
"Ini membuatku sangat tersiksa, ini sakit" Yuna merengek dengan wajah manja yang sangat menggemaskan bagi Daniel.
Perlahan Daniel kembali menggeraknnya dan Yuna kembali merintih kesakitan namun lama kelamaan rintihan itu justru berubah menjadi sebuah desah*n penuh kenikmatan.
Daniel terus mempermainkan istrinya dan memberi istrinya mencapai puncak yang ketiga, keempat, kelima dan tidak terhitung sementara Daniel masih sangat bugar belum ada tanda-tanda akan mencapai puncaknya.
Yuna dibuat melayang dengan permainan Daniel, Gunung yang tadinya mulus kini sudah memiliki banyak tanda berwarna disana. Setiap kali Daniel meninggalkan jejak merah Yuna selalu meringis menahan sakit akibat hisapan yang cukup kuat.
Waktu sudah menunjukan pukul 01.30 permainan Daniel baru berhenti. Yuna yang terkulai lemas dibawah tubuh suaminhmya yang masih terlihat segar.
"Terimakasih Baby"
"Apa kau tidak lelah, kau terlihat masih segar"
"Kau menginginkannya lagi" Daniel kembali mendaratkan kecupannya dileher Yuna
"Arhhh tidak tidak, kau sudah menguras habis tenagaku. jangankan untuk melayanimu untuk bangun saja aku tidak memiliki tenaga" Yuna menghentikan cumbuan Daniel dan membiarkan Daniel berbaring diatas tubuh polosnya.
"Haha baiklah,, satu jam lagi ronde kedua akan kita mulai lagi oke jadi kau boleh tertidur sebentar"
"Kau sangat mesum, aku kelelahan By mari kita tidur saja" Yuna dibuat lemas mendengar akan ada ronde kedua dan mungkin ronde itu akan berlangsung hingga matahari terbit.
****
"Maaf Tuan Victor, Tuan Dave anda tidak memasuki area ini karena Tuan besar sudah berpesan agar tidak ada yang mengganggu Nona yang tengah bersama Tuan DaMi" Bodyguard itu terpaksa memberanikan diri menghalangi langkah Victor dan Dave karena bagaimanapun perintah Sebastian yang paling kuat disana.
"Minggirlah kami hanya memastikan jika Nona baik-baik saja didalam sana" Victor menepuk pundak Bodyguard itu lalu membuat tubuh yang menghalanginya bergeser.
Haduh Tuan victor, Tuan Dave jangan mengganggu Nona Muda yang sedang menikmati malam pengantinnya..
Jangan sampai Tuan Victor memaksa masuk dan menyaksikan hal tidak pantas untuk dilihat (Batin Salah Satu Bodyguard)
Tok Tok Tok....
Daniel yang tengah kembali mencumbui istrinya terhenti karena ada yang mengetuk pintu kamarnya. Awalnya Daniel tidak bergeming tapi suara ketukan itu terus terdengar dan terpaksa turun untuk melihat siapa yang mengganggu malam pertamanya bersama Yuna.
Yuna pun sedikit heran siapa yang mengetuk pintu dan siapa orang yang sudah melewati para bodyguard yang disiapkan Sebastian kakeknya.
"Victor? Dave?..what are you doing here?" Daniel mengerutkan alisnya karena heran dengan dua sosok yang datang mengganggunya.
"Kenapa kau belum tidur? apa kau terus mengerjai adikku..?" Victor menatap Daniel yang sedang bertelanjang dada dan memperlihatkan ada tanda merah didadanya.
"Bagaimana aku akan tidur kau beberapa kali kau mengetuk pintu dengan sangat keras hingga aku dan istriku terbangun"
Yuna yang melihat perdebatan itu memilih untuk berbaring tidak ingin menemui dua sosok yang tengah membuat suami nya kesal. Jangankan untuk berjalan melerai perdebatan suami dan kakak-kakaknya untuk bangun saja Yuna tidak memiliki tenaga.
Victor bisa melihat Yuna yang tengah berbaring dengan tubuh tertutup selimut tebal. Victor sangat ingin memastikan kondisi adiknya baik-baik saja tapi Daniel terus menghalanginya saat akan masuk kedalam kamar.
Adikku sampai terkulai lemas seperti itu, karena ulah lelaki tengil ini, dia pasti terus mempermainkan adikku tanpa ampun sampai membuat adikku tidak datang menghampiri kemari (Batin Dave)
"Istrimu sepertinya sudah tertidur ikutlah dengan kami bergabung dipesta. Ada beberapa tamu yang menanyakanmu disana" Ucap Dave santai
Aku yakin setelah ini kau akan mengulanginya lagi, jadi lebih baik kau ikut denganku dari pada membuat badan adikku merasakan nyeri. (Batin Dave)
__ADS_1
"Tidak.. Daniel akan tidur menemaniku disana terlalu banyak virus untuk Daniel" Teriak Yuna dibalik selimut
"Viruss...???" Dave menatap penuh tanda tanya pada Daniel
"Wanita..." Ucap Daniel
"Pergilah aku ingin tidur, ini sudah terlalu sangat malam bahkan dini hari kak Dave, kak Victor.." Yuna kembali berteriak
"Baiklah kami pergi, beristirahatlah"
Daniel tersenyum Devil mendengar istrinya ingin ditemani oleh dirinya.
"Kita mulai lagi..?" Daniel menarik pelan selimut yang menutupi tubuh polos Yuna.
"By aku masih merasakannya akibat yang tdi, boleh jika sekarang kita tidur saja"
Yuna memang terlihat sangat kelelahan dengan gairah suaminya begitu besar. Dan ditambah senjata milik Daniel yang berukuran sangat besar membuat Yuna merasakan nyeri diarea sensitifnya.
Kini Daniel sedang menciumi dan menjilati punggung mulus Yuna, yuna hanya diam membiarkan Daniel berbuat sesuka hatinya karena itu sudah menjadi hak nya.
Kegiatan panas diatas ranjang kembali terulang hingga pukul 04.00 didalam ronde kedua Yuna kembali mencapai puncaknya beberapa kali.
Kau sangat cantik seperti ini tanpa ada penutup apapun..
Semua yang ada didalam dirimu membuatku candu.. (batin Daniel)
Waktu sudah menunjukan pukul 10.00 pagi tapi Yuna masih belum membuka matanya dan Daniel sudah bangun sejak pukul 09.00 kini tengah memandang istrinya yang terlelap dibalik selimut.
Menunggu Yuna yang masih tidur Daniel memutuskan untuk membuatkan Yuna sarapan. Saat Daniel menuruni tangga ada empat pasang mata yang memandang sinis kearahnya.
"Selamat pagi kakak ipar" Daniel menyapa dengan diiringi senyuman manis
"Ini sudah siang bodoh, mana adikku kenapa hanya dirimu yang turun" Dave berdesis kesal menatap Daniel yang menahan tawa.
"Dia masih tidur kakak ipar" Daniel berlalu menuju dapur
"Apa,,Apa yang kau lakukan hingga dia masih tidur" Teriak Victor yang mulai panik
"Kau harus mendapatkan wanita yang benar-benar membuatmu takluk baru kau akan tahu apa yang aku lakukan tadi malam bersama adikmu" Daniel menahan tawa melihat Victor yang semakin kesal, karena Victor tidak seperti Dave dan Raffa yang sudah merasakan kenikmatan dunia sebelum ada ikatan pernikahan. Victor sangat menjaga kehormatan wanita jadi hingga sekarang Victor belum merasakannya.
"Omong kosong!!" Ucap Victor kesal
"Haha sepertinya yang diucapkan adik iparmu ada benarnya segeralah dapatkan wanita untuk kau jadikan istri agar kau tahu seperti apa rasanya" Dave tertawa puas melihat Victor yang kalah telak
****
Daniel membawa pancake yang dilumuri selai strawberry dengan susu coklat hangat yang disiapkan sendiri oleh Daniel untuk istri tercintanya.
Yuna perlahan mulai membuka matanya dan mengerjapkan kedua matanya menatap sosok lelaki yang duduk disampingnya dengan wajah sangat fresh.
"Morning Baby" Daniel mengecup kening Yuna
"Morning Tuan DaMiku" Yuna menggaserkan tubuhnya untuk memeluk pinggang Daniel.
__ADS_1
"Tidurmu sangat nyenyak sampai baru terbangun saat matahari sudah sangat tinggi"
"Ini karena ulahmu yang menyiksaku dan tidak membiarkanku untuk tidur"
"Kamu membuatku selalu bergair*h Baby"
"Huh.. Lain kali lakukan dengan lebih pelan okay, jika terus seperti semalam aku pasti akan sulit untuk bangun pagi"
"Baiklah,, Atay kau ingin mencobanya sekarang..?" Daniel melancarkan serangan dileher Yuna
"Ahhh Tidak By,, aku belum mandi aku ingin mandi" Yuna menahan serangan Daniel dengan kedua tangannya.
"Haha baiklah"
Daniel menggendong Yuna kekamar mandi dengan tubuh yang tidak tertutup apapun.
Didalam kamar mandi Yuna menggelengkan kepalanya saat melihat tubuhnya mendapat banyak tato dari Daniel, mulai dari dada hingga paha ada tato yang dibuat Daniel hanya leher yang tidak ditinggali tato oleh Daniel.
Saat Yuna sedang mandi Daniel meminta pelayan untuk membersihkan kamar dan mengganti seprai karena sudah banyak meninggal noda disana.
Tok Tok Tok
"Tuan DaMi dibawah ada tamu yang datang untuk menemui Nona, katanya mengenai urusan bisnis" Seorang pelayan berdiri depan pintu yang terbuka denga kepala tertunduk.
"Beritahu saja Dave atau Victor"
"Tuan Dave dan Victor sudah pergi sejak 30 menit yang lalu Tuan DaMi"
"Katakan saja jika istriku akan turun setelah sarapan, jika dia mau menunggu layani saja dia"
"Baik Tuan"
.
.
.
FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan up setiap lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
__ADS_1
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Thank You For Reading ☺