Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Lebih Dekat


__ADS_3

2 Minggu kemudian


Hubungan Yuna dan Presdir bukanlah rahasia lagi dan dengan jelas Presdir sudah mengumumkan tentang hubungan nya dengan Yuna.


Raina dan Reksa sangat senang setelah mengetahui hubungan Daddy nya dengan wanita yang memberi kebahagian tersendiri pada hidup mereka.


Ketua yang sudah mengetahui hubungan putra nya dengan seorang gadis tidak memberi penolakan karna mengetahui cucu-cucu nya bahagia dengan kehadiran Yuna.


"Joe siang ini ajak Yuna untuk makan siang bersama ditempat biasa"


Ketua yang memberi kabar dengan mengirim pesan pada Joe atas rencana agar lebih mengenal calon menantu nya dan menjadi lebih dekat.


"Baiklah aku akan mengajak Yuna saat makan siang nanti"


Joe yang sedang duduk diruangan langsung berdiri hendak menuju ruangan Yuna yang tepat berada di samping ruangan nya.


"Jangan ada satu hal yang menggangu waktu ku dengan Nona Yuna kalau pun ada kau tangani dulu Lee" Joe yang sudah berdiri didepan pintu masuk ruangan Yuna langsung membuka pintu sementara sekertaris Lee hanya menganggukan kepala.


"Hey Hunny..apa semua baik-baik saja" Yuna yang sedang sibuk mengerjakan rancangan proyek hanya melihat jam karna tidak biasanya datang keruangan masih jam segini, Yuna masih duduk tanpa berdiri menyambut kekasihnya


"Apa kamu sedang sibuk sampai tidak memberiku pelukan" Joe yang terus berdiri tidak beranjak dari depan pintu selalu bertingkah konyol saat Yuna mengacuhkan nya.


"Hemmm Biaklah baiklah" berjalan mendakati Joe dan langsung memeluk kekasihnya


"Ayah mengajak mu untuk makan siang bersama hari ini" Joe yang membalas dengan lebih erat pelukan Yuna

__ADS_1


"Benarkah,, Apa kedua anakku juga ikuut" sedikit mengangkat kepala nya agar bisa menatap mata Joe


"Hemmm aku lupa bertanya soal itu, tapi kalau kamu mau aku akan atur semua" mencium kening Yuna


"Baiklah bisa tolong lepaskan pelukanmu Tuan, ini kantor tidak enak jika terlalu lama" sedikit mendorong tubuh Joe tapi Joe malah menggeratkam pelukan pada Yuna.


"Apakah kamu lupa kalau aku pemilik kantor ini, hah"


Joe yang kekeh tidak mau melepaskan pelukan hanya menarik Yuna ke arah sofa.


Sementara diluar ada suara sedikit perdeban mulai terdengar.


"Maaf sekertaris Lee tapi saya harus bertemu dengan Nona Muda izin kan saya masuk"


"Maaf sekertaris Lee saya menemui Nona juga karna ini tentang salah satu proyek Nona"


Maafkan aku sudah berbohong tapi ini tentang Andi dan hanya Mba Yuna yang bisa bantu.


"Baiklah saya akan membantu anda karna saya tau semua proyek Nona Muda, Mari saya bantu"


Arghh damn harus dengan cara apa lagi ini, mba ayo dong keluar masa gak denger suara aku sih


Kirana mulai kebingungan mencari alasan agar bisa bertemu dengan Yuna.


Sementara Yuna yang tidak bisa pergi dari pangkuan Joe karna terus saja ditahan.

__ADS_1


"Joe please lepasin biar aku lihat dulu diluar ada apa, aku seperti mendengar suara Kirana" mengusap lembut rambut Joe yang bersandar didada Yuna.


"Aku masih ingin seperti ini, apa kau tidak mengerti Hunny" Joe mulai merengek tidak ingin melepaskan pelukannya dari Yuna


"Baiklah aku memberi mu pilihan, lepaskan pelukanmu lallu biarkan aku melihat keluar maka akan aku turuti kemauan selama 2hari dan kalau kau masih seperti ini maka setelah kamu puas memeluk ku dan keluar dari sini aku tidak akan berbicara selama 1minggu kepadamu. Bagaimana Tuan Muda yang mana pilihanmu"


"Arghh kau selalu memberiku pilihan sulit, Baiklah baiklah aku memilih yang pertama" Joe sudah mulai melonggarkan pelukannya tanpa di diduga saat Yuna sudah berdiri tangannya ditarik Joe dan sontak membuat Yuna terjatuh lagi pada pelukan Joe


"Ah Joe kamu" memukul dada Joe karna sedikit kesal


"Berikan aku ini"


Belum sempat memberi jawaban, Joe sudah **** b**ir Yuna dengan sedikit kasar.


"Joee,, kebiasaan deh" Yuna berdiri berjalan membuka pintu dan meninggalkan Joe yang telihat puas sudah mengerjai Yuna


Ceklekkk


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2