
" hahaha.......
lihat lah Rey, istri mu mengikuti kita.....
ups..... jadi ketahuan deh.....
gimana ini????? lebih baik diberi tahu sekalian....."
Rania mendengar jelas suara mengejek , perempuan yang bersama suaminya.....
Buru-buru dihapus seluruh air mata yang membasahi pipinya, menguatkan hati agar air mata itu tak berdesak-desakan untuk keluar.
Rania harus terlihat kuat, tak ingin terlihat rapuh didepan dua manusia didepan nya.
pelan-pelan dia singkirkan kursi yang menimpa kaki kanannya, rasa perih dan nyeri langsung menghampiri.
Rasa kecewa merasuk dalam hatinya, Bahkan orang yang sudah sah menjadi suaminya beberapa jam lalu sedikitpun tak ada rasa iba.
dia hanya diam tanpa sedikitpun menolong Rania yang bersusah-payah menyingkirkan kursi tersebut dari atas kaki kanannya.
" aduh kasian sekali.......
itu mungkin teguran bagi orang yang suka kepo, ngintip orang enak-enak...... hahahaha......"
Rania mencoba berdiri dengan susah payah, Rasa nyeri semakin ia rasakan.
Dengan beraninya Rania meludah didepan cewek berpakaian seksi didepan nya.....
pakaiannya sudah ia rapikan, ada rasa nyeri dalam hati Rania melihat tanda merah pada leher dan tubuh wanita didepannya,
__ADS_1
Dia bukan anak kecil yang tak tahu bekas apa itu, ???? apalagi kalau bukan perbuatan suaminya .
" aku justru jijik melihat perbuatan kalian"
Mata Rania memandang tajam pada suaminya.
Reyhan nampak diam dengan pandangan sulit diartikan.....
" kalau memang jijik, untuk apa kau mengikuti kami????"
" ku kira kalian tikus..... hahahaha.... bersembunyi didalam gudang.
menjijikkan sekali berbuat mesum ditempat seperti ini, nggak punya duwit buat nyewa hotel, ????? tampang sok kaya tapi kere......"
wanita berpakaian seksi nampak geram, marah telunjuknya terangkat menunjuk kearah Rania tepat didepan mata indah milik Rania.
kedua mata Rosalyn menatap tajam siap memangsa orang didepannya , tak terima akan hinaan yang ia dapatkan dari gadis yang beberapa jam lalu sudah sah menjadi istri dari kekasihnya.
" kamu sadar kamu siapa?????"
Rania melingkarkan kedua tangannya diatas perut, tertawa mengejek pada orang didepan nya.....
" hahahaha...... Kamu lupa????? atau tak tahu????? kamu tak lihat apa yang aku kenakan dan yang dipakai orang sebelahmu???? apa mesti aku jelaskan????
okey tak masalah buatku......
perkenalkan saya Rania Qodrun nada istri sahnya dari Reyhan Alvaro, lelaki yang baru saja anda ajak melakukan hal gila menjijikkan dan memalukan"
Rosalyn bertepuk tangan , berjalan mengelilingi Rania.
__ADS_1
" apa kau tahu, tujuan awal Reyhan menikahi mu?????, ya dia menikahimu hanya untuk menutupi hubungan kami, jadi kau paham status mu sekarang nona????"
Rania membelalak matanya tak percaya akan apa yang dia dengar barusan, jadi benar dia cuma dimanfaatkan?????
Ditatapnya wajah suaminya seakan meminta penjelasan, tapi Reyhan memalingkan muka enggan untuk bertatap muka dengan Rania memberi penjelasan tentang kebenaran apa yang diucapkan Rosalyn.
Rania menarik napas panjang, menetralkan rasa tak karuan dalam hatinya.
tak ada gunanya juga dia terus disini, air matanya tak terkendali, ingin segera keluar,
" bila aku jadi ibunya Reyhan Juga tak akan mau mempunyai menantu p*la*ur seperti mu. dengan gampangnya, melempar badan pada suami orang, terlalu murahan kah dirimu????? laku berapa kau diluar sana, ???? kalau aku lebih memilih hidup susah daripada murahan seperti mu....."
Rosalyn naik pitam, baru pertama kali ada orang yang berani menghinanya seperti ini, emosinya sudah naik keubun-ubun , wajah nya merah karna menahan amarah.
tangannya melayang ingin segera menampar pemilik mulut tak tahu diri.
berani-beraninya menghinanya seperti ini,
apa tak tahu siapa dirinya???? dengan uang nya,. ralat uang suaminya dia bisa berbuat apapun , termasuk menghancurkan hidup gadis didepannya.
Baru saja telapak tangan itu melayang, Rania sudah melenggang pergi, meninggal ruangan berdebu dan pengap tersebut.
tentu saja hal itu membuat Rosalyn semakin geram. ingin rasanya dia mengejar dan segera memberi perhitungan pada gadis tadi, tapi sayang cekelan tangan Reyhan segera menahan dirinya agar tidak pergi mengejar Rania yang semakin menjauh dari tempat tersebut.
Rosalyn menatap Reyhan penuh pertanyaan, kenapa Reyhan justru menahannya, ???? kenapa dia diam saja melihat didepan matanya kekasih nya dihina dan direndahkan oleh istri pura-puranya.
apa Reyhan sudah ada rasa pada gadis tersebut?????
tidak tidak Rosalyn tak akan rela menyerahkan Reyhan pada istri pura-puranya, Reyhan Alvaro miliknya, dan tetap akan menjadi miliknya untuk selamanya,
__ADS_1
" sudahlah nanti bila ibu tahu, bisa mati kita???? bukankah kau tahu sendiri , bagaimana ibu???? yang ada kau akan diseretnya keluar "