
sekarang disinilah kami
diwarung bakso dan mie ayam pinggir jalan
Rania menunduk takut, dimainkan kedua jarinya
Gugup takut grogi,
ya Allah tolongin gue napa????
Reyhan masa bodo
ditanya tinggal jawab, mending mainan smartphone aja
ibu Nasiha saling memandang dua makhluk hidup berbeda kelamin didepan nya
" sekarang jelaskan sama ibu"
" apa yang musti dijelaskan Bu????"
" siapa gadis ini Rey????"
"ibu tanya sendiri saja orang nya"
Rania kaget, akan jawaban Reyhan, kalau g malu dah ngompol dah sekarang
oh Doraemon pinjamkan pintu kemana saja mu........
" dia calon mantu ibu, makanya jangan galak-galak ntar dia takut g jadi dapet mantu, "
Ibu Nasiha menatap Reyhan dan Rania bergantian
kaget????? Yo mesti......
senyum bahagia tersungging di bibirnya
seperti tak percaya akan jawaban Reyhan barusan
Rania semakin menunduk, tak berani menatap ibu dari Reyhan
kenapa jadi begini sih????
" dia orang biasa ibu, g punya banyak duit, g bisa dandan"
ucap Reyhan kedua matanya masih fokus pada layar ponsel sama sekali tidak perduli pada sosok manis yang menggigit ketakutan diintrogasi
ibu Nasiha wanita paruh baya dengan balutan gamis syar'i nya, pindah tempat duduk, dielusnya punggung Rania sayang
senyum bahagia masih tersungging di bibir merah warna lipstik
seperti tak menyangka akan secepat ini anaknya akan menikah.
perhatian mereka teralihkan pada ponsel Reyhan yang berbunyi
" iya Hallo assalamualaikum,"
ucapnya setelah handphone berada ditelinga
"........."
"sip, gue kesana OTW"
" Bu' Reyhan nitip si manis dulu"
ucapnya pada ibu sambil mengedipkan sebelah matanya
tak lupa dia cium punggung tangan wanita yang melahirkan dia kedua ini
Reyhan pergi meninggalkan kedua wanita berbeda usia, setelah mendapat telefon
dia hanya tersenyum melihat gelagat tak terima dari Rania
" udah g apa-apa santai saja"
Rania hanya mengangguk mendengar penuturan ibu dari Reyhan
" oh iya nama kamu siapa cantik????"
" em..... Rania Qodrun nada"
" kamu tinggal dimana????"
" di kontrakan dekat terminal "
ibu Nasiha mengerutkan alisnya
" memang keluarga mu dimana????
__ADS_1
apa kamu orang jauh????"
Rania menggeleng
" kedua orang tua dan kakak saya sudah meninggal, Tante
saya hidup sebatang kara"
ibu Nasiha memeluk Rania
" sudah - sudah g usah sedih, mulai sekarang saya ibu kamu"
🔂🔁🔂🔁🔂🔁🔂🔁🔂🔁🔂🔁🔂🔁🔂🔁
cukup lama Rania ngobrol dengan ibu Nasiha
dan sekarang dia diantar ke warteg tempat nya kerja
Baru saja Rania akan masuk warung,
setelah pamit pada ibu kandungnya Reyhan Alvaro
pemilik warung sudah marah-marah
berkacak pinggang
tubuhnya yang subur dan hitam menambah terkesan menakutkan
hawa panas menyelimuti
" woooooyyyyyyy,....... bagus bagus , jam berapa ini ha.....???! emang ini warung milik nenek moyang lo?????,. berangkat sesuka hati
mau dipecat?????"
Rania hanya bisa diam mematung, sambil memejamkan mata , membiarkan sang majikan meluapkan emosi nya
biarlah gue terima konsekuensi nya
memang ini semua salah gue
potong gaji tak apalah
dan semoga ibunya Reyhan dah pergi, malu banget ni dimarah-marahin , kayak anak kecil ketahuan nyolong mangga tetangga
tapi ni tangan siapa yang pegang bahu gue
yaaaaaa .,...... bener. hedeeeehhhh gimana ini?????
" maafkan Rania ibu, tadi saya yang ngajak ngobrol, biar saya ganti kerugian nya,
asal jangan pecat Rania"
ibu Nasiha menyerahkan beberapa lembar uang seratus ribuan kepada pemilik warung
tanpa malu-malu , pemilik warung langsung menerima
" Ok dimaafkan, buruan cepat kerja"
pemilik warung berlalu pergi
" terima kasih Tante sudah mau bantuin Rania, insyaallah saya akan ganti uangnya"
ibu Nasiha menggeleng
" tidak usah, dan jangan panggil Tante, mulai sekarang saya adalah ibu kamu, jadi panggil saja ibu"
Rania mengangguk dan segera masuk....
🎊🎉🎊🎉🎊🎉🎊🎉🎊🎉🎊
sudah sebulan kejadian itu berlaku
entah jadi atau tidak pernikahan itu
hutangnya sudah dilunasi apa belum Rania juga tak tahu
keluarga Reyhan tak konfirmasi apapun padanya
hehehe lupa Rania kan nggak punya ponsel
anak buah Rentenir juga sudah tidak mengejar-ngejar untuk dijadikan istri
dah dikeroyok bini-bininya kali
kawin terus nggak nyadar usia
yasudahlah.....
__ADS_1
dia menjalani kehidupan seperti biasa
masalah jorok???? , hehehe. masih melekat
jangan ditanya......
pagi itu Rania berkutat dengan tumpukan piring-piring kotor gelas, pastinya alat-alat masak
busa sabun memenuhi seluruh permukaan tangan
karena kejorokan yang melekat kuat dalam diri Rania
dia ditempatkan sebagai tukang cuci piring sendirian, nggak ada yang menemani
nggak boleh keluar
khawatir pelanggan ngacir mencium bau badan dan jigong Rania
hahahaha........
tapi itu emang tujuan nya
biar tidak digoda sopir-sopir bus , truk tronton atau apalah kendaraan-kendaraan yang memenuhi areal terminal
yang pasti nggak ada kapal dan pesawat
hahahaha......
mangkalnya sudah dilain tempat
Rania sedang asyik dalam dunianya
bersih-bersih alat-alat dapur sambil bernyanyi-nyanyi
" Kowe tak sayang-sayang tegone malah ngilang"
aduuuuuuhhhhhhhhh ngilang dimana kamu??????
sesekali dia bergoyang-goyang tak jelas
lagu dicampur-campur mengganti lirik lagu sesuka hati
maklumlah dianya nggak hafal lirik lagunya
untungnya tidak ada penyanyi dan pencipta
bisa-bisa dituntut dilaporkan polisi
" Raaaannniiiiiiaaaaaa........!!!!!!!!
e..... eeeeeee. ......,. beneran dah jangan laporin...... ane beneran nggak hafal,
dimaklumi ya nggak punya kaset dan VCD nya
sayang uangnya buat makan dan bayar kontrakan.
" hey....... dipanggil malah bengong,
Kesambet Lo ?????"
Rania nyengir,. garuk-garuk kepala
nggak peduli dah tuh busa sabun mengotori rambut di kepalanya
ntah kutu apa ketombe ni, gatel banget ni kepala
MB Narti bersedekap di ambang pintu
geleng-geleng kepala liat kelakuan aneh Rania
" gue disuruh cikgu besar ( panggilah sayang para karyawan warteg kepada pemilik warung, bila dibelakang sang big bos)
, suruh manggilin elu, katanya Dicariin orang didepan"
" siapa mbak?????"
MB Narti hanya angkat bahu
Kubersihan busa-busa sabun pada celemek yang melekat di pinggangku
" ditagih utang ya?????
makanya mau tak kawini ntar tak bayarin utangnya"
celetuk salah satu sopir , yang sedang asyik makan
tanpa peduli aku langsung nyelonong ke depan
__ADS_1
Ya Allah dia datang lagi.........