
Hari ini adalah hari yang sudah sejak lama dinantikan oleh Netra yaitu meresmikan hubungan nya dengan lelaki yang sangat dicintai nya yaitu Raffael Zerendra Moris. Bukan hanya untuk Netra tapi hari ini menjadi hari yang sangat ditunggu teman baiknya Daniel karena di hari ini dirinya akan mendapatkan jawaban dari mantan kekasihnya.
Semua tamu sudah datang, dan berbincang bersama pasangan yang tengah berbahagia yaitu Netra dan Raffa.
Yuna dan Dave tengah duduk disebuah kamar vvip bersama Marvel menunggu acara inti dimulai dan menunggu Victor yang akan membawa seseorang untuk adiknya.
Didalam kamar itu Yuna memperlakukan Marvel dengan sangat baik hingga Marvel lupa jika sebelum nya Yuna tengah marah padanya.
Setelah hampir 30 menit menunggu kedatangan Victor, akhirnya Victor datang bersama seorang wanita berbalut gaun sexy.
Marvel sangat kaget kala melihat wanita yang dibawa Victor adalah Jenny, sebelumnya Yuna mengatakan jika kakaknya Victor akan membawa kekasih nya dan ternyata wanita itu adalah Jenny. Bukan hanya Marvel yang dibuat kaget tapi Jenny pun sama saat melihat ada sosok wanita yang sudah dia buat kehilangan bayi nyaa.
"Ow Ow selamat datang Nona Jenny, senang bisa bertemu denganmu lagi. sudah sejak lama aku ingin bertemu denganmu" Yuna berjalan sangat anggun dan raih tangan Victor untuk menjauh dari Jenny
"Victor kenapa kau mau digandeng wanita itu huh" Jenny mulai dibuat geram dengan tingkah manja Yuna pada Victor yang ternyata adalah kekasih Jenny di Australia.
"Apa Victor tidak memberitahumu jika aku adalah wanita yang paling istimewa dalam hidupnya" Yuna memeluk Victor dan Victor membalas pelukan Yuna dengan sangat mesra.
"Tidak mungkin" Teriak Jenny dengan tangan mengepal karena kesal.
"Kau perlu bukti,, baiklah kau akan lihat sendiri jika aku adalah wanita istimewa dalam hidup nya. bahkan dia sanggup menarik pelatuk ini tepat dikepalamu" Yuna mengambil pistol miliknya dari laci dan memberikan nya pada Victor, Marvel yang melihat sosok Yuna dibuat kaget.
"Lakukan..!!" suara Yuna yang pelan tapi masih terdengar jelas oleh Jenny yang berdiri mematung memandang pistol yang sudah mengarah pada dirinya.
Dooooor
Victor menarik pistol dan sukses mengenai lengan kanan Jenny dan Jenny langsung mengaduh kesakitan karena luka dilengannya.
"Awwwww,, kenapa kau sangat tega Victor" Jenny berbicara dengan suara menahan sakit.
"Wow kau lihat sekarang siapa wanita yang istimewa dalam hidup Victor.." Senyum tipis ditunjukkan Yuna pada Jenny yang tengah mengaduh kesakitan. "Sebelum aku beritahu siapa aku, aku ingin bertanya apa kau tahu nama belakang Victor..? mungkin selama ini kau hanya mengenal dia sebagai Victor Immanuel, dan jika kau tahu siapa dia kau pasti tidak akan mungkin mau datang ke pesta ini. Akan aku perkenalan siapa dia, dia adalah Victor Immanuel Moris.."
"Apa"
__ADS_1
"Ya dan sekarang kau sedang bermain dengan keluarga Moris. Dan untukmu Marvel aku beritahu alasan kenapa dulu sampah ini menolakmu itu karena dia lebih memilih Victor yang memiliki harta dan bisa memanjakan dirinya dibanding dirimu yang tidak sesukses sekarang" Yuna berjalan menghampiri Marvel yang masih duduk disofa bersama Dave. lalu Yuna memberikan pistol pada Marvel yang sebelumnya berada ditangan Victor.
"Buktikan jika tidak ada lagi wanita lain dalam hidupmu selain diriku, Setelah kau membuktikan nya aku akan dengan senang hati kembali padamu. Buktikanlah Habisi sampah itu" Yuna meletakkan pistol miliknya ditangan Marvel yang tengah menatap wajah wanita yang sekarang berubah 180° dari yang dulu dikenalnya sangat lembut.
"Bukankah dirimu tidak menyukai kekerasan Hunny kenapa sekarang kau berubah seperti ini..?" Marvel mendekap pipi Yuna dan memandang lebih dalam mencoba meyakinkan istrinya.
"Kenapa kau tidak bisa melakukan nya..?" Yuna mengambil pistol miliknya lalu mengarahkan nya pada Jenny.
"Baiklah aku akan memberimu pilihan habisi sampah itu dari hidupmu dan aku akan kembali bersamamu tapi jika dirimu tidak bisa maka tanda tangani surat perceraian ini" Yuna menyodorkan pistol dan surat cerai dihadapan Marvel.
Setelah beberapa saat Marvel terdiam akhirnya Marvel membuka mulut nya dan memberi jawaban atas permintaan Yuna.
"Aku tidak ingin ada darah disini" Marvel mengusap frustrasi wajahnya, yang tidak akan bisa jika harus menghabisi Jenny.
Yuna yang mendengar itu sudah yakin keputusan apa yang akan dirinya ambil hingga memberi isyarat pada Dave. mendapat isyarat itu Dave mengeluarkan handphone nya dan terlihat sedang mengirim pesan.
"Baiklah aku sendiri yang akan melakukan nya.." Yuna mengambil pistol yang sebelumnya ada dihadapan Marvel kini sudah kembali berada dalam genggaman tangan Yuna.
"Kau tahu wanita sampah sebelumnya aku sudah merelakan Marvel bersamamu tapi setelah apa yang kau lakukan pada bayi dalam kandunganku, kau bener-benar sudah membuatku hilang kesabaran. Dengan kehilangan Marvel tidak menjadi masalah besar bagiku tapi dengan kehilangan calon anakku sudah membuatku ingin menghabisi mu dengan tanganku" Yuna berbicara dengan wajah merah yang dipenuhi kemarahan.
"Bagaimana Marvel,, kau sekarang bisa melakukan nya" Yuna kembali menyodorkan pistol pada Marvel. Dan Marvel masih tidak mau menerima pistol yang diberikan Yuna.
"Baiklah...."
Doooor Doooor
Dua tembakan terdengar dan timah panas itu mengenai kaki Jenny yang langsung terlihat darah segar mengotori lantai kamar mewah itu.
Jenny kembali menjerit mendapatkan hadiah timah panas yang kini diberikan oleh Yuna.
"Sekarang kau tanda tangani surat cerai itu sebelum aku benar-benar membuat kepala sampah ini hancur dan membuat kamar hotel ini menjadi kotor"
Dave menyodorkan surat cerai pada Marvel dan pada akhirnya Marvel menandatangani nya.
"Aku tak menyangka jika kau bener-benar menandatangani nya hanya untuk melindungi sampah menjijikkan ini" seringai tipis terlihat diwajah Yuna saat matanya bertemu dengan mata Marvel.
__ADS_1
"Aku bukan dirimu yang sanggup menghabisi nyawa seseorang Tuan Marvel, ternyata kau masih belum bisa mencerna setiap perkataanku. aku hanya membuat nya tidak bisa melanjutkan karirnya sebagai model bukan menghabisi nya. Kau lupa aku mencegahmu untuk menghabisi Stev dimalam pertama kita, itu karena apa? karena aku tidak pernah mau orang yang aku sayangi mengotori tangannya. dan sekarang aku hanya memintamu menghabisi sampah ini dari hidupmu bukan memintamu membunuh nya, seharusnya kau bisa mencerna setiap perkataanku" Yuna kembali menyimpan pistol miliknya kedalam laci dan merapikan gaunnya karena ini sudah waktunya untuk dirinya memulai lembaran baru hidupnya.
"Bawa sampah ini menjauh dari hadapanku dan bersihkan kamar ini jangan sampai ada darah kotor tersisa"
Yuna berjalan keluar bersama Dave dan Victor meninggalkan Marvel yang sedang meratapi kenyataan sekarang dirinya sudah benar-benar kehilangan sosok Yuna.
#Yuna Putri Morisa
.
.
.
**FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Thank You For Reading ☺**
__ADS_1