Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Terulang


__ADS_3

Marvel dan Yuna sudah kembali berada didalam kamar.


Yuna sedikit kaget dan tidak percaya bahwa suaminya hampir menghilangkan nyawa sahabat nya sendiri.


Yuna manatap wajah suaminya yang masih menunjukkan kekesalan.


"Marvel,,, ada apa denganmu kenapa kau terlihat selalu emosi jika berhadapan dengan Stev..? "


"Jangan kau sebut lagi nama lelaki itu" Ucap Marvel dengan tegas


"Tapi kenapa, apa masalah nya.. " Yuna terus melontarkan pertanyaan pada suaminya


"Dia selalu mengatakan akan merebut mu dari ku" Marvel tiba-tiba memeluk wanita yang ada di samping nya.


"Huh,, hanya karena itu dirimu hampir membuat nyawa orang melayang. Bahkan kau tahu aku tidak mungkin melakukan hal itu karena aku sudah memilih mu"


Marvel menarik nafas panjang dan menatap wajah wanita yang selalu bisa membuat nya merasa nyaman dan tenang.


Karena tatapan itu sangat meneduhkan.


"Berjanjilah kau tak akan pernah meninggalkanku apapun yang terjadi sekalipun aku jatuh miskin"


"Apa yang kau katakan, aku tidak mencintai hartamu tapi


aku mencintaimu. promise.." Yuna mencium pipi lelaki yang sudah menjadi suaminya.


Tanpa disadari Marvel kembali melakukan aktivitas nya, Yuna yang menyadari jika itu sekarang sudah menjadi kewajiban nya melayani suami nya dan menuruti semua keinginan atas dirinya.


Tubuh Yuna sudah basah oleh keringat dan kembali merengek meminta untuk menyudahi aktivitas yang dilakukan suaminya.


"Hunny,, biarkan aku beristirahat, apa kau mau membuat ku pingsan karena kelelahan" Yuna menatap Marvel dengan tatapan sayu


"Ah baiklah aku akan membiarkan mu beristirahat karena besok kita akan melakukan perjalanan ke London. tapi kita akan kekantor dulu ada urusan yang harus aku selesai kan sebelum kita berangkat" Marvel membaringkan tubuh nya di samping tubuh istrinya yang sudah tidak berdaya.


Sejak pertama memasuki mansion Marvel benar-benar mengurung wanita cantik yang sudah tertidur dipelukan nya. dan terus mengerjai nya diatas tempat tidur.


Bandara xxxx

__ADS_1


Andi yang sudah bisa kembali karena semua urusan nya telah selesai. Tidak membuang waktu hingga langsung mengambil penerbangan menuju Korea.


Andree sudah menunggu di Bandara untuk menjemput Andi terlihat sedang menelfon dengan seseorang.


"*Ingat jangan samapai bocah itu tahu"


"Baik Tuan"


"Pastikan besok bocah itu datang kekantor"


"Baik Tuan semua akan saya atur "


Tut Tut Tut*......


Andree yang sudah melihat Andi berjalan membawa koper langsung melambaikan tangannya.


"Akhir nya balik juga Mas" Andree memeluk Andi


"Ya aku heran beberapa waktu lalu pasporku tidak bisa digunakan bahkan ditahan pihak bandara "


"Lupakan semua itu yang penting sekarang kamu udah balik kesini"


"Mas lupakan Yuna, sekarang dia sudah menjadi istri dari orang yang sangat disegani disini. jangan buat dirimu dalam masalah "


"Huh kau benar Ndree,, tapi apa aku bisa bertemu untuk yang terakhir "


"Aku tidak yakin, karena besok Presdir akan membawa istrinya ke London untuk waktu yang cukup lama" Andi tertunduk lemas mendengar kata-kaya sahabat nya.


Keesokan Hari


Marvel sudah terbangun lebih dulu, saat matanya terbuka sekarang ada sosok bidadari cantik disamping nya.


Marvel menatap wajah cantik yang sudah membuat nya bertekuk lutut sedang tertidur nyenyak.


Saat Mavel membuka selimut dan hendak turun dari tempat tidur, ada noda merah di seprai nya. Marvel hanya tersenyum karena itu adalah tanda kemenangan nya.


Saat Marvel kembali dari kamar mandi, Istrinya ternyata masih belum bangun.

__ADS_1


"Dirimu pasti lelah karena perbuatan ku tadi malam" Marvel mencium lembut bibir Yuna dan hal itu sudah membuat Yuna membuka matanya secara perlahan.


"Hey,, kau terlihat sangat tampan.. apa ini sudah pagi"


"Lihatlah" Marvel menunjuk kearah jendela yang sudah terbuka dan ada sinar disana.


"Ah kenapa kau tidak membangunkan ku" Yuna menarik tubuhnya untuk duduk bersandar ditempat tidur


"Aku tidak tega membangunkan mu karna melihat mu tidur sangat nyenyak" Marvel mencium kening istrinya "Mandilah aku akan membawakanmu sarapan kemari"


"Baiklah "


Yuna berjalan dengan lemah karena tubuh nya terasa remuk akibat ulah suaminya.


Tubuh Yuna mulai diguyur air hangat dan langsung membuat nya lebih relaks dan terasa lebih segar. Yuna berjalan menuju ruang ganti membuka lemari baju yang sudah terusun rapi dengan model yang terlihat mewah dan elegan.


Yuna memilih dress berwarna hitam dengan model yang menutupi bagian leher, karena untuk menutupi tanda merah yang sudah disematkan suaminya.


Marvel sudah menyiapkan menu sarapan diatas meja dan langsung menikmati bersama istrinya. Setelah selesai sarapan Marvel langsung bergegas menuju kantor utama MG untuk menyelesaikan satu urusan lagi sebelum melakukan perjalanan bersama istrinya.


.


.


.


.


***FYI


Hallo..


Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..


Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..


Dan diusahakan setiap hari up ya..

__ADS_1


Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..


Thank You For Reading ☺***


__ADS_2