Suamiku Tukang Selingkuh

Suamiku Tukang Selingkuh
bab 33 Lusi mendatangi kantor gala


__ADS_3

saat bela menunggu anaknya bermain, wanita itu terus saja memikirkan tentang pernikahannya. apa yang harus aku lakukan supaya suamiku meninggalkan wanita itu, tidak aku tidak boleh bersikap dingin padanya. baiklah aku akan bertahan dengan memberi perhatian dan menunjukkan rasa cintaku, mungkin dia akan kembali dan meninggalkan wanita itu.


"atau mungkin aku harus memberikan servis yang lebih baik di ranjang, ah kurasa itu hal yang bagus untuk di coba."


ibu satu anak itu tersenyum sedikit dengan ide yang ada di pikirannya, dia akan memulai rencananya mulai nanti setelah suaminya pulang kerja.


...****************...


"ah kenapa mas gala tidak mencerai kan wanita itu, apa yang harus aku lakukan. bagaimana kalau gala tetap mempertahankan istrinya, bisa bisa ladang uangku hilang ini gak bisa di biarkan. aku harus bertindak, ya aku akan mendatangi kantornya."


wanita itu bersiap siap memakai pakaian terbaiknya, baju seksi yang menunjukkan semua lekuk tubuhnya yang indah dan memamerkan dada nya yang besar.


"hah kurasa aku sudah terlihat cantik dan seksi, sebaiknya aku segera menemui mas gala dan merayunya."


wanita seksi itu segera berangkat untuk merayu gala. sesampainya di depan perusahaan Anggoro grup, Lusi langsung saja masuk. setelah sampai di lobi dia masuk lift, menuju ruangan gala.


sementara gala sedang bingung, memikirkan istri dan pacarnya. kalau tidak menceraikan istrinya dia takut kehilangan pacarnya, tapi dia juga tidak mau bercerai dan kehilangan istri dan anaknya.


tiba tiba pintu di buka, ayah satu anak itu merasa kaget. ternyata yang datang adalah Lusi kekasih yang sangat dia cintai.


tanpa bicara wanita seksi itu langsung saja masuk dan mendatangi meja gala, sesampai nya di depan pria itu Lusi langsung saja memeluk gala dengan rakus wanita itu mencium bibir ayah satu anak itu. tak bisa di pungkiri gala langsung membalas ciuman kekasihnya.


saat itu Doni datang membawa berkas yang akan di tanda tangani oleh gala. seperti biasa pria itu memang tidak pernah mengetuk ruangan bosnya, dia langsung saja membuka pintu dan masuk.


pria lajang itu kaget melihat bosnya sedang berciuman dengan wanita yang bukan istinya, spontan Doni minta maaf dan kembali keluar.

__ADS_1


gala juga kaget saat Doni masuk, pria itu langsung melepas pagutan nya. "Don ada apa? ayo masuk."


Doni kembali masuk. "maaf bos saya mau menyerahkan berkas berkas ini, aku gak tau kalau bos lagi ada tamu."


"makanya, jadi bawahan itu harus tau diri kalau mau masuk ke ruangan bos harus ketuk pintu dulu. main nyelonong aja gak sopan." ujar Lusi dengan sombongnya.


"maaf saya permisi dulu bos." Doni segera keluar dari ruangan gala, dengan perasaan dongkol.


"dasar ular keket, kegatelan kok minta garuk suami orang. huh sombong bangat lagi, baru jadi pacar udah belagu. gimana kalau jadi istri, kok aku jadi mikirin pelakor itu mending aku kerja lagi."


"mas gala aku kangen, makanya Lusi kesini."


melihat penampilan dan sikap manja Lusi, gala langsung klepek klepek. melihat itu Lusi menjalankan rencananya terus saja menggoda gala.


"ada apa MMM?"


"mas kapan kita menikah, aku gak mau jauh darimu lagi. sehari saja gak bertemu rasanya kangen bangat."


"sabar dulu sayang, aku bujuk ibu sama bela dulu ya."


"tapi mas mama gak akan merestui kita, sebaiknya kita menikah aja nanti juga mama akan terima ko. dan tentang istri mas cepat ceraikan dia, dan segera urus pernikahan kita."


"tapi Lusi, aku gak bisa kehilangan anakku."


"ceraikan saja dia, soal Angga aku akan menjadi ibunya. aku akan mengurusnya nanti, aku janji mas dia akan kubesarkan dengan baik."

__ADS_1


"aku percaya sama kamu sayang, tapi dia itu masih kecil. kamu tau kan dia masih minum asi, selain asi dia gak mau minum susu lain."


"tapi mas, aku ingin selalu bersama mu. boleh gak aku tinggal di rumah itu sebelum kita menikah biyar aku semakin dekat dengan Angga dan juga mama."


"nanti aku bicarakan dulu sama bela dan juga mama ya."


"gak usah mas, kalau kamu bicara dulu pasti mereka akan menolaknya."


"nantilah kalau hanya sekedar main ayo, tapi kalau untuk tinggal jangan dulu ya."


"kenapa emangnya?"


"aku mohon Lusi, mengertilah mama pasti akan marah."


"baiklah, tapi aku ingin sering datang supaya lebih dekat dengan mama dan juga Angga."


"ok, sebaiknya kamu pulang dulu kalau seperti ini aku gak bisa bekerja."


"apa mas gala tidak senang kalau aku kesini? tidak kah kamu suka kalau kita seperti ini." wanita itu terus saja menggoda gala memeluk dan menciumi ayah satu anak itu.


"gala melepas pelukan Lusi dan berdiri. bukan seperti itu, aku senang kau bermanja_manja tapi jangan di sini. pulanglah nanti kita bisa bermesraan di apartemen mu, aku akan pulang lebih cepat dan langsung ke sana."


"janji ya mas, baik aku pulang dulu."


"mas janji." gala mencium bibir Lusi, wanita itu merasa senang berarti misinya berhasil merayu kekasihnya. dia pun segera pergi dengan perasaan bahagia dan gala kembali melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


__ADS_2