
"Saya harap kalian tenang..."
" Silahkan dok jelaskan kondisi Yuna seperti apa sekarang" Joe yang ikut ke ruangan dokter terlihat sama khawatirnya dengan orangtua Yuna, tapi dia tetap menunjukan wajah dingin nya.
"Jadi Yuna sekarang ini mengalami Amnesia Lakunar,
orang yang mengalami amnesia ini akan mengalami hilangnya ingatan mengenai suatu peristiwa secara acak. Amnesia jenis ini tidak akan merusak ingatan di masa lalu atau yang baru saja terjadi. Amnesia jenis ini terjadi karena seseorang mengalami kerusakan pada bagian otak yang terjadi pada limbik. Jadi tidak heran jika sekarang Yuna sedikit tidak mengingat masa lalu nya. Ingatan nya akan kembali jika dia bertemu atau berinteraksi dengan orang dimasalalu nya. dan itu akan lebih merangsang otak nya untuk mengingat semua nya. tapi jangan sekali pun memaksa nya untuk mengingat memori dimasalalu nya yang hilang secara paksa itu akan membuat diri nya tersakiti dan merasa terbebani.
"Memori seperti apa yang tidak Yuna ingat dok" Joe yang terus bertanya mewakili kedua orangtua Yuna yang terlihat masih sulit percaya dengan keadaan nya sekarang, bahkan mereka belum menemui Yuna karena belum sanggup jika anak nya nanti tidak mengenali mereka.
"Tergantung Tuan, kadang si penderita tidak mengingat kenangan indah dimasa lalu nya tapi tidak jarang banyak yang bahkan tidak mengingat masa-masa yang sulit dalam hidup mereka. kita lihat saja sejauh mana Yuna kehilangan ingatannya"
"Kalau Yuna tidak mengingat masa sulit nya saya sangat senang dok" air mata mulai menetes membasahi pipi ibu Yuna
"Bu sudah jangan di ungkit-ungkit lagi,, sudah" memeluk istri nya yang pasti sedang teringat masa-masa sulit Yuna
Ada apa dengan masa lalu Yuna sampai ibu nya menginginkan anak nya kehilangan ingatan tentang itu.
Joe berdiri melangkah menjauh dari orangtua Yuna untuk menghampiri Sekertari Lee.
__ADS_1
"Sekertaris Lee tolong cari tau seperti apa Yuna dan seperti apa kehidupannya di masa lalu atau semua tentang Yuna" berbisik pada sekertaris agar tidak ada yang tau apa yang ia bicarankan. Setelah mendengar perintah dari Tuan nya sekertaris Lee langsung pergi meninggalkan ruangan dokter.
Sementara menunggu kabar dari sekertaris nya, Joe mengajak orangtua Yuna untuk makan siang sebelum menemui Yuna..
"Bagaimana Lee kamu sudah mendapatkan yang aku minta" Joe yang baru beberapa jam saja memberi sekertarisnya tugas sudah langsung mengirim pesan tidak sabar untuk segera mengetahui informasi nya.
Argghhhh Tuan muda bersabar sebentar saja
Wajah lebih berubah kesal membaca pesan masuk pada handphone nya.
"Sudah saya kirim lewat email Tuan muda, silahkan Tua lihat" Membalas pesan Tuan nya karna kalau membuay menunggu sebentar saja maka akan habislah dirinya
Tanpa membaca semua isi pesan yang masuk Joe langsung melihat email yang dikirim Lee.
"Tuan,,,Nyonya sebelum kita pergi menemui Yuna saya ingin berbicara sesuatu tentang Yuna..."
"Tentang Yuna.... " Ayah Yuna menatap istri nya bingung dan kaget mendengar ucapan Tuan kaya raya di hadapan nya itu.
"Saya sudah mengetahui semua tentang Yuna dan tentang sakit hati Yuna yang sampai mengirim nya datang ke sini. Maka dari itu Saya ingin membuat kesepakatan dengan kalian orangtua Yuna"
__ADS_1
"Kesepakatan seperti apa Tuan.."
"Saya akan menjadikan Yuna sebagai orang yang berarti dalam hidup saya ya meski alasan untuk saat ini karna kedua anak saya sangat senang saat bersama Yuna tapi saya akan mencintai Yuna dengan cara saya"
"Apaa,, Maksudnya Tuan" merasa kaget mendengar perkataan lelaki yang baru saja di temui nya beberapa ibu Yuna meremas tangan suaminya yang ada dibawah meja.
"Iya saya ingin menjalin hubungan serius dengan putri anda, kalian tenang saja saya bukan orang yang akan membuat hati seseorang sakit dan saya berjanji tidak akan memberi luka yang kedua kali nya pada putri anda nyonya tapi dengan satu syarat jangan mengungkit sekalipun tentang masalalu Yuna apalagi tentang pria yang pernah ada di hidupnya, sebagai imbalannya saya akan membuat Yuna tidak mengingat masalalu nya dengan membawa nya ke dokter ahli yang bagus. apa kalian setuju? "
"Maaf kalau saya Lancang Tuan, tapi apa jaminannya anda tidak akan menyakiti anak kami"
"Nyawa saya "
Deeegggg..
Medengar ucapan tegas Joe seketika seperti menghipnotis dan membuat tidak ada keraguan sedikitpun sehingga kesepakatan diantara mereka telah disetujui satu sama lain.
.
.
__ADS_1
.
.