
Semua orang yang ada dikediaman Moris sudah berkumpul dimeja makan termasuk Marvel yang sudah duduk disamping istrinya untuk menikmati makan malam bersama. Hanya sosok Dave yang tidak terlihat ada disana dan membuat Yuna merasa aneh karena sebenarnya Dave sudah berada dirumah sejak sore.
"Bi.. kemana kakaku Dave..?" Tanya Yuna pada seorang pelayan yang menjadi kepala pelayan dirumah itu.
"Tuan Dave tidak ikut makan Nona, beliau sedang sakit tadi badannya panas seperti nya Tuan Dave demam Nona.."
"Hah kenapa tidak ada yang memberitahuku, apa kau sudah memanggil dokter..?"
"Aku akan memeriksa nya" Netra berdiri dari duduknya lalu pergi menuju kamar Dave dan Yuna pun ikut berdiri hendak menyusul Netra yang sudah berjalan duluan, tapi Marvel meraih tangan Yuna mencoba menahan agar Yuna tidak pergi dari meja makan.
"Makanlah duluan aku harus melihat kondisi kak Dave.." Yuna melepaskan genggaman tangan Marvel dengan halus lalu pergi menuju kamar Dave.
Saat Yuna membuka pintu kamar Dave, Yuna melihat Dave tengah berbaring ditutupi selimut dan ada Netra yang sedang memeriksa kondisi Dave.
"Hey boy are you okay..?" Yuna duduk ditepi tempat tidur lalu mengusap lembut pipi Dave
"Dave hanya demam biasa cantik, dia harus makan agar bisa meminum obat dan beristirahat" Ucap Netra dengan terus memperhatikan perlakuan Yuna pada lelaki yang tak lain adalah kakak nya.
"Baiklah aku akan membawa makanan untukmu kak dan aku yang akan menyuapimu" Yuna Berjalan keluar kamar Dave menuju meja makan.
"Aku akan makan bersama kak Dave dikamar dan mungkin aku akan menemani dia malam ini. jadi kau tidurlah dikamarku" Saat sedang meletakkan beberapa makanan dalam piring Marvel terus memperhatikan wajah khawatir istrinya.
"Adikku selalu memperlakukan kami seperti itu jadi tidak heran jika dia lebih memilih untuk tidur bersama Dave yang sedang sakit dibanding dirimu Marvel" Ucap Victor ditengah-tengah makan malam.
Flashbsck On
"Dave kau harus membantuku menjauhkan Yuna dari lelaki brengse*k itu, jangan sampai malam ini mereka tidur berdua" Netra berbicara dengan pelafalan yang sangat cepat membuat Dave geram lalu menyentil jidat Netra.
"Tenanglah,, kenapa kau sangat panik, bukaan hanya dirimu yang tidak ingin adikku tidur bersama dengan lelaki brengse*k itu aku pun sama. Jadi katakan apa rencanamu..?"
Netra menjelaskan rencana nya pada Dave, Dave mengangguk paham dan langsung menyetujui rencana Netra tanpa ada bantahan.
Maafkan aku Manis harus berbohong dan berpura-pura sakit yang pasti akan membuat mu khawatir.
Dave tahu betul seperti apa adiknya yang akan sangat ribet saat ada salah satu dari mereka yang sakit dan akan menjadi sangat posessive. Sementara Netra yang seorang dokter bukan hal sulit membuat tubuh Dave terasa panas saat dipegang.
Flashback Off
Yuna menyuapi Dave dengan sangat telaten terlihat sudah biasa dengan perlakuan penuh perhatian pada Dave.
__ADS_1
"Kenapa kau selemah ini myDave, aku tidak suka melihatmu seperti ini" Yuna memeluk tubuh Dave dan menunjukan raut wajah sedih
"Aku hanya demam, jangan terlalu berlebihan.." Dave mengusap lembut rambut Yuna
Diruangan lain Marvel terlihat sangat gelisah memikirkan istrinya yang sedang didalam kamar lain bersama lelaki lain.
Marvel yang berada didalam kamar milik Yuna terus mondar mandir memikirkan cara agar bisa membawa istrinya keluar dari kamar Dave.
Saat Marvel tengah memikirkan cara untuk membawa istrinya, pandangan matanya terfokus pada sebuah meja yang berisi banyak foto tertata sangat rapi.
Dimeja itu ada banyak moment kebersamaan antara Yuna dan para lelaki tampan yang tak lain lelaki keluarga Moris yang diabadikan dalam sebuah bingkai foto dengan note disetiap bingkai.
Kau sangat manis Hunny..
Dana mereka terlihat sangat menyayangimu....tak heran mereka mengirim Jemmy sebagai bodyguardmu..
Disini dirimu terlihat menyayangi mereka, pantas saja kau sangat khawatir saat mendengar Dave sakit, tapi aku masih belum rela jika malam ini kau harus tidur bersama Dave..
Marvel yang tidak bisa tenang nekad menghampiri Yuna yang tengah berada dalam kamar Dave. Saat pintu mulai terbuka Marvel bisa melihat jika istrinya sudah tertidur dalam pelukan Dave.
Dave yang juga terlihat sudah terlelap bersama Yuna dibawah cahaya lampu yang tidak terlalu terang.
Mendapat perlakuan itu, Yuna perlahan membuka matanya dan setelah terbuka Yuna dibuat kaget dengan keberadaan Marvel.
"Sedang apa kau disini Marvel,, Dave sedang sakit, keluarlah jangan mengganggu waktu istirahat Dave" Yuna berbicara dengan suara pelan karena takut jika Dave terbangun
"Seharusnya kau tidak bersamaku, bukan dengan lelaki lain" Marvel menarik tangan Yuna yang memaksa Yuna harus turun dari tempat tidur sebelum Dave terbangun.
Yuna meninggalkan Dave yang masih terjaga dalam tidurnya dan membawa Marvel ke dalam kamar miliknya.
"Kau bahkan sudah tahu siapa lelaki itu, kenapa kau masih mempermasalahkannya" Yuna menatap wajah Marvel dengan penuh amarah.
"Tapi dia bukan kakak kandungmu, dia hanya sodaramu"
"Lalu apa kabar dengan yang kau lakukan bersama sampah itu huh..!!!" Suara Yuna semakin meninggi karena wajah Jenny kembali muncul dalam pikiran nya.
"Aku merindukanmu dan calon anak kita Hunny" Marvel mengalihkan pembicaraan karena dirinya pasti akan terpojok dengan perkataan istrinya.
Deeeeeeeg
__ADS_1
Yuna menjadi lemas dan langsung memegang perutnya mengingat dirinya sudah kehilangan bayi yang ada dalam kandungannya. dan itu karena ulah Jenny.
"Jawab pertanyaanku Marvel, apa yang sudah kau lakukan dengan sampah menjijikkan itu huh" Yuna menarik kerah baju Marvel dengan kedua tangannya
"Lupakan hal itu sekarang dalam hidup ku hanya ada dirimu, aku sudah mencampakkan Jenny dihadapanmu langsung,, apa itu belum cukup..?!"
Jelas belum Marvel, karena aku telah kehilangan bayi yang ada dalam kandunganku karena sampah menjijikkan itu
"Kau pikir aku wanita yang memiliki hati penuh dengan maaf, sampai aku harus selalu memaafkan dan melupakan semua rasa sakit yang aku alami..!!!"
Marvel tertunduk frustrasi mengingat keegoisan dirinya yang menginginkan dua wanita sekaligus dalam hidup nya. Dan sekarang Yuna yang jelas-jelas tulus mencintai nya sudah tergores hati nya..
Yuna menatap Marvel yang tertunduk dengan sorot mata penuh amarah.
Cinta tulus yang aku berikan untuk mu kini sudah hilang bersamaan dengan luka yang kau goreskan dihatiku..
.
.
.
**FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
__ADS_1
Thank You For Reading ☺**