Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Luluh


__ADS_3

Kantor Utama MARVELOUS GROUP


"Apa ini semua" Joe melemparkan berkas laporan keuangan salah satu aset kekayaannya


"Ma.. Maafkan saya Tuan Muda"


Seorang lelaki parubaya menjatuhkan tubuhnya dihadapan kaki Presdir Utama yaitu Joe yang terlihat sangat marah setelah melihat berkas laporan keuangan yang mengalami kerugian.


"Lee selesaikan"


Sudah lama tidak melihat Presdir murka, karna jika Yuna ada kantor tidak pernah sekali pun terjadi keributan.


Jadi Sekertaris Lee memilih memebereskan nya ditempat lain dengan tangan orang lain.


Kerugian yang dialami Joe memang tidak akan berpengaruh pada angka kekayaannya tapi Joe adalah orang yang sangat tidak suka dicurangi.


Joe hanya menyaksikan saat Lee menjatuhkan beberapa sentilan kecil seperti tidak peduli dengan yang sekertarisnya lakukan.


Lobi Kantor


"Nona Muda" Semua karyawan yang melihat Yuna sudah memasuki area kantor sangat kaget karna jika mengetahui yanh sedang terjadi didalam ruangan Presdir pasti akan marah.


"Apa Tuan Muda berada diruangannya"


"A.. Ada Nona" wanita yang menjadi resepsionis sangat kenal dengan Nona Muda nya sangat tidak menyukai kekerasa sehingga sangat bingung apa yang harus dilakukannya antar menahan atau membiarkan Nona langsung menemui Presdir


"Ada apa,,apa Tuan sedang ada tamu" Yuna sangat bingung melihat gelagat wanita yang ada dihadapannya


"A....Itu Nona" Wanita itu mencoba memberi tanda pada Presdir tapi tidak ada jawaban

__ADS_1


"Sudahlah,, saya akan menemui nya langsung" Yuna berlalu meninggalkan lobi dan menuju ruangan calon suaminya.


Habislah sudah setelah ini Presdir pasti akan marah karna membiarkan Nona Muda melihat yang sedang terjadi diruangannya.


Aku sudah menekan tombol darurat tapi kenapa anda tidak menyadari itu Tuan Muda.


Seketika tubuh wanita itu langsung lemas karna nasibnya sudah diujung tanduk dan pasti sebentar lagi dirinya akan dipecat.


"Hunny A...." Yuna yang langsung membuka pintu ruangan sangat kaget melihat seorang lelaki sudah babak belur


Joe yang menyadari kehadiran kekasihnya langsung berdiri dari kursi kerjanya dan berjalan kearah kekasihnya yang tengah berdiri mematung.


"Hunny bukankah kau sedang berjalan-jalan" memeluk tubuh kekasihnya


"Lepaskan aku" Yuna mendorong tubuh Joe dan berjalan menghampiri lelaki yang sudah terluka "Apa anda baik-baik saja tuan" Yuna menarik melepaskan tangan Lee yang mencengkram kerah baju lelaki itu.


"Maafkan saya Nona Muda, saya pantas menerima ini semua" Saat Yuna membantunya untuk berdiri Lelaki itu malah berlutut dan memegang kaki Yuna.


"Joe hentikan tidak seharusnya kau melakukan ini, apa kesalahan yang dia buat sampai Lee memperlakukan seperti ini"


"Maaf Nona Muda lelaki ini sudah memalsukan laporan keuangan salah satu aset MARVEL GROUP sehingga mengalami kerugian" Sekertaris Lee menunduk menjelaskan alasannya.


"Sebesar apa kerugiannya sampai dia seperti ini" Menatap Joe kesal walaupun Lee yang melakukannya tapi tanpa ada perintah dari kekasihnya ini semua tidak mungkin terjadi


"Memang tidak besar tapi dia sudah menipuku Hunny dan aku tidak menyukai hal itu" sambil memeluk calon istrinya dan mengusap rambutnya Joe berbicara sangat lembut seperti sedang baik saja.


"Lepaskan dia" Menatap lekat mata kekasihnya


"Baiklah" menghela nafas karna sudah pasti tidak bisa menolak kemauan calon istrinya "Sekertaris Lee bawa dia keluar dan obati lukanya sebelum dia keluar dari area kantor ini" Sekertaris hanya mengangguk atas perintah Tuan nya.

__ADS_1


"Jangan seperti" Sejak pertama menjalin hubungan sudah dua kali melihat kejadian seperti ini dan sejak saat itu Yuna memintaa agar tidak terjadi lagi.


"Maafkan aku,, kenapa kau tiba-tiba datang bukankah harus kau berjalan-jalan" menuntun Yuna duduk di sofa


"Tadi Ayah sama Ibu sudah kelelahan jadi memutuskan untuk kembali ke hotel untuk beristirahat Raina dan Reksa pun ikut beristirahat disana"


"Lalu kenapa kau tidak ikut beristirahat" menyandarkan kepala Yuna dipundaknya agar relax


"Aku ingin makan siang bersamamu makannya aku memilih datang kesini"


"Baiklah mari kita makan siang"


"Tapi aku ingin makan disini"


"Baiklah aku akan memesan beberapa makanan pasti kau lelah" Mencium ujung kepala kekasihnya.


Ruangan Sekertaris Lee


Tuan Muda...


Apa anda benar-benar sudah sangat jatuh cinta kepada Nona Muda sehingga tidak bisa menolak setiap perkataannya, bahkan anda membiarkan lelaki itu untuk pergi


Sekertaris Lee yang tengah merapihkan pakaiannya yang sempat berantakan karna adegan kecil yang baru saja berakhir.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2