Suamiku Boneka Ibunya

Suamiku Boneka Ibunya
Penuturan Milka Pada Mayang


__ADS_3

Mayang begitu terkejut pada saat mendengar penuturan dari, Milka. Ia tak percaya dengan apa yang telah dilakukan oleh ayah kandungnya.


"Masa iya, Milka. Ayah sampai tega ingin menyingkirkan aku dengan memerintahkan orang bayaran untuk menyakitiku?" ucap Mayang tidak percaya.


"Percaya atau tidak percaya, kamu harus percaya dengan apa yang aku katakan. Pada awalnya aku sendiri juga tidak mempercayainya."


Milka pun menceritakan tentang kecurigaannya pada papahnya. Ia sempat memerintah anak buahnya untuk mengikuti kemana perginya papahnya.


Dan anak buahnya tersebut memberitahu kepada Milka bahwa papahnya berada di sebuah rumah milik seorang pembunuh bayaran kelas kakap.


Milka juga memerintahkan beberapa anak buahnya yang handal untuk selalu mengikuti kemanapun perginya pembunuh bayaran tersebut. Karena Milka penasaran dengan seseorang yang ingin dihabisi oleh Papahnya melalui pembunuh bayaran itu.


Sontak saja Mayang terkejut pada saat mendengar penuturan yang barusan dikatakan oleh Milka.

__ADS_1


"Astaghfirullah aladzim, bagaimana bisa ayah begitu tega ingin menghabisiku, apa salahku ya Allah?" tiba-tiba bulir bening keluar dari mata Mayang.


Selama ini Mayang sangat berharap bisa bertemu dengan ayahnya. Ia sama sekali tidak menyangka jika ayahnya tidak mengharapkan dirinya, karena ayahnya malah ingin menyingkirkannya dari dunia ini.


"Mayang, kamu tak usah menangis seperti itu. Aku juga sangat terkejut, apalagi selama ini aku yang selalu tinggal bersama papah. Aku juga tak menyangka papah bisa berbuat seperti itu."


"Sampai saat ini aku belum bisa mengetahui apa maksud dan tujuan papah ini menyingkirkanmu."


"Jangan sedih lagi ya, Mayang. Karena aku akan selalu ada untukmu dan akan selalu membelamu. Kamu tak usah khawatir lagi, aku akan menambah anak buahku supaya lebih waspada lagi dalam menjaga dirimu."


"Aku tidak akan membiarkan seseorang menyakitimu. Termasuk ayah kandung kita. Aku akan mencari tahu lebih lagi, untuk apa ayah ingin melenyapkan dirimu."


"Aku ingin tahu alasan ayah kita itu apa? dan aku juga tidak akan memaafkan dirinya untuk apa yang telah dia lakukan padamu."

__ADS_1


"Makanya aku meminta padamu untuk tidak menemui ayah dulu. Ini satu alasan kenapa aku melarang mu menemuinya. Karena aku tahu dia untuk bermaksud jahat padamu."


Panjang lebar Milka berkata, tetapi Mayang sama sekali tak berkomentar. Ia hanya mendengar, menyimak segala yang dikatakan oleh Milka, karena ia sendiri bingung kenapa ayah kandungnya ingin melenyapkan dirinya. Untuk satu alasan apa? padahal ia saat ini ingin sekali bertemu dengan ayah kandungnya tersebut.


Sementara saat ini Papahnya Milka sedang kesal karena tak berhasil menyingkirkan Mayang.


"Bagaimana bisa, pembunuh bayaran itu gagal melakukan misi? dan dari mana datangnya pertolongan secara tiba-tiba menyelamatkan Mayang."


"Apakah aku perlu mencari orang bayaran lagi ya? aku nggak ingin Mayang menemui Milka atau bahkan istriku. Hal ini bisa menghancurkan aku!"


Selagi melamun sendiri dan akan menelpon mencari orang bayaran lagi. Tiba-tiba istrinya datang," Pah, bisa minta tolong nggak?"


"Ada apa ya, mah?" tanyanya.

__ADS_1


"Kepalaku sakit sekali sudah beberapa kali ini. Padahal waktu itu sudah di periksa oleh dokter pribadi keluarga kita. Tetapi nggak pengaruh apa pun, sama sekali nggak sembuh. Padai biasanya obatnya cocok, tetapi ini nggak. Tolong temani Mamah ke rumah sakit ya, pah."


Tanpa ada rasa sungkan, ia pun menemani istrinya pergi ke rumah sakit saat itu juga. Dan ia melupakan niat nya yang sebenarnya.


__ADS_2