
Mata Reyhan kaget melihat wanita berpakaian seksi didepan nya . setahunya wanita ini sudah kembali ke Amerika, kenapa masih disini????
" kamu Rosellyn kan???? ngapain disini????'"
wanita bernama Rosellyn tak menjawab pertanyaan Rania.
" kamu ngapain Rey, berdua-duaan bersama dia......?????"
tunjuknya pada Rania.
Rosellyn menatap tajam pada kekasihnya. seakan salah tingkah, seperti suami yang sedang ketahuan selingkuh .
Reyhan gelagapan tak bisa menjawab.
Tentu saja Rosellyn marah , ditariknya paksa tangan Reyhan pergi menjauh.
meninggalkan Rania yang tak terima suaminya dibawa paksa.
sampai kursi yang diduduki Reyhan terjatuh menimbulkan suara gaduh, membuat perhatian pengunjung lain tertuju pada mereka .
aksi tarik menarik pun terjadi.
" lepasin mas Rey ku... .."
Rania masih kekeh mempertahankan suaminya.
" hey..... lepaskan tidak????? dasar wanita murahan, apa tidak ada lelaki lain yang bisa kamu goda ha. ..????
suara Rosellyn menggema memenuhi ruangan restoran tempat mereka makan, semua mata tertuju pada mereka bertiga.
" maaaaasssss. .......!!!!!!!"
panggilan Rania tak bisa menghentikan langkah kaki Rosellyn menyeret lengan kekasihnya.
mata Reyhan tertuju pada Rania yang semakin menjauh dari pandangan nya.
Dia tak bisa berbuat apa-apa, hanya menatap tak tega pada sang istri.
kakinya tetap melangkah mengikuti tarikan Rosellyn. pergi menjauh.
ketiganya menjadi tontonan gratis orang-orang sekitar, mereka saling berbisik menatap tak suka pada Rania.
menganggapnya pelakor, bahkan ada yang terang-terangan menghujat Rania .
mencemooh tak suka dengan kata-kata pedas
Harusnya Rosellyn lah yang dihujat, karena dia telah merebut suamiku.
Rosellyn lah yang pelakor, bukan aku
tapi kenapa justru aku istri sahnya yang dicemooh seperti ini????? dianggap pelakor yang merebut suami orang,
__ADS_1
tak kuat Rania lebih memilih pergi. ditemani kata-kata pedas dari pengunjung lain .
hatinya sakit. air matanya terus mengalir membasahi pipinya.
sampai didepan swalayan. langkah nya terhenti, tak tahu harus bagaimana????
suaminya tadi belum memberinya uang.
bagaimana dia akan pulang????
nomor ponselnya pun dia juga tak tahu.
paling tidak ponsel suaminya masih digenggamanya.
Rania lebih memilih duduk di salah satu kursi didepan swalayan.
dilihatnya foto yang masih terpampang dilayar ponselnya. foto keluarga
kedua orangtuanya, bang Rezi, papa Bastian, mama Irma, kak Nathan, dan juga suaminya Reyhan Alvaro.
Tangisnya makin pecah.
kenapa nasibnya seperti ini?????
dia harus bagaimana????
apakah harus sesakit ini bila mencintai????
🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️
langkahnya terhenti disalah satu kursi tunggu didepan swalayan.
tangannya mengeluarkan ponsel dalam saku celana. mencari nomor supir pribadi yang akan menjemput nya.
Tadi dia menyuruh sang sopir pergi , karena perkiraan meeting nya akan berjalan lama dan alot,. kasian sang sopir bila menunggunya terlalu lama, akhirnya dia menyuruh sang sopir pulang dahulu.
Baru saja ingin menelfon sang sopir.
lelaki paruh baya tersebut terganggu dengan tangis gadis disampingnya.
matanya melirik menatap wajah nya yang tertutup rambut panjangnya.
Pandangannya beralih pada layar ponsel dalam genggaman tangan sang gadis.
matanya membelalak kaget.
bukanya itu foto keluarga nya dan sahabatnya Suryanto?????
" papa mama bang Rezi hiks hiks, Aku ingin ikut kalian, hiks hiks Rania disini sendirian hiks hiks, "
mendengar ucapan lirih sang gadis membuatnya semakin penasaran.
__ADS_1
ditariknya paksa wajah gadis disampingnya, menghadap wajahnya.
disibaknya semua rambut yang menutupi mukanya.
matanya sembam, pipinya basah oleh air mata, seperti nya tangisnya sudah sendari tadi hingga membuat mata indahnya merah bengkak.
" kamu Rania kan???? istri Reyhan????"
Rania mengangguk.....
" papa Bas , ini Rania pa......."
" jadi kamu Rania anak Suryanto ?????"
lagi-lagi Rania hanya menganggukan kepala.
" Alhamdulillah akhirnya aku menemukan mu nak"
Bastian ikut menangis , didekapnya erat tubuh Rania dalam pelukannya.
akhirnya orang yang sendari dulu ia cari sudah dalam dekapannya .
" kemana saja kamu nak?????"
" ayo iku papa pulang, pasti mamamu akan bahagia melihat mu nak......"
Bastian menarik tangan Rania masuk kedalam mobil, setelah sang sopir yang dihubunginya sudah tiba.
Didalam mobil tak ada obrolan, tapi rasa syukur terus terucap dalam hati mereka.
Bastian masih memeluk tubuh Rania sayang.
seakan enggan untuk melepaskan nya.
Sang sopir didepan , menatap bingung.
siapa gadis dalam dekapan tuanya????
apa tuanya selingkuh????
dengan gadis yang jauh lebih muda!!??
bahkan lebih mudah dari anaknya sendiri....
Sang sopir menatap ngeri. tapi tetap saja tak berani berucap, hanya didalam hati. dia masih sayang dengan pekerjaannya. bila harus ikut campur urusan rumah tangga tuanya,. biarlah menjadi urusan mereka.
tapi kenapa tuanya memintanya pulang????
apa tuanya sudah berani terang-terangan pada nyonya????
ya Tuhan kasian nyonyanya. kurang apa coba dirinya???? sampai Tuan menduakanya????
__ADS_1
Bastian langsung saja turu , setelah mobil terparkir dihalaman rumah, dengan semangat dibawanya gadis remaja tadi masuk kedalam rumah.
pak sopir semakin heran, biasanya tuanya akan turun setelah, dibukakan pintu,. tapi ini Tuanya langsung turun, tak sabar masuk rumah, Ya Tuhan.......