
Australia
Damn it...
Disini urusan ku belum selesai tapi wanita kesayanganku sudah menghubungi ku.
Aku harus segera kembali ke London. Sebelum wanitaku melakukan hal bodoh yang mengancam keselamatan nya.
Mendapat pesan dari Yuna, Victor langsung terlihat panik dan mulai memasukkan beberapa baju kedalam kopernya.
"Siapkan pesawat dalam waktu 30 menit, aku akan kembali ke London sekarang"
Sesuai dugaan Caesar, Victor akan kembali dalam waktu 24 jam setelah menerima pesan yang dikirim dirinya melalui handphone adiknya Yuna.
"Gerry urus sisa nya dan untuk yang ini tunggu perintahku selanjutnya" Victor menunjuk sebuah foto pada anak bawahnya yang sudah menjadi tangan kanan nya.
"Baik Tuan"
Victor langsung menuju Bandara dimana pesawat sudah siap membawanya kembali menemui sosok wanita yang sudah lama tidak ditemuinya. Sebelum ke bandara Victor menyempatkan untuk membeli hadiah untuk adiknya.
Victor sudah berada dalam pesawat yang membawa nya menuju London.
Saat didalam pesawat Victor tidak henti menatap wajah Yuna yang tersenyum didalam pelukan dirinya memamerkan kotak berisi coklat favorit nya.
Tunggu aku..
Dan semoga kau suka dengan hadiah yang aku bawa untukmu ini..
Gadis kecil ku yang sekarang sudah menjelma sosok wanita yang sangat cantik..
Setelah ini aku janji tidak akan ada lagi kesedihan dalam hidupmu, aku akan menciptakan kebahagiaan disetiap detik yang kau lalui..
Termasuk menghabisi sampah yang sudah membuat mu kehilangan calon anakmu..
Dengan tangan ini aku akan menghabisinya, tidak peduli siapa pun itu.
Itu janjiku padamu Yuna Putri Morisa
Kediaman Moris
"Wow Victor sudah dalam perjalanan dan 2 jam lagi dia akan tiba dibandara" Caesar tertawa bahagia karena dirinya baru saja selamat dari pertanyaan adiknya.
"Hah kau serius, apa yang kau lakukan sampai membuat si kepala batu itu bisa langsung terbang kemari" Dave yang tengah minum pun tersedak.
__ADS_1
"Apa kau lupa apa kelemahan Victor..." Caesar tersenyum devil pada Dave
"Ah ya ya.. Kau memang saudaraku yang sangat memiliki otak pintar dibanding si Raffa"
Yuna sudah mau makan dan meminum obat nya, sehingga sekarang bisa kembali tertidur dikamar Dave.
Sebastian merasa senang dengan kedatangan Netra calon istri dari cucunya Raffael yang bisa membuat Yuna mau makan dan minum obat.
"Netra tidurlah disini, Yuna pasti akan senang saat dia bangun kau masih ada disini" Ucap Sebastian pelan
"Baiklah.." Netra menyetujui nya karena masih takut jika calon adik ipar nya kembali histeris saat bangun nanti.
"Raffa bawa Netra beristirahat dikamar yang biasa ditempati nya"
Raffael mengangguk lalu keluar dari kamar Dave dengan memeluk pinggang kekasihnya.
"Malam ini aku akan menemani tidurmu" Raffa berbisik pelan ditelinga Netra
"Tidak malam ini dan tidak disini Baby"
"Akan ku siapkan pakaian tidur special untukmu" bisik Raffa dengan nada sangat sensual
"Jangan gila, bahkan adikmu saja belum tahu tentang hubungan kita baby"
Raffa dan Netra sudah sangat intim dalam menjalani hubungan asmara jadi tidak heran jika Raffa berani menggoda kekasihnya secara langsung. Dan sebenarnya acara pertunangan Raffa dan Netra akan berlangsung dalam waktu 2 minggu lagi.
Semua persiapan sudah selesai hanya tinggal memberitahu adiknya saja Yuna.
Sementara Caesar dan Jemmy sudah berangkat menuju bandara untuk menyambut kedatangan Victor tanpa diketahui Raffa yang tengah sibuk dengan Netra didalam kamar. Sosok Victor lah yang paling ditakuti semua orang diantara keluarga Moris yang lain.
Setibanya di bandara Caesar dan Jemmy disambut para staff bandara yang sudah menundukan kepala saat Caesar dan Jemmy memasuki bandara. Dan langsung menuju lapangan lepas landas.
Pesawat yang membawa Victor sudah landing dan sosok lelaki tampan mulai berjalan menuruni pesawat.
"Welcome back Lord" Caesar memeluk Victor yang selalu memasang wajah malasnya
"Apa kau sudah tidak menyukai wanita hingga kau memelukku dokter Caesar"
"Haha Hey Victor ada apa denganmu" Jemmy menepuk pundak Victor dan memeluk lelaki yang sangat dekat dengan nya.
Victor menempelkan sebuah amplop besar berwarna coklat didada Jemmy tanpa mengatakan apapun. Jemmy tahu pasti isi amplop itu hal penting hingga sengaja dibawa Victor ke London.
__ADS_1
#**Victor Immanuel Moris
#**Victor Immanuel Moris
#Victor Immanuel Moris
#Victor Immanuel Moris**
#Gerry** (anak buah sekaligus tangan kanan Victor di Australia yang mengurus semua urusan selama Victor tidak ada)
.
.
.
.
***FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
__ADS_1
Thank You For Reading ☺***