
Sore di Aparte Yuna
"Bagus banget dan mewah gaun ini Naa" dari pertama masuk mata Mirna sudah tertuju pada gaun yang dibawa Yuna
"Ayoo cepet sekarang Mba siap-siap biar kita bantu" mendorong Yuna kekamar mandi
Setelah melewati banyak drama akhirnya Yuna mau memakai gaun yang sudah di pilih Joe untuk dirinya.
Tanpa Yuna tau kedua sahabatnya sudah ikut campur dalam rencana yang disusun baik oleh Lee.
New Home
"*Semua oke"
"Oke"
"Oke"
"Oke*"
Suara riuh ramai memastikan semua persiapan menyambut calon Nyonya rumah dan akan terjadi moment yang tidak akan mungkin bisa terlupakan.
Semua orang sudah berkumpul dan bersiap menyambut tamu istimewa nya datang.
Joe yang tidak ikut menjemput Yuna bersiap dikamar yang akan menjadi tempat istrahat ternyaman untuk calon istri nya nanti.
Joe sudah meminta agar kamar kekasihnya dihiasi banyak bunga mawar putih karna setelah pesta selesai Yuna sudah akan tinggal dikamar itu.
Kamar utama terletak dilantai 2 karna sebagi ruang privasi Yuna dan hanya beberapa orang yang mendapat akses bisa naik ke lantai atas.
Joe turun membawa buket bunga mawar putih yang sangat besar sebagai hadiah menyambut kedatangan Yuna.
Dilantai bawah kedua orangtua Yuna merasa senang karna putrinya sangat dicintai sampai diberi kejutan yang sangat tidak ternalai harganya.
Raina dan Reksa sangat antusias menyambut calon ibu mereka dengan membawa beberapa tangkai bunga mawar putih.
"Nona sudah memasuki gerbang"
__ADS_1
Yuna yang tidak menyadari bahwa dirinya datang ke rumah yang sudah dipilihnya kemarin.
"Selamat datang Nona Muda" seorang pengawal membuka pintu mobil yang Yuna tumpangi.
"Terimakasih" Yuna masih heran menatap sekelilingnya banyak sekali dekorasi bunga
"Silahkan Nona,, semua sudah menunggu anda didalam" Yuna yang berjalan mengikuti seorang wanita dan saat tepat didepan pintu, pintu rumah terbuka dan Yuna langsung tersenyum haru berkaca-kaca karna saat pintu terbuka disaat bersamaan terdengar musik romantis yang mengiringi langkah kaki Joe yang berjalan menuju tempat dirinya berdiri.
"Selamat datang dirumah barumu Hunny" Memberikan buket bunga dan mencium kening Yuna dengan sangat mesra membuat orang yang melihatnya iri.
"Joe kau..." Yuna masih belum percaya semua orang yang dekat dengan hadir disana dan langkah Yuna terhenti saat melihat ada orangtua dan adiknya juga disana. "Kau mengundang orangtua dan adik ku kenapa kau tidak memberitahu ku" Yuna sangat terlihat bahagia karna terus melontarkan senyuman manis diwajahnya.
"Tentu karna malam ini malam yang special" mencium pipi Yuna yang memerah karna terus tersenyum
Joe yang berjalan disamping Yuna membawa Yuna menuju orangtuanya.
"Ibu Ayah dan kamu Dani kok bisa ada disini" Yuna langsung memeluk adik kesayangannya karna sudah lama tidak bertemu dan berganti memeluk ibi dan ayahnya.
"Ibu dan Ayah datang kemari untuk menjadi saksi di hari pertunanganmu dengan Joe kekasihmu" membelai pipi putri nya yang sudah tumbuh jadi gadis dewasa
"Apaa,, Joee apa itu benar" menatap lekat mata kekasihnya yang tidak menjawab hanya tersenyum dan memberi ciuman dipipi Yuna.
"Hey anak manis miss you sayang,, mana kakakmu" mencium gemas pipi makhluk kecil kesayangannya.
"Aunt.. Ini untuk Aunt" Reksa menyodorkan beberapa tangkai bunga pada Yuna
"Kemarilah apa kau tidak rindu" membuka lebar tangan Yuna agar ada ruang untuk bisa memeluk Reksa.
Yuna yang memang sudah lama tidak bertemu dengan Raina dan Reksa yang sibuk mengurus sekolahnya masing-masing.
Setiap mata yang melihat kedekatan antara mereka tersenyum kagum karna wanita semua Yuna bisa mengambil hati anak kecil dalam waktu yang singkat.
"Sayang lepaskan dulu calon mommy kalian, karna Daddy mau memberi pengumuman untuk semuanya"
"Baiklah" Reksa dan Raina kembali duduk dikursi bersama kakeknya
"Kemarilah" menyodorkan tangan dan membawa Yuna ke tengah-tengah semua tamu "Perhatian semuanya,, malam ini saya akan melamar wanita yang sangat saya cintai dan akan segera melaksanakan pernikahan dalam waktu dekat" mendengar pengakuan Joe semua yang ada didalam ruangan itu bertepuk tangan.
__ADS_1
Yuna yang berada dipelukan Joe hanya tersenyum malu dan senang karna Joe melamarnya disaksikan oleh banyak orang.
Joe mengeluarkan cincin berlian yang sangat indah dari dalam sakunya yang dipesan khusus untuk calon istrinya.
Daan......
"Mau kah kau menikah denganku dan menjadi ibu dari anak-anakku"
"Iya aku mau" Joe langsung memasangkan cincin dijari Yuna dan mencium Yuna dihadapan semua orang.
Semua bertepuk tangan melihat yang dilakukan sepasang kekasih yang tengah berbahagia.
Joe menyapa beberapa tamu undangan dan sedikit berbincang-bincang ringan walaupun sedang mengobrol dengan dengan orang lain tangan Joe tidak lepas memegang pinggang Yuna.
"Tuan Muda ini minuman special yang sudah kami siapkan khusus untuk anda Nona Muda" Pelayan yang membawa baki minuman langsung menyodorkan pada Joe dan Yuna
"Nona Muda tidak minum alkohol" Joe mengambil satu gelas berisi minuman tanpa melihat kearah pelayan
"Joe,, "mengusap dada Joe karna Yuna tau kalau Joe sedikit kesal krna pelayan itu "Terimakasih tapi saya tidak minum alkohol,, Pergilah.. "
"Maafkan saya Nona saya tidak mengetahui kalau anda tidak minum alkohol" Menundukan kepala meminta maaf pada Joe dan Yuna.
"Pergilah" Yuna tidak ingin membuat suasana hati Joe berubah menjadi lebih buruk. Tapi saat pelayan itu akan pergi tiba-tiba gelas yang ada diatas baki dan masih terisi penuh terjatuh dan mengotori kemeja yang Joe pakai.
"Kau,,,,dasar pelayan tidak berguna" satu tangan sudah diangkat oleh Joe tapi Yuna menghentikan tindakan yang dianggap berlebihan menurutnya
"Joe hentikan,, " menarik turun tangan Joe "Sudah kamu pergilah" Yuna mengusir pelayan itu sebelum Joe bertindak berlebihan
"Kenapa kau biarkan dia pergi" mengelap kemeja nya yang basah dan meninggalkan noda yang sangat tidak enak dipandang.
Semua orang yang mengenal Joe tidak percaya kalau pelayan itu bisa lolos dengan mudah dari kemarahan Joe.
"Sudahlah,, pergi ganti pakaianmu. kau pasti sudah menyimpan beberapa pakaian disini kan"
"Ikut keatas bantu aku mengganti pakaianku"
.
__ADS_1
.
.