Skenario Cinta Untuk Restu Ibu

Skenario Cinta Untuk Restu Ibu
015 membingungkan


__ADS_3

Rania segera masuk kamar mandi dilantai atas. kamar yang baru saja ditunjukkan pembantu rumah tangga dikeluarga ibu Nasiha, pembantu berusia 40 th, biasa dipanggil bik Inah.


Didalam kamar mandi tangisnya makin pecah. hatinya sakit dan kecewa akan Apa yang ia dengar barusan .


jadi benar firasatnya, momen indah kemarin hanya rekayasa????


Ya Allah...... apa salahku????


tidak.........,


ini memang salahku, terlalu terbawa suasana, bukankah sendari awal sudah tahu kalau semua ini adalah rekayasa, kesepakatan mereka berdua.


Reyhan melunasi semua hutang Rania sebagai ganti nya Rania menjadi istri pura-puranya,


Jadi ini alasan kenapa Reyhan menjadikan nya istri?????


sakit rasanya hati mengetahui kenyataan. Bahwa cuma dijadikan alat untuk menutupi hubungan terlarang mereka.


Ya Allah salahkan bila Rania mempunyai perasaan lebih pada orang yang sudah sah menjadi suaminya????


apa Rania terlalu berharap lebih , pada hal yang tak akan pernah terwujud.


kenapa rasanya lebih sakit, dari pada saat dihina, dicaci-maki orang.


sah menjadi istri Reyhan Alvaro secara agama dan Negara, tapi kenyataannya pernikahan ini hanya rekayasa.


Rania menumpahkan seluruh kesedihannya. mengguyur tubuh mungil nya dengan air dingin, tak peduli tubuhnya sudah menggigil kedinginan . berharap dia bisa sadar siapa dirinya????, dan dianggap seperti apa?????

__ADS_1


sadar akan statusnya, hanya pura-pura semata tak lebih.


Lama kelamaan tubuhnya makin menggigil, Rania segera menyelesaikan mandinya, menjernihkan pikiran nya yang kacau balau akibat insiden tak mengenakan barusan.


Dia sambar sepotong handuk yang terlipat rapi di dalam kamar mandi, setelah menyelesaikan mandinya,


dulu ia pernah menjadi orang kaya , jadi masih ingat cara mengunakan alat-alat dalam kamar mandi tersebut.


Baru saja membuka pintu, matanya menangkap, seorang pria duduk manis diatas ranjang, tak jauh darinya ada baskom berisi air dan handuk kecil.


sedikit kaget juga karena dia hanya memakai handuk untuk menutupi tubuhnya yang polos.


tapi bodo amat , apa mungkin orang yang baru saja sah menjadi suaminya selera melihat tubuhnya, bila dibandingkan dengan wanita tadi pastinya kalah jauh , lebih menggiurkan wanita tadi, asetnya lebih besar.


" ngapain Lo disini?????"


Melihat kebingungan Reyhan, Rania baru sadar akan pertanyaan nya, bukankah ini kamar pria tersebut, jadi wajar bukan pria ini disini,


" duduklah....."


Reyhan menepuk sisi ranjang disampingnya, meminta Rania segera mendekat dan duduk disebelah nya. Tapi Rania tak bergeming, dari posisinya, dia masih jengkel atas kejadian tadi, mana bisa dia melupakan kejadian tadi???, kalau saja tiba tiba dia amnesia pasti akan dengan mudah melupakan apa yang terjadi barusan.


Tak mendapat respon dari istrinya, tetu saja hati Reyhan jengkel.


Akhirnya Reyhan menyeret tubuh Rania didudukannya secara paksa diatas ranjang. tak peduli istrinya Hanya memakai sepotong handuk yang akan dengan mudah tersingkap, karena bagian atasnya saja yang sendari tadi dipegang oleh Rania agar tidak melorot,


" lepaskan..... aku tak mau disentuh oleh tangan kotormu"

__ADS_1


Rania terus meronta-ronta saat diseret Reyhan secara paksa.


Pemilik tangan kekar didepannya sedikitpun tak perduli. seakan menulikan telinganya dari rengekan Rania.


Mata Reyhan menatap luka lebam kebiruan dikaki kanan Rania, setelah berhasil mendudukkan nya secara paksa. ada rasa iba dihati kecilnya, tapi lagi-lagi egonya lebih tinggi.


Pelan-pelan luka itu dia kompres.


Bukankah terimakasih Rania justru menedang tubuh Reyhan. pemilik tubuh kekar didepannya hanya menghela napas panjang, melihat kebrutalan istrinya.


" minggir sana, jijik kaki gue Lo pegang-pegang pake tangan kotormu. tangan mu penuh bakteri habis pegang-pegang *******."


lebih baik mengalah......


itulah pemikiran nya......


Reyhan segera berdiri dari duduknya, melangkahkan kedua kakinya masuk kekamar mandi.


melihat kepergian suaminya masuk ke kamar mandi, tanpa bicara sepatah kata pun membuat Rania semakin jengkel pada suaminya.


" Dasar nyebelin,. istri ngabek nggak dirayu malah ditinggal pergi"


Rania terus meracau melempar bantal guling hingga membentur pintu kamar mandi.


kakinya dihentak-hentakan kelantai sembari melangkah menuju lemari untuk mengambil pakaiannya. yang katanya bik Inah sudah ia pindahkan semua kesini.


Setelah memakai bebidol lengan dan celana panjang bergambar Mickey mouse Rania lebih memilih keluar kamar , dia ingin tidur dikamar tamu yang kemarin ia tempati

__ADS_1


__ADS_2