Suamiku Tukang Selingkuh

Suamiku Tukang Selingkuh
bab 52 menjemput bela


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 16.00 Bela pun membereskan mejanya, wanita itu bersiap untuk pulang. ibu satu anak itu mengambil tas dan melenggang keluar, saat berjalan dia mengingat bahwa Frey akan menjemputnya.


Bela tersenyum bahagia saat mengingat Frey, dia begitu senang sampai sampai dia berjalan sambil bernyanyi. Melihat kelakuan Bela pak Agus yang berjalan di belakangnya pun merasa heran, dia tidak pernah melihat sekretarisnya seperti itu.


Karena pak Agus merasa heran dia pun diam diam mengikuti Bela dari belakang, begitu sampai di bawah dia melihat Frey sedang menunggu Bela di lobi. Mereka pun pergi menuju mobil, pak Agus pun paham kenapa sekretarisnya begitu bahagia.


''oh ternyata itu yang membuat dia bahagia, semoga kalian cepat menikah meski aku harus mencari sekretaris baru lagi.''


sampai di parkiran Frey membukakan pintu untuk Bela, ibu satu anak itu pun masuk ke mobil. Kemudian Frey masuk dan mulai menyetir dengan perlahan, suasana begitu hening Bela sedang asik memainkan hp di tangannya.


''Bela lagi balas chat dari siapa? Kok serius amat, aku jadi di cuekin ni.''


''oh maaf ya, aku lagi balas chat dari Rena kemaren aku beliin Angga mainan. Katanya dia sangat menyukai mainan itu, aku jadi merasa bahagia meski tidak bisa melihatnya memainkan mainan itu.''


''oh ya bagus kalau begitu, maaf ya Bel berarti sampai sekarang kamu belum di perbolehkan Gala bertemu dengan Angga?''


''ya sampai sekarang kami belum pernah bertemu, untung ada Rena yang sering menghubungiku memberitahu keadaan putraku.''


''yang sabar ya, aku yakin suatu saat nanti kalian pasti akan berkumpul kembali.''


''ya semoga saja Frey, tapi aku tidak yakin lihat sendiri bagaimana Gala.''


''kita langsung pulang atau mau makan dulu ni, atau kamu mau kita jalan kemana gitu?''


''gak usah Frey, hari ini aku sangat capek mungkin lain waktu aja ya.''


''ok...gak masalah kapan pun kamu ada waktu aku akan selalu siap, kamu mau kemana? Ke bulan hayo.''


''iss... kejauhan kali Frey ke bulan, mampir dulu yok.''


''tunggu jangan turun dulu,'' Frey pun turun dan berlari membukakan pintu untuk Bela. Wanita itu pun turun dan mengajak Frey mampir tapi pria itu menolak dengan halus, dia tidak mau mengganggu Bela karena wanita itu pasti mau istirahat.


...****************...

__ADS_1


Lusi dan Gala Baru saja sampai di rumah, ya wanita itu ikut ke kantor suaminya setelah selesai makan siang. Gala menaruh tasnya dan dia langsung mencari putranya, melihat suaminya mencari Angga Lusi pun mengikuti suaminya.


Ternyata Rena sedang ada ruang bermain bersama Angga, gadis itu tidak menyadari kedatangan suami istri itu. dia sedang asik membalas chat dari Bela, sedangkan Angga sibuk dengan mainan baru yang di belikan oleh mamanya.


Melihat Rena Lusi langsung merebut hp gadis itu, dia pun membaca semua chat antara Rena dan Bela.


''sayang lihat dia asik membalas chat dari Bela, sampai sampai tidak menyadari kedatangan kita.''


''apa itu benar Rena? Apa yang kalian bicarakan hah? Mulai sekarang kamu gak boleh menghubungi Bela lagi.''


''tapi tuan bagaimana kalau susu Angga habis?''


''tinggal beli susu formula, selesai perkara.''


''tapi tuan dia tidak mau minum susu formula.''


''Rena apa kamu tidak dengar yang di katakan suamiku?''


''aku tidak yakin dengan gadis ini sayang, bagaimana untuk sementara waktu hp nya kita sita dulu.''


''jangan nyonya aku mohon.''


''terserah kamu aja sayang, aku mau ke kamar dulu.'' Gala pun pergi meninggalkan istrinya tanpa perduli apa yang akan di lakukan wanita itu kepada Rena.


''kamu dengar kan apa kata suamiku, mulai sekarang hp mu aku sita dulu. Dan mulai besok aku akan beli susu formula yang paling mahal untuk Angga, setelah itu aku akan membuang asi dari wanita itu mengerti.''


''tapi nyonya aku khawatir dengan Angga, bagaimana kalau dia gak mau minum susu formula?''


''kamu ini jangan sok tau, ingat ya kamu itu cuma pembantu jadi apa yang aku katakan kamu harus menurut.''


''baik nyonya'' Lusi pun pergi meninggalkan Rena yang panik memikirkan anak asuhnya, gadis itu pun turun ke bawah sambil menggendong Angga menemui bibik Emi.


''bik Emi tolong diumpetin susu Angga, nyonya akan membuangnya dan mengganti dengan susu formula.''

__ADS_1


''apa? Bagaimana ini Angga kan gak mau minum susu selain asi''


''sisain aja tiga botol lainnya simpan di wadah lain, mungkin nyonya tidak akan tau.''


''iya tapi Rena, bagaimana seterusnya nak? nyonya pasti akan memantau kita.''


''iya bik hp ku aja sudah di sita, kalau susu ini habis bagaimana menghubungi ibu Bela.''


''ya sudah naik sana biyar ini bibik yang urus, nanti ketahuan lagi.''


''baik bik aku naik dulu.'' Rena pun naik keatas menuju kamar Angga, gadis itu sangat mengkhawatirkan anak asuhnya. Sampai malam dia masih menjaga Angga karena Gala dan istrinya tidak pernah keluar dari kamar lagi semenjak tadi sore.


Biasanya selesai mandi Gala akan menyempatkan bermain dengan putranya, tapi semenjak istrinya berubah dia lebih memilih bersama istrinya di kamar dari pada sekedar bermain dengan putranya.


Setelah Angga tidur Rena masih berbaring di samping anak itu, lama kelamaan dia pun ikut tertidur juga. Sementara Gala dan istrinya baru selesai makan malam, mereka pun naik ke atas untuk beristirahat di kamar.


''sayang aku mau ke kamar Angga dulu kamu duluan aja, beberapa hari ini aku gak sempat bermain dengannya. karena kamu sekarang sangat nakal mengurung aku terus di kamar.''


''tapi sayang kamu suka kan? Ya sudah aku duluan ke kamar ya.''


''mm...'' Lusi pun pergi ke kamar mereka sedangkan Gala masuk ke kamar putranya. Begitu masuk dia melihat putranya sedang tidur bersama pengasuhnya, dia mendekat dan memperhatikan keduanya begitu damai mereka tidur sangat pulas.


Gala hendak menyelimuti gadis itu, saat mendekat dia tidak sengaja melihat pipi Rena yang masih ada air mata yang hampir mengering.


''sepertinya dia habis menangis, ada apa dengannya? Kenapa dia menangis sampai tertidur begini? dia sangat imut dan juga manis, aduh aku kenapa ya akhir akhir ini sering memperhatikan gadis ini. Sebaiknya aku pergi.''


Baru dia hendak berbalik Rena sudah bangun, menyadari ada majikannya gadis itu langsung berdiri dari kasur.


''silahkan tuan kalau mau menemui Angga, aku akan pergi ke kamarku Maaf tadi gak sengaja aku ketiduran.''


''oh kamu sudah bangun Rena, gak apa apa aku hanya ingin melihat putraku.''


''silahkan tuan aku permisi dulu.'' gadis itu pun pergi meninggalkan Gala, dia pun mendekati putranya mengelus kepalanya dengan lembut. Setelah puas memandangi putranya dia pun keluar meninggalkan Angga yang tertidur pulas.

__ADS_1


__ADS_2