
Mengetahui Daddy nya sedang makan malam dengan Yuna dan tidak mengajak nya, Raina meminta supir pribadi nya untuk mengantar ke restoran dimana Daddy nya berada.
Mendapat izin dari sang kakek untuk menyusul Daddy dan bukan ancaman lagi bagi supir yang membawa Raina ke sana.
Kalau tidak ada izin dari kakek nya itu hanya akan membuat supir itu mati di tangan sekertaris Lee.
****
Setelah merasa puas dengan makan malam dan perbincangan dengan Yuna, Joe mempersilahkan Yuna untuk pulang.
"Terimakasih Tuan atas jamuan makan malam nya" berdiri dari kursi dan menundukan kepala
"Iya,, pergi pulanglah hari sudah malam" Mengangkat 2 jari pada Lee memberi isyarat untuk mendekat
"Lee tolong antar dia sampai keluar"
"Baik Tuan Muda."
"Mari Nona saya antar.. "
"Baiklah saya permisi Tuan"
Yuna berjalan mengikuti Sekertaris Lee yang berjalan di depan nya.
Perasaan apa ini kenepa aku merasa senang dengan makan malam ini
__ADS_1
Melihat Yuna sudah meninggalkan meja, Joe tidak sedikit pun memalingkan pandangannya dari Yuna yang berjalan membelakangi diri nya tanpa menoleh ke belakang.
Kenapa dia bisa membuat anak-anak bahagia dan selalu terlihat senang.
Setelah mengetahui sejak kapan mereka mulai dekat dan sejak itu Raina dan Reksa selalu terlihat happy.
Hanya dengan waktu singkat Yuna sudah memberi banyak senyuman di hari-hari Raina dan Reksa.
Terimakasih Yuna....
Yuna sudah tidak terlihat lagi di dalam restoran dan sekarang sudah terlihat berdiri di halaman restoran menunggu taxi.
Saat sedang menunggu Taxi ada sebuah mobil berhenti di sebrang jalan, mobil yang sudah tidak asing lagi mobil yang selalu mengantar Raina kemana-mana.
Raina sudah keluar dari mobil dan melambaikan tangan pada Yuna yang tepat berdiri disebrang jalan.
"Raina tunggu di situ jangan menyebrang jalan, Aunt kesana.." Teriak Yuna agar Raina tidak menyebrang jalan karna banyak kendaraan berlalu lalang.
Baru saja melangkah kan kaki dua langkah Yuna kaget melihat Raina yang berlari ke arahnya.
Dan.....
Tiiiiiiiiiiiiiiiittttttttt Brukkkkkkkkkk
Sebuah mobil menabrak Raina yang berada ditengah jalan.
__ADS_1
Semua mata yang menyaksikan kejadian itu sangat kaget terlebih lagi seorang lelaki yang keluar dari restoran adalah orang yang sangat terpandang di negri nya.
Bukan Raina tapi Yuna yang tertabrak karena dengan cepat Yuna berlari memeluk Raina dan memutuskan mendorong Raina ke pinggir jalan tapi sayang Yuna tidak sempat menghindari mobil yang sudah sangat dekat sehingga menabrak Yuna dan membuat Yuna terpental dan membuat kepala nya terbentur keras pada trotoar jalan.
Dalam hitungan detik darah segar mulai terlihat dibalik rambut Yuna.
Raina yang melihat banyak darah dibaju Yuna langsung berteriak histeris.
Sementara Joe yang melihat Yuna penuh dengan darah langsung menyuruh Lee menghubungi pihak rumah sakit. Joe yang berlari untuk menghampiri Raina dan memeluk putri kecil nya yang sedang histeris karna syok dengan apa yang ada di depan mata nya.
"Sudah sayang tidak apa-apa, kamu baik-baik saja kan? " memeluk dan memastikan putri nya tidak ada luka
"Aunt Yuna Daddy... Aunt Yuna" Raina menangis histeris melihat Yuna yang tidak membuka mata nya
"Aunt Yuna akan baik-baik saja sayang percaya sama Daddy ya.."
Joe sangat sangat bingung Raina yang terus berteriak memanggil Yuna.
Dan tiba-tiba tubuh kecil Raina melemah langsung ambruk pingsan dipelukan Joe.
.
.
.
__ADS_1
.