
Semua penghuni rumah baru seperti kelelahan karna pesta yang berlangsung hingga larut malam.
Mirna dan Kirana yang akan tinggal bersama Yuna dirumah yang Joe berikan sebagai hadiah untuk Yuna.
Joe melakukan hal itu agar Yuna tidak merasa kesepian tinggal hanya dengan pelayan dan tidak mungkin Joe tinggal bersama Yuna karna saat ini mereka belum menikah.
Joe sangat mempersiapkan segala sesuatunya termasuk ruang kerja Yuna yang kalau seandainya sedang tidak ingin pergi kekantor Yuna bisa bekerja dirumah.
Sebagai calon istri dari pewaris tunggal kekayaan MARVELOUS GROUP tidak heran jika Yuna mendapat semua fasilitas yang sangat mewah.
Joe yang tidur dikamar atas tapi berbeda kamar dengan Yuna pagi iti sudah bangun dan membawa sarapan yang sudah disiapkan langsung olehnya untuk calon istrinya yang masih tertidur pulas.
Joe membuka pintu kamar dan melihat kekasihnya masih tertidur, seluruh tubuhnya terrutup selimut hanya wajah manisnya saja yang telihat.
Sarapannya yang sudah dibawanya disimpan dimeja yang ada disudut ruangan tepat disamping jendela kamar yang jika tirai dibuka menyuguhkan pemandangan kebun bunga yang indah.
Kamu membuatku jatuh cinta setiap hari
Pantas saja jika Putra dan Putri ku sangat senang bersamamu, kamu memiliki pesona tersendiri.
Kamu hanya milikku, terserah kamu mau suka atau tidak dengan caraku mencintaimu.
Yuna mulai merasa terganggu tidurnya dengan ulah jail Joe yang mengusap-ngusap pipinya.
"Mmmmm" Yuna mulai membuka matanya perlahan
"Morning Hunny, bagaimana tidurmu" mencium mata Yuna yang belum bisa terbuka sempurna
__ADS_1
"Hey kenapa sepagi ini kau sudah ada dikamarku"
"Apa kau lupa kalau tadi malam kita... " Joe tersenyum devil diikuti cubitan gemas dipipi Yuna
"Haha kau pikir aku semalam mabuk sampai bisa kau bohongi hah" Yuna terkekeh melihat wajah Joe yang mencoba menjahili nya.
"Bangunlah aku sudah membawa sarapan untukmu" Joe mengangkat satu alisnya karna gagal menjahili kekasihnya
"Kau yang menyiapkannya" melirik sarapan yang ada dimeja
"Lalu kau pikir siapa lagi Nona manis" mencium pipi kekasihnya lalu menarik tubuh kekasihnya yang masih terus berbaring ditempat tidur
Yuna turun dari tempat tidur dan mengikuti langkah kaki kekasihnya. "Aku mau menunjukan sesuatu padamu" menarik tangan Yuna dan berhenti tepat didepan jendela kamar yang masih tertutup tirai.
Sreeeeeeleeeekk...
Yuna yang melihat pemandangan didepan jendela kamarnya langsung melangkahkan kaki membuka jendela dan beberapa saat Yuna menghirup udara segar dengan memejamkan mata menikmati udara yang dihirupnya.
Joe yang melihat Yuna yang sangat menikmati hadiah kecilnya berjalan mendekati Yuna dan memeluknya dari belakang.
"Kau menyukai hadiah kecil ini" berbisik lembut ditelinga kekasihnya yang masih memejamkan mata
"Kau tau aku lebih menyukai hadiah kecil seperti ini daripada hadiah yang menghabiskan banyak uang" Yuna membalikkan tubuhnya sehingga bisa melihat wajah tampan yang sudah memberinya hadiah.
"Apapun yang kau minta akan ku berikan tapi ingat jangan melakukan hal yang tidak aku sukai"
"Apa itu,, katakan lebih jelas"
__ADS_1
"Jangan membuatku kesal ini masih pagi" menarik tubuh kekasihnya sedikit kasar.
Yuna hanya tertawa melihat wajah merah kekasihnya menahan kesal.
"Aku hanya milikmu" berbisik pelan pada kekasihnya
"Buktikanlah" Joe semakin menarik tubuh kekasihnya kedalam dekapan nya sehingga tidak ada jarak sedikit pun.
"Aku akan membuktikannya setelah kau menikahiku" lagi-lagi Yuna hanya berbisik pada kekasihnya yang sudah terlihat gelisah
"Now" Joe yang sudah terlihat tidak karuan mulai mendaratkan beberapa kecupan dileher kekasihnya
"Bersabarlah, Setelah aku menjadi istrimu apapun yang kau inginkan pasti kau dapatkan"
Kata-kata Yuna membuat Joe berhenti dari aktivitasnya dan menatap lekat mata calon istri yang sedang berada dipelukannya.
"Baiklah aku akan bersabar untuk beberapa saat tapi ingat setelah waktu itu datang tidak akan ada penolakan dengan alasan apapun"
"Percayalah" Memeluk erat tubuh calon suaminya
Setelah melakukan drama romantis yang kesekian kalinya Yuna menikmati sarapan yang sudah Joe siapkan.
Terlihat Yuna sangat menikmati sarapannya karna Joe menyuapi dengan penuh kelembutan.
.
.
__ADS_1
.