
Malamnya Rania memakai gaun berwarna abu-abu dengan Payet berwarna emas.
Gaun panjang menjuntai hingga lantai menutupi kedua kalinya.
memakai sepatu hak tinggi.
tak lupa jilbab warna senada dengan mahkota kecil bertengger sempurna diatas kepalanya.
Tepat pukul 7 malam Rania sudah selesai dirias. dia menatap pantulan tubuhnya dari kaca rias. penampilan nya memang berubah 180 Drajat. malam ini dia sampai tak mengenali dirinya sendiri.
Dia bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan kepadanya.
meski ia tahu baju-baju yang ia kenakan sendari pagi, baju,-baju nyewa.
semuanya nampak cocok dan pas melekat pada tubuhnya.
Bak bidadari dia angkat sisi gaunnya diputar-putarnya berulang kali.
perias yang sendari tadi memperhatikan hanya geleng-geleng kepala.
tanpa berkomentar .......
tok........tok.......tok......
Rania dan sang perias menatap Daun pintu, asal suara tersebut.
tanpa menunggu lama, sang perias membuka pintu, Berdirilah suami dari pengantin wanita yang kembali berputar-putar didepan kaca, seakan tak menggubris siapa gerangan dibalik pintu.
Rayhan tersenyum melihat tingkah Rania.
dilangkahkan kakinya masuk mendekati Rania,. tanpa izin dari pemilik tubuh mungil dihadapannya , lengan kekar Rayhan dilingkarkan pada perut rata Rania.
Mendapat perlakuan mengejutkan, otomatis tubuh Rania menegang, ditatapnya pantulan wajah pria yang beberapa jam lalu sah menjadi suaminya, bertengger manis diatas pundaknya,. sesekali dikecupnya pipi Rania berulang kali.
" kamu cantik sekali...... nggak bau seperti kemarin"
seakan dunia hanya milik Bedua . Rayhan terus menghirup aroma melati dari tubuh Rania.
__ADS_1
Pemilik tubuh mungil itu kelimpungan,. dia ingat betul tak hanya mereka berdua didalam kamar ini. Rania menolehkan kepala mencari sang perias yang tadi berdiri didepan pintu.
justru hal itulah menjadi kesempatan Rayhan untuk mengecup bibir mungil Rania.
" em...... tolong lepaskan, tak enak karena bukan hanya kita berdua"
ucap Rania terbata,
setelah berhasil menghindar dari ciuman pria yang berstatus suami nya. sungguh jantung nya sekarang dag Dig dug,
bolehkah aku pingsan sekarang????
" berati kalau berdua saja boleh Hem?????"
bisik Rayhan pelan tepat didepan telinga Rania yang tertutup jilbab.
tapi suara serak nan berat itu mampu membuat Rania semakin tegang.
Buru-buru dia lepas lengan kekar diperutnya.
Rayhan hanya tersenyum diangkatnya lengkap kekarnya agar disambut Rania.
Dengan malu-malu, Rania melingkarkan tangannya pada lengan kekar Rayhan.
sungguh pria disampingnya begitu tampan malam ini , memakai tuxedo warna senada dengan Rania.
Saat akan melangkah keluar kamar, Rania baru sadar, rupanya hanya mereka berdua didalam kamar tersebut.
sang perias memang sudah keluar sejak Rayhan masuk,. memberi waktu untuk pengantin baru berdua,. sekaligus malu juga melihat adegan Dewasa didepan mata nya. walau dia sudah menikah tapi tetap saja rasa malu itu hinggap pada dirinya.
♌🔀♍🔁♏🔂
Sampai diluar, tamu undangan sudah mulai berdatangan, memenuhi rumah keluarga ibu Nasiha.
meski acara resepsi pernikahan terkesan mendadak dan hanya dirumah saja, Tamu undangan cukup banyak sampai bejubel.
Semua Tamu memang dari relasi atau clean , teman bisnis Bastian dan Jonathan.
__ADS_1
banyak juga yang cukup mengenal Rayhan Alvaro,. si otak encer....
Karena berkat usaha nya perusahaan yang dikelola Jonathan bisa sesukses sekarang.
Banyak yang mengakui kepandaian Rayhan Alvaro dalam berbisnis.
Bukan hanya di Indonesia. di Jerman pun orang-orang banyak yang mengenal nya.
Sembari mengambil S2 di Jerman Rayhan ikut andil dalam mengelola perusahaan atas nama Roger. Dari situlah para pengusaha di Jerman mengenalnya.
mengakui kinerja kerja Rayhan Alvaro dalam berbisnis.
Mata mereka tertuju pada kedua mempelai yang beriringan.
Tamu undangan dari Indonesia dan Jerman.
Sebetulnya sudah sejak sebulan yang lalu ibu Nasiha menyiapkan acara pernikahan untuk anak nya,
Saat pertama kalinya Rayhan mengenal kan Rania padanya,
Malamnya Ibu Nasiha istikharah, Alhamdulillah hasilnya bagus, tanpa membuang waktu ibu Nasiha segera
Memberitahukan kepada Bastian, Irma, Roger dan Jonathan untuk ikut membantu dalam acara resepsi pernikahan anak semata wayangnya.
Tapi memang ibu Nasiha meminta Bastian dan Jonathan untuk bungkam, seakan tak terjadi apapun, khawatir Rayhan akan menghindar dari pernikahan ini.
karena ibu Nasiha tahu hati Rayhan masih ada Rosellyn, wanita yang sudah berstatus istri orang lain.
Hati ibu mana yang tak sedih mengetahui anaknya menyukai istri orang dan bilang secara terang-terangan menunggu wanita itu menjadi janda,. seakan berdoa semoga Rosellyn bercerai atau ditinggal mati.
Astaghfirullah......
Sebagai orang yang aktif dalam jama'ah ibu-ibu Muslimat, pasti ibu Nasiha tahu banyak tentang agama. tentang kebencian Allah akan perceraian.
Dan hal itulah yang mendorong ibu Nasiha untuk sesegera mungkin menikah kan Rayhan dan Rania, berharap Rayhan akan segera melupakan Rosellyn dalam hatinya , tergantikan nama Rania, gadis yatim piatu yang menurut informasi orang kepercayaan ibu Nasiha, Rania Gadis baik-baik walaupun terkesan jorok.
Tapi itu tidak masalah,. lebih baik menerima Rania gadis upik abu yang masih singgel dari pada Rosellyn cantik wangi dan sexi tapi istri orang.
__ADS_1
Ibu Nasiha selalu berdoa semoga ini pernikahan pertama dan terakhir untuk anak semata wayangnya.