
Keramaian swalayan
, orang-orang yang berlalu lalang, canda tawa, tak membuat seorang pria Dewasa terganggu
Dia masih tenggelam dalam dunianya sendiri.
pikirannya berkecamuk kemana mana
Raihan Alvaro , tetap duduk anteng disalah satu kursi tunggu dalam salon
kepalanya menunduk hingga sejajar dengan kedua lututnya
wajahnya menghadap lantai, kedua matanya terpejam, sesekali kedua telapak tangannya mengusap kasar belakang kepalanya
tak peduli rambut-rambutnya akan berantakan
Dia meratapi apa yang terjadi tadi
seakan bau badan Rania masih melekat pada ujung hidungnya
tak mau menghilang walau sudah mencuci muka beberapa kali
Andai saja dia tidak dipaksa ibunya tentu saja malas melakukan hal yang menurut nya gila tersebut.
melamar gadis bau didepan umum.
tau namanya saja dari ibunya tadi
ya ini semua ide ibunya
menyuruhnya pulang dari kantor,
memberikan cincin untuk melamar Rania didepan warteg
semua harus berjalan sesuai rencana ibu
tidak ada bantahan
bahkan ibu ikut mengikuti , dan mengawasi dari jauh
khawatir aku tidak akan melakukan apa yang diinginkan ibu.
Dan sekarang dia harus menunggu berjam-jam Rania disalon
huuuuuuuhhhhhhhh........
walau mandi tujuh kembar berendam di minyak wangi , Apa mungkin bau badannya bisa hilang??????
mungkin dia dari diusir pamannya sampai sekarang nggak pernah mandi
aaaaaaaaaaaaaa......
Ya Allah.......
Raihan semakin frustasi saja
andai ada pilihan , dia tak akan mau melakukan hal yang menurut nya gila seperti tadi
kenapa ibunya lebih menginginkan Rania menjadi menantunya ketimbang menunggu jandanya Rosalyn?????
apa ibunya tidak bisa membedakan
__ADS_1
mana permata dan mana kotoran sapi????
harusnya ibu sering-sering berdoa, semoga Rosellyn segera bercerai dari suaminya
agar bisa menjadi menantu idaman sang ibu
bukanya menyuruhnya cepat-cepat menikah dengan gadis upik abu bau badan seperti ini
apa kelebihan Rania bila dibandingkan dengan Rosellyn?????
menurutnya Rania kalah jauh
tapi kenapa ibunya tak bisa membedakan
apa ibunya sudah mengenal lama Rania ????
hingga langsung setuju tanpa pertimbangan secara matang
apa ibunya tidak khawatir bila seandainya Rania itu orang jahat spicopat atau pembunuh bayaran sedang menyamar?????
" hey mamas ganteng,. dah selesai nie Upik abu nya,
buruan gi, dibawa pergi , keburu dibawa orang"
suara pria kemayu , pekerja salon membuyarkan lamunan Raihan
dia tetap anteng dalam posisinya
mana ada yang mau sama gadis bau macam dia,. dibuangpun tak ada yang mau memungutnya
Dengan malas-malasan Raihan membuka matanya
dia ingin segera selesai
sementara dia pergi tinggal beberapa hari dirumah papa Bastian.
Raihan ingin segera mandi hingga berjam-jam , berendam dengan wangi aroma terapi
dan membuang baju yang ia kenakan agar bau badan Rania segera menghilang
tidak bergentayangan dalam hidupnya
Pandangannya tertuju pada kaki putih memakai sepatu hak tinggi berwarna hitam
matanya dia arahkan terus keatas
Dress selutut warna biru dengan variasi ikat pinggang berwarna hitam
seperti tidak percaya dengan apa yang ia lihat
Rania gadis bau Upik abu sekarang bak bidadari
rambut panjangnya sepunggung dibiarkan tergerai
Raihan mengusap wajahnya berulang kali
seakan tak percaya dengan sosok bidadari didepannya
" hey ye mau mandangin doang, nggak mau ye bawa pulang,
biar AE pajang dietalase depan"
__ADS_1
Raihan tak menjawab
dongkol Juga mendengar ucapan pria kemayu tadi
dia segera menggandeng Rania keluar dari salon
dipeluknya pinggang Rania posesif
seakan memberi tahu pada semua orang
bahwa gadis ini miliku
melupakan apa yang menjadi pro kontra dalam pikirannya tadi
hahahaha.......
lucu memang........
Rania sampai tak nyaman
atas perlakuan Raihan
berulang kali dia mencoba melepaskan diri dari jangkauan pria disamping nya
tapi entahlah Raihan seakan tidak peduli
atas penolakan keras Rania
sekarang dia nyaman berada disamping Rania
memeluk tubuh mungilnya
mencium aroma vanilla ......
⚛️🕉️✡️🔯☸️☮️
keluar dari Salon mereka berkeliling
membeli baju untuk Rania dan keperluan lainnya
dari hal yang kecil hingga tak penting
Dan tanpa malu-malu Raihan juga membawanya kedalam toko pakaian dalam
Rania sampai malu sendiri saat diminta untuk segera memilih mana yang ia sukai dan sesuai ukuran tentunya
Aneh......
itulah yang Rania rasakan
pria ini seperti bunglon
cepat sekali berubah
padahal dia bukan Satria baja hitam yang tiap ada penjahat harus berubah.
hehehe.....
Rania kan bukan penjahat
kenapa pria ini sudah berubah?????
__ADS_1
apa yang diinginkan pria ini sebetulnya????