Reyhan menelan ludahnya sendiri, menikmati setiap inci tubuh sang istri


tanda merah tak lupa ia buat, sebagai bukti pergulatan panas yang mereka lakukan.


Rania hanya pasrah, menikmati setiap sentuhan suami tercintanya.


bila harus seperti ini kisah hidupnya Ia pasrah, tak ada gunanya melawan.


inilah resiko yang harus ia tanggung, hidup seatap dengan orang yang ia cintai.


walau cintanya hanya sepihak , dia berharap suatu saat akan ada cinta untuk mereka.


apakah itu mungkin ???? bila bayang-bayang Rosellyn selalu hadir dalam hidup Reyhan.

__ADS_1


apakah sulit bagi Reyhan melupakan Rosellyn dan mencintai dirinya???? begitu beratkah membuka hati untuk Rania???


ibarat pendakian akan segera sampai, harus terhenti karena cuaca.


begitulah mereka, kegiatan panas penuh keringat harus terhenti oleh deringan ponsel yang tak mau diam, memekakkan telinga seperti anjing penjaga yang melihat maling.


terus menggonggong sampai sang pemilik datang melihat.


begitu juga ponsel Reyhan terus berbunyi sampai Reyhan datang mengankat ponsel tersebut.


Reyhan menghela nafas jengkel, dipikirannya adalah Rosellyn , yang ingin mengajak ketemu karena rencana makan malam semalam harus tertunda.


Digelengkanya kepala berulang kali, mencoba tidak peduli akan suara tersebut, lebih memfokuskan kegiatan panasnya ketimbang harus terhenti sejenak hanya untuk mengangkat telepon.


Lama kelamaan suara itu terus mengganggu.


Reyhan memejamkan matanya menahan emosi yang segera akan meledak.


Ya Tuhan , Rosellyn......


Reyhan kembali tenggelam dalam kegiatannya.


diarahkan pistol itu sesuai target. siap menembak, melepaskan peluru.


baru akan dilakukan ,Rania mendorong tubuh kekar suaminya, pendengaran nya masih berfungsi, apakah iya pergulatan panas mereka lakukan tanpa cinta, Reyhan harus menganggap Rania itu Rosellyn


Buru-buru ia pakai bajunya kembali, hatinya sungguh kecewa , kenapa nama Rosellyn tak bisa hilang dari otak suaminya


ini Rania bukan Rosellyn


Setidaknya bila tidak bisa mencintainya, diamlah saja, jangan sebut nama wanita lain saat melakukan adegan Dewasa.


sakit sesak rasa hatinya, kenapa begitu mengenaskan Kisah hidupnya.


air matanya tak henti henti nya mengalir sebagai wujud betapa pedih rasa dalam hatinya. remuk jantungnya.


Berbeda dengan Reyhan , dia menatapnya bingung, bukankah tadi baik-baik saja???? kenapa kegiatan mengenakan ini harus terhenti, bukankah hubungan ini sudah halal baik secara agama dan Negara.


Apa kesalahan yang ia buat hingga membuat Rania marah , menangis seperti itu???


Reyhan sungguh tak sadar baru saja menyebut nama wanita lain.

__ADS_1


__ADS_2