Suamiku Tukang Selingkuh

Suamiku Tukang Selingkuh
bab 47 Lusi tidak mengurus suami


__ADS_3

Seperti biasa Gala sudah bangun, dia bersiap siap untuk berangkat bekerja. Beginilah nasib nya sekarang tidak pernah di urus oleh istri yang sangat dia cintai, gimana mau ngurus setiap hari gala mau berangkat saja sering kali Lusi belum bangun.


Wanita itu setiap hari cuma tau menghabiskan uang saja, boro boro mengurus Angga mengurus suaminya saja dia malas. Sebenarnya dia mulai geram dengan kelakuan istrinya, tapi karena dia takut istrinya pergi dia menahan amarahnya.


Selesai berpakaian Gala turun untuk sarapan, dia melihat Angga sedang di suap oleh Rena.


''halo jagoan papa, lagi mam ya? Makan yang banyak ya biyar cepat gede nanti bantu papa kerja di kantor.''


mendengar papanya berbicara, Angga merasa girang anak itu terus tertawa sesekali menyemburkan makanan Yang di suap Rena.


Melihat kelakuan anaknya Gala tertawa, dia merasa gemes melihat pipi gembul anaknya yang belepotan bubur. Sambil tertawa dia pun duduk dan mulai sarapan, yang tentu saja semua di siapkan oleh asisten rumah tangga.


''Rena apa setiap hari Lusi keluar?''


''iya tuan.''


''apa dia mengurus Angga dengan baik?''


''bagaimana ya, tuan lihat sendiri lah nyonya gak pernah di rumah. Paling sebentar lagi bangun jalan lagi biasanya.''


''oh begitu ya, halo sayang papa mau kerja dulu. Kamu gak boleh nakal sama mbaknya ya.''


Gala pun mencium pipi anaknya tanpa di sadari nya ada sedikit bubur yang menempel di pipinya, melihat tuannya belepotan Rena tersenyum.


''maaf tuan itu ada bubur menempel di pipi, maaf ya.''


Rena tanpa sadar mengambil tisu dan mengelap pipi Gala, dia pun sangat dekat dengan pria itu. Rena tidak merasakan apa apa saat melakukan hal itu, akan tetapi Gala yang merasa senang mungkin karena sudah lama tidak ada yang memperhatikannya dia jadi senang.


Gala pun keluar, baru saja dia mau naik ke mobilnya dia melihat Rena berlari mendekatinya.


''maaf tuan ini tasnya ketinggalan.''


''oh terimakasih ya Rena, aku mau jalan dulu jaga Angga dengan baik.''


Gala mengelus rambut gadis itu kemudian menaiki mobil, dia pun segera meninggalkan rumah megah itu. Rena pun kembali masuk ke dalam rumah, saat dia menggendong Angga Lusi pun datang.

__ADS_1


''Rena apa yang kamu lakukan? Apa kamu bermimpi ingin jadi nyonya di rumah ini?''


''maksud nyonya apa?''


''kamu pikir aku gak lihat apa yang kamu lakukan.''


''aku ngak ada maksud apa apa nyonya hanya saja tadi pipi tuan belepotan bubur, aku takut tuan nanti akan malu sampai di kantor pipinya belepotan gitu.''


''sekali lagi awas kamu ya kalau coba dekat dekat dengan suami saya.''


Rena pun pergi membawa Angga, sedangkan Lusi dia kemudian sarapan sendirian tentunya.


Selesai sarapan Lusi pun mandi, selesai mandi dia pun pergi lagi untuk berkumpul dengan teman teman sosialitanya. Begitulah sekarang keseharian wanita itu, ternyata benar apa yang di katakan mama Raisa kalau wanita itu hanya mau duit Gala saja. Waktu jadi suami Bela dia selalu perhatian sama Gala, bahkan di ranjang juga dia selalu memanjakan kekasihnya. tapi setelah jadi suaminya, Gala mau berangkat kerja aja dia masih tidur pulas.


Doni memperhatikan atasan nya akhir akhir ini sering termenung, dia pikir bos sekaligus sahabatnya itu akan bahagia setelah menikah dengan kekasihnya. Ternyata tidak sama sekali, malahan dia sering melamun dan kelihatan gak bahagia.


''ada apa? Kenapa akhir akhir ini kamu sering melamun? Mama pergi kamu sampai sekarang tidak mencarinya, istrimu kamu ceraikan dan memisahkan anakmu dari ibunya. Itu semua demi wanita itu, kok kamu tidak bahagia?''


''entahlah Don, aku pikir setelah menikah dia akan mengurus anakku. Ternyata tidak aku berangkat kerja aja dia masih tidur, malahan setelah dia bangun langsung keluar lagi bertemu dengan teman teman sosialitanya.''


''tapi Doni kalau dia pergi bagaimana? Aku sangat mencintainya.''


''iss kau ini sudah bucin akut, percaya sama sahabatmu ini. Kamu tegur dia bilang aja kamu akan ngusir dia kalau tidak mau berubah, Dia bakalan takut kehilangan kemewahan yang kamu berikan. Perlahan pasti dia akan berubah.''


''apa kamu yakin Don? Kalau dia gak berubah?''


''tentu saja aku yakin, apa karena bucin kamu belum ngerti dia itu cinta uangmu saja. Buktinya setelah menikah dia gak perhatian lagi, sama Angga juga dia gak perduli. Ingat sebelum menikah seolah olah dia yang paling sayang sama Angga, tapi sekarang apa? Kalau gak ada Rena entah apa yang terjadi sama anak itu. Kalau misalnya dia gak berubah ya, seperti yang ku katakan dulu kamu buang berlian demi kerikil jalanan. Putuskan saja sendiri, aku gak bisa menyuruhmu meninggalkan wanita itu. Kalau kamu mau sudah dari dulu itu kamu lakukan.''


''benar juga apa yang kamu katakan Don, sekarang aku ada istri tapi yang mengurus anakku Rena. Dia juga sering mengingatkanku supaya lebih perhatian sama putraku, kata dia Bela sudah gak bisa mengurus Angga karena saya. Lusi juga tidak perduli, Setidaknya masih ada papanya itulah yang di katakan gadis itu.''


''ya memang benar yang di katakan nya itu, kamu harus tanggung jawab. Demi kebahagiaanmu kamu telah egois memisahkan anak dan ibunya, sekarang apa? ibu baru yang kamu cintai itu ternyata sayangnya palsu.''


''Doni apa yang harus aku lakukan sekarang?''


''ya... bersikap tegas lah, kamu gak usah takut dia pergi. Kalau kamu tegas aku yakin dia yang takut kamu tinggalkan nantinya.''

__ADS_1


''oh ya Don apa kamu tau mama di mana?''


''sebenarnya aku sudah tau, begitu mama pergi dari rumah aku menyuruh seseorang untuk mengikutinya.''


''mama ada di mana Don cepat katakan.''


''kamu mau ngapain kalau aku kasi tau.''


''aku mau minta maaf dan juga mau ngajak mama balik.''


''oh ya, kamu mau ngajak mama balik? Lihatlah kelakuan istrimu yang ada nanti mama serangan jantung. Aku gak akan beritahu sebelum kamu benar benar bisa membuat wanita itu menjadi istri dan ibu yang baik.''


Mendengar omongan Doni Gala mengurungkan niatnya untuk mengajak mamanya pulang.


''Doni setidaknya kasi tau mama, aku menyesal dan sangat merindukan nya.''


''baiklah aku akan menyampaikan nya nanti, ya sudah jangan melamun terus. Aku mau kembali bekerja.''


Doni pun kembali ke ruangannya, sedangkan Gala terus merenungi obrolan mereka. Sekarang dia mulai menyadari keputusannya telah keliru.


...****************...


Assalamualaikum.


Halo semua bagaimana kabarnya? semoga semua sehat dan selalu dalam lindungan Allah subhana wa taala.


Di sini saya ingin menyampaikan informasi bahwa aku ada novel baru yang berjudul BERSANDING DENGAN PRIA BAYARAN.



Bagi yang mau mampir yok buruan baca, ceritanya seru Lo. Ini ceritanya seru pokoknya mampir deh biyar tau.


Demikian info ini saya ucapkan terima kasih.


Sheza

__ADS_1


Assalamualaikum.


__ADS_2