Suamiku Boneka Ibunya

Suamiku Boneka Ibunya
Ribut


__ADS_3

Sementara di kantor Joni, saat ini ia sedang asik bermesraan dengan sekretaris pribadinya. Ia lupa jika belum mengunci pintu ruang kerjanya secara otomatis. Hingga pada saat ia sedang asik berciuman dengan sekretarisnya tersebut, tiba-tiba di kaget kan dengan Meymey yang melempar pulpen kearah mereka.


Sontak saja mereka menghentikan ciumannya, dan sang sekretaris akan turun dari pangkuan Joni. Tetapi Joni malah menahannya bahkan memeluk nya erat.


"Mas, tega kamu ya padaku?" tegur Meymey.


"Tegalah...kamu saja tega padaku? apa kamu lupa tentang semalam? aku menunggumu begitu lama, tapi kamu tak datang hanya berkata tak bisa datang dengan alasan sakit kepala. Seharusnya jika kamu tak bisa datang, langsung mengatakannya padaku. Jangan membuatku menunggu terlalu lama. Yang menyakitkan, kamu di telpon nggak mau angkat malah telponku di rijek. Dan bahkan kamu menon aktifkan nomor ponselmu," ucap Joni kesal seraya di depan mata Meymey dia meraba dan meremas dua gundukan yang ada di dada sekretaris pribadinya.


Hingga membuat suara yang indah keluar dari mulut sekretarisnya. Joni merasa sangat senang melihat wajah kenikmatan yang ada di wajah sekretarisnya," enak sayang? mau nggak yang lebih dari ini?"


Sekretaris itu tak punya rasa malu sama sekali ada Meymey, dia pun mengangguk pelan. Joni pun mengunci pintu ruang kerjanya secara otomatis dari tempat duduknya. Dan juga menutup korden jendelanya.


'Mas Joni, kenu sudah gila ya? masa iya di depan mataku kamu seperti ini?" tegur Meymey dengan mata berkaca-kaca.


"Kalau kamu tak suka keluar saja dari ruanganku sana! pasti kamu sudah baca chat pesanku kan? jika kita sudah tidak ada hubungan apapun."


Ucap Joni sambil meraba sesuatu yang ada di dalam rok mini yang di kenakan oleh sekretaris pribadinya.


"Astaga....Mas Joni! tolong hentikan aktifitas gilamu itu, karena aku ingin mengatakan sesuatu padamu tentang apa yang menyebabkan aku tak bisa datang menemui dirimu."


Namun Joni sama sekali tak menghiraukan apa yang di katakan oleh, Meymey. Ia justru semakin terbuai dengan permainannya sendiri bersama dengan sekretaris pribadinya.

__ADS_1


"Astaga...Mas Joniiii..... hentikan!!"


Meymey semakin emosi, dan ia membanting semua barang-barang yang ada di dalam ruang kerja, Joni. Hingga pada akhirnya, Joni menghentikan aktifitasnya itu. Dan ia pun meminta sekretaris pribadinya itu, merapikan pakaiannya lagi.


"Sayang, kita tunda dulu ya? kamu kembali dulu ke ruanganmu, nanti jika masalahku sudah selesai aku akan beri kabar dirimu."


Sang sekretaris menuruti kemauan Joni, ia pun segera merapikan pakaiannya kembali. Dan Joni membuka pintu otomatis ruangan tersebut. Dan sekertaris segera keluar, setelah itu Joni menguncinya kembali.


Setelah itu barulah Meymey bisa duduk tenang di hadapan, Joni.


"Mas, aku tidak ingin putus denganmu. Bukankah kamu sendiri yang pernah mengatakan jika akan menikahi diriku. Lantas kenapa berubah gara-gara permasalahan sepele saja, kamu langsung meminta putus?" ucap Meymey.


"Sepele itu buatmu, tetapi bagiku ini menyangkut harga diri seorang laki-laki. Dimana kamu sama sekali tidak menghargaiku. Jika memang kamu cinta padaku setulus hatimu, tidak membuat kecewa aku! jika memang kamu tak bisa menemuiku, seharusnya kamu katakan dari awal. Aku paling tidak suka di buat menunggu!" ucap lantang Joni.


"Mas, semalam aku sudah siap akan menemui dirimu. Tetapi tiba-tiba Bima terus saja mengikuti diriku, hingga pada akhirnya aku pun mengurungkan niatku bertemu denganmu karena aku tak mau ketahuan dan nantinya kalian berdua ribut," ucap Meymey.


"Itu bukan suatu alasan yang tepat. Katanya kamu ingin menikah denganku, tetapi kamu malah takut hubungan kita berdua di ketahui oleh Bima. Seharusnya jika memang kamu benar-benar serius denganku, kamu tak perlu takut jika Bima tahu hubungan kita berdua. Itu malah akan mempermudah kalian berdua untuk lekas berpisah. Apalagi semua bukti kejahatan Bima sudah ada di tanganku. Jadi untuk apa kamu takut padanya? ini jelas sekali jika kamu sudah jatuh cinta padanya," ucap Joni panjang lebar.


Meymey kembali meminta maaf pada, Joni. Dan bahkan ia mengatakan padanya, jika kelak Bima melihat kebersamaan mereka berdua, Meymey tidak akan mengelak lagi.


Namun semua perkataan yang keluar dari mulut Meymey, tak lantas membuat Joni luluh dan kembali ke pelukan, Meymey. Apa lagi dari awal, Joni sama sekali tidak mencintai Meymey.

__ADS_1


Dia hanya memperalatnya untuk bisa menghancurkan Bima dan Mamah Nindy.


"Pergilah, aku sudah muak dengan segala alasanmu ini! aku tetap pada keputusan diriku yakni berpisah denganmu. Karena aku tak ingin mempunyai seorang kekasih bermuka dua seperti dirimu!" bentak Joni kesal.


Meymey terus saja meyakinkan Joni bahwa ia lebih memilih dirinya dari pada, Bima. Tetap saja Joni tak peduli dengan semua kata-kata dari, Meymey.


Hingga akhirnya Meymey menyerah," baiklah mas, aku terima dengan keputusan darimu walaupun sebenarnya aku berat hati karena aku sangat mencintai dirimu. Tetapi aku minta kenu kembalikan berkas yang pernah aku berikan padamu. Berkas penting tentang kejahatan dan kecurangan, Bima."


Namun Joni tak mau mengembalikannya," akan kamu benar-benar tidak tahu malu? barang yang sudah di berikan tidak bisa di kembalikan! jadi aku tidak akan mengembalikannya padamu. Apa lagi ini sangat penting bagiku!"


Segala daya upaya telah Meymey lakukan, tetapi ia tetap saja tak bisa merubah sifat Joni. Hingga pada akhirnya, Meymey keluar dari ruang kerja Joni dengan tangan hampa dan dengan mata yang berkaca-kaca sedang menahan supaya air matanya tak tertumpah.


Meymey tak langsung pulang, tetapi ia melangkah ke ruang kerja, Lisa. Dan Lisa sana sekali tidak tahu jika yang mengetuk pintu adalah, Meymey. Hingga Lisa pun mempersilahkan masuk. Pada saat Lisa melihat siapa yang datang, ia sungguh kaget.


"Kamu? keluar sana, tak usah menemui


diriku karena aku tak ada urusannya dengan dirimu!" bentak Lisa.


"Enak saja! jelas kamu berurusan denganku, karena kamu yang telah membuat hubunganku dengan Joni kandas di tengah jalan!" bentak Meymey.


Lisa pun tertawa ngakak mendengar apa yang barusan dikatakan oleh, Meymey. Dan ia pun menceritakan pada, Meymey jika sebenarnya dari awal, Joni sama sekali tidak Cinta. Jony hanya memperalat Meymey saja.

__ADS_1


Meymey sama sekali tidak percaya Dr apa yang dikatakan oleh, Lisa. Ia justru memporak porandakan rusng kerja Lisa dengan mengacak-acak dan menyobek semua berkas penting yang ada di meja kerja, Lisa.


Hingga Lisa geram di buatnya dan ia pun menarik paksa Meymey untuk keluar dari ruang kerjanya. Setelah itu ia menutup pintunya dari dalam ruangannya.


__ADS_2