Suamiku Tukang Selingkuh

Suamiku Tukang Selingkuh
bab 14 Lia melihat gala bersama wanita.


__ADS_3

Setelah puas melepas rindu dengan sahabatnya bela, Lia pun langsung pergi ke mol mau membeli kado untuk keponakannya yang mau ulang tahun.


Sesampainya di mol Lia bingung mau beli kado apa untuk keponakannya itu. akhirnya dia muter muter, semua toko mainan sudah dia datangi nya. tapi belum membeli apa pun juga.


''aduh beli apa ya buat bocah itu.''


Lia melihat sekilas seorang pria bersama seorang wanita, yang wanita sangat cantik. sedangkan pria wajahnya gak kelihatan tapi Lia hanya melihat punggungnya aja.


''ko pria itu seperti Gala? tapi mukanya gak kelihatan, Ais aku ko aneh gak mungkin itu Gala suami Bela. masa dia mesra bangat sama wanita lain.''


Lia pun pergi karena dia merasa itu tidak mungkin gala, mungkin hanya mirip saja itu yang ada di benak gadis itu.


Lia memutuskan memasuki sebuah toko mainan, setelah melihat lihat dia pun membeli sebuah mobil-mobil lan remote.


''mbak bisa di bungkus ngak? soalnya buat kado ulang tahun keponakanku.''


''oh bisa mbak.''


''ya udah bungkus ya.''


''ok.''


Sambil menunggu penjaga toko membungkus kado yang di belinya, lia menengok ke depan toko. Dia pun melihat wanita cantik yang bersama dengan orang yang mirip gala.

__ADS_1


''perempuan itu cantik bangat, tapi seksi bangat.'' batin Lia.


Tiba tiba pria yang bersama wanita itu pun nongol, tapi masih posisi membelakangi Lia.


''hais bikin penasaran saja, ayo lihat sini nanti aku mati penasaran tau. kalau gak nunggu kado ini udah tak samperin tu orang, tapi ko mirip bangat ya sama Gala.'' batin lia.


''mbak masih lama ngak?''


''sabar mbak bentar lagi.''


Tiba tiba pria itu menoleh ke arah Lia, sontak saja gadis itu kaget. ternyata benar itu adalah Gala suami sahabat nya Bela.


''mbak sudah selesai ujar pelayan toko.''


Lia pun berbalik mengambil kado dan membayarnya, saat gadis itu melihat ke depan toko Gala sudah gak ada di tempat yang tadi. dia buru buru keluar toko, melihat kiri dan kanan namun pria itu sudah ngak ada.


Lia pun memutuskan mencari Gala, untuk memastikan kebenarannya. gadis itu terus jalan berkeliling, lagi dan lagi tapi dia tidak melihat pria itu.


''perutku sudah lapar, tapi ko ngak melihat Gala lagi.''


Gadis cantik itu memutuskan untuk makan dulu sebelum pulang, dia pun memasuki kedai ramen. tiba tiba dia melihat Gala dan wanita itu sedang makan ramen juga.


Lia kaget, diapun mencari tempat duduk dekat dengan tempat duduk Gala. tapi tidak kelihatan karena ada pembatasnya.

__ADS_1


''aku harus pastiin itu pacarnya apa bukan.'' batin Lia.


Sambil menunggu pesanannya, Lia pun menguping pembicaraan Gala dan wanita itu.


''Sayang udah selesai belum?''


''ih mas gala sabar dulu, gak enak tau makan di buru buru.''


''iya ini udah jam lima, pasti istriku sudah menunggu dari tadi.''


''ih biarin aja sih, lagian suruh aja mang Asep yang jemput.''


''gak bisa gitu Lusi, mas udah janji mau jemput. lagian bela itu lagi hamil kamu harus ngerti dong.''


''ya udah ayo mas, gak selera lagi makannya.''


Perempuan itu pun bangun, gala pun membayar makanan mereka dan segera keluar dari kedai itu.


Sementara Lia yang mendengar percakapan Gala dan Lusi syok, sampai sampai ramen yang di pesannya sudah datang dia gak tau. pelayan yang mengantarnya sudah ngomong, tapi gak di gubris akhirnya dia pun pergi.


Kesadaran gadis itu kembali, saat mencium aroma ramen yang sudah tersedia di depannya.


''bagaimana ini? kasi tau ngak ya? jangan ah bela lagi hamil, aku aja syok apalagi sahabatku itu. nanti dia stres berdampak pada kandungannya, sebaiknya jangan. mungkin gala akan berubah setelah bayi mereka lahir.'' batin wanita itu.

__ADS_1


''haduh gak selera lagi ni, tapi sayang ah dosa buang buang makanan.''


Lia pun memakan ramen kesukaan nya itu, setelah selesai gadis itu pun membayarnya dan kembali pulang ke rumah.


__ADS_2