Skenario Cinta Untuk Restu Ibu

Skenario Cinta Untuk Restu Ibu
036


__ADS_3

" aku pulang dulu Rey......"


Rosellyn pamit pulang setelah mencium bibirku sekilas.


aku hanya mengangguk tanpa berniat membalasnya.


Setelah kepergian Rosellyn, kuedarkan pandanganku mencari keberadaan sang istri Remajaku.


yang tak berada dimeja tempatnya makan tadi


khawatir, kemana dia pergi????


pesanan makanannya pun seperti tak tersentuh.


aku buru-buru mencari keberadaan Rania, disegala tempat, sampai toilet wanita pun aku masuki, tak peduli jeritan penghuni didalamnya yang tak terima tempatnya kumasuki.


aku bernafas lega saat melihat Keberadaan Rania berada didepan Restoran, duduk seorang diri, sepertinya dia menangis, langkah kakiku datang mendekat.


Belum sempat langkah ku sampai disampingnya


Mataku melihat dua orang lelaki dan perempuan datang mendekati Rania.


penasaran juga, siapa sebenarnya mereka?


seketika tanganku mengepal, emosiku naik mendengar setiap apa yang diucapkan keduanya.


aku segera datang mendekat , kulingkarkan lenganku pada pinggang ramping Rania, tak lupa ku cium pelipis nya sekilas, menunjukkan kemesraan kami.


harapanku, Rania akan memelukku berterima kasih, karena datang diwaktu yang tepat . menolongnya, dalam situasi seperti ini, setelah kepergian kedua orang yang telah menghinanya tadi.


tapi kenyataannya tidak Rania malah mendorong tubuhku pergi menjauh.


dia sepertinya masih marah dan kecewa atas kejadian tadi, aku hanya bisa berkata maafkan aku Rania.

__ADS_1


mau kemana dia pergi , mataku kaget melihat mobil melaju kearahnya. gadis itu pasti tidak sadar, .


🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️


" kak Jenny.........!!!!!!"


Suara Rania melengking memekakkan telinga diteras rumah. orang yang bernama Jenny buru-buru mendekat, merubah ekspresi wajahnya kembali datar.


Rania memang cemburu melihat keakraban Jenny dan pak Tio ngobrol akrab ditaman depan rumah, sesekali canda dan tawa menghiasi keduanya.


Bagaimana Rania tak cemburu, bersamanya saja, Wajah Jenny selalu tanpa ekspresi, hanya dua kata yang selalu diucapkan ya dan tidak. dan ini bersama Tio , terlihat sangat akrab.


bukan hanya sekali dua kali Rania memergoki keduanya asyik ngobrol dalam keakraban, Rania semakin sebal dengan orang yang bernama Jenny,


Dan sekarang Jenny hanya diam mematung, tanpa satupun kata terucapkan .


wajahnya itu Lo..... pingin kutonjok biar sekali-kali merubah ekspresi wajahnya . Mirip sekali dengan patung Pancoran.


" maaf nyonya. Jenny ini istri saya, maafkan dia bila membuat kesalahan pada anda"


Rania masih tetap diam tanpa sepatah katapun keluar dari bibirnya, entahlah modnya sekarang sedang tidak normal.


Tadi malam dia hampir kehilangan nyawa bila sang pengemudi tak membanting setir.


meski kecelakaan tak terhindarkan.


akibatnya Reyhan sang suami harus membayar semua kerugian yang terjadi, dan menanggung pengobatan sampai sembuh total , syukurin.........


yang di harapkan Rania memang nyawanya menghilang karena sangat jengkel dengan manusia yang baru datang ini.


" sayang aku berangkat kerja dulu, dirumah baik-baik,"


Reyhan datang mendekat, melihat Rania berdiri seperti menghakimi kedua pasutri yang hanya diam menunduk.

__ADS_1


"Jenny jaga nyonya dengan baik, jangan sampai terjadi apapun"


orang yang bernama Jenny hanya mengangguk , tanpa berucap, kembali bisu ni orang. atau ada larangan bicara.


seperti tak terjadi apapun, Reyhan dengan santainya memeluk dan mencium Rania didepan dua pegawainya . sebelum pergi menghilang mengendarai mobilnya.


kenapa orang-orang sekitarnya begitu menyebalkan, berulang kali Reyhan menyakiti, Rania ingin pergi pun tak diizinkan.


tetap diam sisinya tapi hatinya terus disakiti.


hello mas Rey sayang ini hati Lo bukan centelan kunci,


Kenapa tadi malam dia tak mati saja, cuma pingsan, jadi yang namanya Reyhan Alvaro kembali mencari kesempatan, menggantikan seluruh bajunya , apalagi tak dipakaikan dalaman. jadinya tu tangan kemana-mana cari kesempatan, mumpung yang punya badan lemes pusing ya????


mendaki gunung lewati lembah, semua dijajah tak terkecuali, tanda merah pun dimana-mana, cuaca panas terik terpaksa memakai sweater seperti orang kedinginan.


" aaaaaaaaaaaaaa........"


untungnya Rania cuma sama patung hidup,


walau Rania berekspresi apapun dia tetep diem tanpa komentar, entah hatinya.


ibu pagi-pagi udah pergi, nggak tahu nongkrong di stasiun televisi mana ????


on air atau off air bersama jamaah o jamaah atau curhat dong ma.....


bik Asih dibelakang rumah entah pacaran atau emang beneran nyapu , atau jangan-jangan keduanya.


Tangis Rania pecah , dipeluknya tubuh tegap Jenny didepannya, menumpahkan seluruh emosi dalam hati, kedua tangannya ia gunakan memukul-mukul dada Jenny.


Jenny , hanya diam , melihat bajunya basah karena air mata nyonya mudahnya.


" ihhhhhhhhh...... "

__ADS_1


Rania makin jengkel emosinya makin menggebu-gebu, didorong nya tubuh Jenny hingga mundur beberapa langkah.


" anterin gue ke mama Irma....."


__ADS_2