Skenario Cinta Untuk Restu Ibu

Skenario Cinta Untuk Restu Ibu
088


__ADS_3

Sesuai keinginan Rania.


pagi itu, Reyhan dan Rania sudah bersiap siap untuk mengendarai motor sport keinginan Rania tempo hari.


Reyhan meminta Tio agar mencarikan motor sport sesuai keinginan Rania.


bahkan tak tanggung-tanggung Reyhan merogoh kocek lebih dalam untuk memodifikasi motor tersebut


agar terlihat lebih keren.


Reyhan sudah bersiap, memakai celana jins, kaos pendek hitam, ditutup dengan jaket kulit.


tak lupa jam dan sepatu yang membuat penampilan seorang Reyhan Alvaro semakin terlihat cool dan handsome.


Tak jauh berbeda, Rania juga mengenakan celana jins, kaos panjang ditutup jaket kulit, tak lupa hijab instan menutup kepalanya.


" ya Allah ganteng nya suamiku"


pujinya memeluk erat tubuh Reyhan.


pria itu melepas Paksa pelukan Rania hingga membuat Rania cemberut.


Reyhan menatap penampilan Rania dari atas sampai bawah, tak jauh berbeda dengan penampilannya.


" ganti celanamu"


Rania melongo, kenapa harus diganti!????


rasanya tidak ada yang salah dengan penampilannya ????


dia juga tetap memakai hijab. tidak memakai pakaian seksi seperti gadis-gadis di areal balap yang pernah ia lihat dilayar kaca terevisi.


" Kamu nggak kasian sama anak kita???? bila kamu memakai celana terlalu ketat?????


Rania membuang muka , jengkel juga.


" masa iya Rania bonceng motor keren pakaiannya gamis syar'i?????


ribet mas......."


" ya nggak gamis juga. kamu bisa pakai celana bahan, atau celana yang tidak terlalu ketat"


" ini juga nggak ketat, lihat ini.


Rania menunjukkan lingkaran celana pada perutnya, memang masih terlihat longgar


" lagian perut aku kan masih rata, nanti kalau sudah tujuh bulan keatas aku bakalan pakai daster, biar kelihatan jelek, agar kamu puas"


Rania menundukkan kepala, bibirnya mengerucut kecewa,


kenapa suaminya sama dengan laki-laki diluar sana , yang akan bosan melihat perubahan badan pada istrinya.


padahal siapa yang membuatnya berubah???


tak mungkin tiba-tiba perutnya membuncit , hamil tanpa digauli, memang dia dewi Maryam, yang bisa hamil tanpa digauli lelaki


Reyhan memijit pangkal hidungnya.


salah lagi, memang susah memahami hati wanita, terutama saat dia dalam masa sensitif tingkat tinggi.

__ADS_1


ditariknya tubuh mungil Rania kedalam pelukannya.


" jangan berfikiran yang tidak-tidak. aku akan tetap sayang, cinta sama kamu"


ucapnya sembari mencium puncak kepala sang istri yang ada dalam dekapannya.


🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️


Perjalanan panjang dimulai, Rania mengajak Reyhan berkendara didaerah puncak.


dengan jalan berliku, naik turun tanjakan


dengan udara dingin, membuat Rania memeluk erat tubuh suaminya.


inilah yang ia inginkan, naik turun , jalan berliku sambil memeluk orang yang ia cintai.


serasa Dunia milik berdua , yang lain ngontrak dulu. jangan pada ganggu.


sepanjang perjalanan, Rania menyandarkan kepalanya pada punggung Reyhan.


membuat sang empunya , pegal.


menahan laju kendaraan, ditambah beban dibelakang nya.


Rania menyandarkan kepala sama helmnya sekalian.


Terkadang gadis itu malah berdiri, merentangkan kedua tangannya, berteriak-teriak dengan PD nya seakan hanya mereka berdua yang ada dijalan itu.


bahkan orang-orang yang sedang sibuk bekerja disawah sampai melongo kaget.


ada juga yang sampai berlari, karena dikira ada kecelakaan atau semacamnya.


jadi wajahnya tidak akan terlihat, dan mereka tidak akan mengenali mereka.


bila bertemu suatu hari nanti.


" massssssss....... Reeeyyyyyyyhhhhaaannnnn l love you forever.....!!!!!!


" kok nggak dijawab mas??????"


" to ......!!!!!!!!!!!!"


" haa.........????.."


" pelit amat , jawabannya?"


" tenaganya kan untuk berkendara, agar kita selamat"


" mas capek?????."


" hmmmmmm......"


" Rania didepan deh......"


" memang bias??????"


" makanya ajarin......."


" lain kali......."

__ADS_1


mana mungkin Reyhan mengizinkan, selain karena jalannya naik turun, Rania sedang mengandung anaknya, dia tidak ingin terjadi sesuatu kepada istri dan anaknya.


sudah cukup penderitaan nya waktu itu.


ia berusaha tak ingin membuat kesalahan yang sama, tidak ingin jauh dari sang kekasih.


kecuali maut yang sudah ditakdirkan Allah aza wajalla..... sang penguasa alam semesta.


🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️


Reyhan menghentikan motornya diarea hotel, diatas bukit,


pria itu berjalan menggenggam jemari Rania diajaknya masuk. untuk check in.


" mas kita ngapain disini?????"


" Kamu nggak capek?????"


Rania menggeleng,


Hebat juga ibu hamil ini, perjalanan jauh sedikit pun tak merasakan capek,


ya Tuhan.......


" memang mas capek?????"


" hmmmmmm......"


" ya sudah kita istirahat"


ucapnya semangat , berjalan masuk kedalam kamar yang sudah dipesan untuk keduanya istirahat.


Reyhan melongo, tahu maksud dan tujuan istrinya.


apalagi kalau tidak hubungan ranjang.


Memang setelah pulang dari rumah sakit, Rania makin agresif, tiap malam dia akan merengek nafkah batin.


Bukanya Reyhan tak mampu menuruti keinginan Rania, ia hanya khawatir, ada nyawa yang harus mereka jaga dalam perut Rania.


khawatir juga bila mereka terlalu sering melakukan hubungan ranjang akan berakibat fatal pada janin yang dikandungnya.


Bukankah di trimester pertama kandungan sangat renta terhadap keguguran?????


tapi kenapa Rania seakan tidak peduli,


bahkan Rania meminta terang-terangan agar


permainan mereka brutal, kasar dan lebih menantang.


Tak jarang Rania mempraktekkan adegan-adegan yang menurut Reyhan tidak wajar.


segala model , sudah mereka coba lakukan.


Dikamar mandi, sofa, bahkan pernah tengah malam mereka melakukan Didalam kolam renang, untungnya tengah malam , disaat semua penghuni rumah terlelap dalam mimpi


jadi Reyhan tidak akan khawatir akan ada yang melihat kegiatan mereka.


Ya Allah, Reyhan sampai geleng-geleng kepala menuruti segala keinginan istrinya.

__ADS_1


__ADS_2