
" mama........"
Tanpa salam dan permisi Rania masuk mencari mamanya,
Tubuh nya langsung ambruk memeluk mamanya yang duduk santai di sofa ruang tengah, memegang majalah fashion.
Tangisnya pecah dalam pelukan Mamanya, tanpa mau bicara sepatah katapun, mama Irma sampai heran tak tahu harus bagaimana.
puas menangis menumpahkan seluruh emosi dalam dadanya. Rania tertidur dalam dekapan mamanya, rasa nyaman dan tenang ia rasakan.
Mama Irma dan Jenny sampai susah payah mengangkat tubuh Rania untuk ditidurkan dengan nyaman dikamar terdekat.
" Rania kenapa Jen, sampai menangis seperti itu?????"
Tanya Mama Irma , setelah berhasil menidurkan Rania didalam kamar. nafasnya masih naik turun tak beraturan, saking capeknya , membawa beban.
" saya tidak tahu nyonya"
Irma menghela nafas, dipandanya Rania yang terlelap. begitu tenang dalam tidurnya.
rasa khawatir, dan bertanya-tanya terus merambah dalam hatinya.
" beban apa yang kau pikul sayang,. berbagilah sama mama,"
Tak terasa air mata Irma meleleh tak tega melihat Rania menangis memilukan tadi.
🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️
tidur Rania terusik , mendapat belaian lembut dari tangan kekar disebelahnya.
matanya membulat melihat suaminya sudah berbaring santai disamping nya, mengulas senyum termanis,
Reyhan buru-buru datang setelah mendapat kabar dari Jenny kalau Rania , sendari tadi hanya menangis tanpa mau berbagi cerita, dan sekarang terlelap dalam tidur.
" ngapain kamu disini, pulang Sono ....."
" istri ku kan disini, masa suruh pulang"
bibir Reyhan tak mau diam, mengitari Tengku dan leher Rania.
" kamu tu apa-apa an sih??? sono sono sama kekasih mu itu, ngapain pegang-pegang aku"
" dia nggak disini"
" ya cari sono"
" pilih yang didepan mata saja, sudah halal"
" kalau sama Rosellyn , kenapa nggak milih yang halal"
" ayolah RAN, aku sudah nggak tahan"
Reyhan bangkit, ditindihnya tubuh Rania,
" ogahhhhh, minggir sono,......"
" ayolah, RAN, cuma pegang-pegang masak nggak boleh, harus nya aku sudah mendapatkan hak ku"
__ADS_1
" kamu aja nggak ngasih hatimu, ngapain aku ngasih itu ma kamu"
" kan sudah tak kasih uang banyak, bisa beli semua hati, dari hati ayam, sapi , kerbau , sampai hati unta bisa kau beli"
" aku nggak butuh hati hewan, aku cuma mau hatimu"
" yakin cuma hati,??? nggak ingin ini????"
Reyhan menempatkan , sesuatu benda keras miliknya, yang sudah ingin terbebas.
" aku ingin hati kamu seutuhnya Dulu mas, baru itu......"
" Ok....."
ucapnya beranjak turun....
" mau kemana mas.....?"
" mo ngambil pi**u , didapur"
" buat apa???? mas Rey mo b*nuh aku???"
" kamu tu gimana to Ran???? katanya tadi minta hatiku, tak ngambil p*sa* dulu , buat membelah dadaku, mengambil hatiku khusus untukmu"
" lah..... m*ti dong masnya????"
" ya nanti diidupin lagi , gampang"
" aku kan bukan Sumanto mas, ngapain kasih hati man*sia?????"
" siapa yang bilang kamu Sumanto???? kamu kan Rania istri aku"
" hey siapa bilang???? buktinya aku Lom pernah ngerasain , itu kamu"
" kamu boleh ngrasain ini , kalau hati kamu udah milik aku"
" lah ..... tadi mo diambilin pi*au nggak boleh, sekarang minta hati lagi"
" aku nggak minta hati itu, aku cuma ingin dicintai mas, "
" udah cinta - cintanya ditunda dulu, sekarang bantuin mas"
" nggak mau......"
" kamu pingin suamimu dipenjara , karena dilaporkan memp*rk*sa istrinya sendiri????"
" aku malah bersyukur , Alhamdulillah, kalau itu terjadi"
" ha...... aku kan nggak pernah KDRT sama kamu"
" iya nggak KDRT, secara fisik, tapi kamu nyakitin hati aku"
" nggak bisa divisum, nggak akan diterima laporan nya"
" pokoknya aku berdoa , supaya kamu masuk penjara"
" aneh ya???? diluar sana , suami dipenjara pada nangis-nangis, kamu kok malah seneng???? "
__ADS_1
" iyalah, kan kamu nggak bisa ketemuan sama Rosellyn lagi"
" ah..... itu lagi????
Reyhan me*umat lembut bibir Rania, memainkan setiap inci rongga mulutnya, meskipun mendapat penolakan, tetap saja Reyhan memaksa.
Alhasil dada putih mulus Rania penuh dengan tanda merah.
🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️🕉️
Reyhan membaringkan tubuhnya , disamping Rania , setelah pelepasan. sedang Rania menatapnya sebal.
Bagaimana tidak sebal. leher dan dadanya penuh tanda merah, ditambah, tubuhnya bermandikan cairan s*erm*, milik Reyhan.
pernah juga Rania dipaksa menelan cairan s*er*a kedalam mulutnya . dia sampai muntah-muntah , seharian nggak mau makan.
" kamu tu..... mas, dikeluarin sendiri dikamar mandi kan bisa, pake sabun atau kloset sekalian, nggak perlu ngotorin aku kayak gini"
" hmmmm"
" maaaaasssss.......!!!!!!"
" apa?????"
" pulang sono, males aku lihat muka kamu"
" yuk....."
" ngapain....????"
" katanya ngajak pulang?????"
" kamu aja'"
" berdua"
" ogahhhhh"
" " kenapa??????"
" malulah... habis digigit drakula....."
Reyhan tertawa terpingkal-pingkal, sampai memegangi perutnya. Rania menatapnya aneh.....
" apanya yang lucu?????"
" ini di Indonesia, nggak ada drakula"
" ada...."
" mana?????"
" kamu....."
" lebih gantengan akulah sama drakula"
" sama-sama menyakitkan. Drakula bikin m*ti , nah kamu bikin sakit hati"
__ADS_1
" mana yang sakit ,????? biar kulihat"
" modus"