
langkah pelan dan pasti
gadis mungil bernama Rania segera keluar dari Warteg
matanya mengedar kepenjuru area terminal
mencari seseorang yang katanya tadi mencari dirinya.
Matanya menangkap sosok pria Dewasa sedang berdiri dibodi mobil
tak jauh dari warung
rambutnya tetata rapi, memakai kemeja warna abu-abu , kacing bagian atas dia biarkan terbuka memperlihatkan dada bidangnya yang mengintip dengan sempurna.
lengan bajunya dia singkap sampai kesiku , memperlihatkan jam mewah terpasang apik di pergelangan kokoh milihnya
bajunya ia masukkan begitu rapi
ikat pinggang dan celana bahannya menambah kesan keren
tak lupa sepatu mengkilap menutup telapak kakinya.
Dia begitu gagah sempurna, sorot matanya tajam menatap Rania hingga masuk dalam kornea mata indahnya
ya pria itu adalah Raihan Alvaro
pria yang dalam sekejap membuat gaduh seisi terminal atas kedatanganya
kening Rania berkerut
tatapan mereka saling bertemu
mau apa pria ini kemari????
sudah bagus dia menghilang tanpa kabar
kenapa musti kembali????
apa jangan-jangan dia menagih janjinya dulu???
bukankah pria ini tak menyukai dirinya????
berbagai pertanyaan berkecamuk dalam otak Rania.
setelah melenyapkan ketakutan atas sorot mata tajam Raihan
Rania membawa langkahnya mendekat
hingga tepat berada didepan Raihan
" mau apa Lo kemarin?????"
tanyanya tanpa basa-basi
Raihan tidak menjawab pertanyaan Rania
justru dia berjongkok , melipat satu kakinya
tak memperdulikan celananya akan kotor terkena debu
Hati-hati dia mengeluarkan kotak beludru berwarna merah
membukanya pelan , hingga memperlihatkan cincin permata , terpasang apik dalam kota tersebut
__ADS_1
" Rania Qodrun nada....... maukah kau menerima lamaran ku , menjadi ibu dari anak-anakku, menua bersama ku sampai maut memisahkan Kita......???????"
Rania membelalak matanya
mulutnya menganga begitu lebar yang segera ia tutup dengan telapak tangannya
seakan tak percaya akan apa yang terjadi
dia seperti Devaju , tak tahu harus berkata apa????
otaknya seketika Blank
Drama Apa lagi ini????
bisakah dia hidup dengan aman dan damai????
baru saja dia terlepas dari jeratan Rentenir tua bangka
kenapa musti ada drama lain lagi????
mungkin bila saat ini
semua nyata, mereka sama-sama saling mencintai
akan jadi momen terindah sepanjang hidupnya
Tapi dia sadar akan kesepakatan sebelumnya
hanya pura-pura
kenapa musti ada momen seperti ini????
bila pada akhirnya akan membuat luka menganga pada hatinya
ini menurutnya terlalu cepat
salah kah bila dia tak sholat istikharah sebelumnya.
". terima...... terima...... terima......."
hingga teriakkan orang-orang sekitar menariknya kembali dalam dunia nyata
membuat nya kembali berpijar ditanah bertumpu pada kedua kakinya.
matanya mengedar sekitar
baru sadar rupanya kedua insan manusia ini telah dikerumuni banyak orang .
bagaikan menonton layar drama Romantis
tepuk tangan dan sorakan terus menggema memenuhi area terminal.
Biasanya hanya suara mesin-mesin bus dan kendaraan yang terdengar melalui Indra pendengarannya
sekarang justru sorak Sorai untuk dirinya
Rania menunduk malu
sungguh dia sangat malu sekali
disisi seperti ini
baru pertama kali dia jadi pusat perhatian
__ADS_1
membuat nya menjadi aktor utama dalam sebuah Drama nyata
Bismillahirrahmanirrahim
ucapnya dalam hati
semoga dia tak salah mengambil keputusan
hanya anggukan sekalilah sebagai jawaban agar drama romantis segera berakhir
kembali pada kesibukan masing-masing
senyum manis terulas dibibir Raihan
diambilnya cicin tersebut disematkan pada jari manis Rania
Tanpa ba bi bu direngkuh tubuh mungil Rania dalam dekapan kehangatan
tepuk tangan sorak Sorai seketika menggema
lebih keras dari sebelumnya
senyum cerah terpampang jelas dari bibir-bibir para penonton
kebahagiaan ikut menular dalam hati mereka
Dilepaskannya pelukan indah
mereka bagaikan Romeo and Juliet
kedua insan yang sedang dimabuk asmara
membuat orang-orang begitu iri oleh mereka
Dibukanya pintu mobil
Dengan lembut Raihan menuntun Rania masuk
tak lupa dia pasangkan sabuk pengaman
ciuman hangat tak lupa mendatang sempurna pada pelipis Rania.
♌🔀♍🔁♏🔂⛎
Aneh memang aneh
tadi didepan warteg dia begitu so sweet
dan sekarang
hawa dingin , sunyi dan senyap memenuhi dalam mobil
pintar sekali dia berakting
haruskah aku memberi penghargaan pada dirinya????
sebagai aktor terbaik dalam berakting???
bodohnya aku sampai terhanyut dalam suasana
Mobil mereka melaju dengan kecepatan sedang meninggal area terminal setelah sebelumnya berpamitan pada big bos pemilik warung.
melaju sempurna menuju swalayan yang cukup terkenal dipusat kota Jakarta
__ADS_1