
Yuna dan Marvel sudah sampai di London.
Didepan Bandara sudah ada pria berbaju hitam yang menunggu disamping mobil mewah.
"Selamat datang Tuan dan Nyonya Muda.. Silahkan masuk saya akan mengantar anda ke tempat yang sudah disediakan khusus oleh Tuan Smith sebagai hadiah pernikahan"
Yuna terlihat menikmati suasana ramai nya London, Marvel tersenyum memandang wajah istrinya yang terus menatap jalanan yang ramai.
I'm back..
"Ada apa.. kenapa kau terus menatap jalanan sejak kita keluar Bandara tadi" Marvel sedikit heran karena istrinya terus terdiam seperti ada hal yang sedang mengganggu pikiran nya.
"Ah,,, tidak,, aku hanya menyukai suasana disini" Yuna merapatkan duduknya dan memeluk tubuh lelaki yang sudah menjadi suaminya.
"Kau bisa menikmati suasana disini sepuasnya karena kita akan tinggal cukup lama disini, seperti yang sudah aku janjikan"
"Terimakasih Hunny"
Lelaki bertubuh kekar yang mengemudikan mobil akan menjadi sopir pribadi Marvel dan Yuna selama berada di London. Yang akan mengantar kemana pun mereka berdua pergi dan menikmati bulan madunya.
Lelaki itu membawa Marvel dan Yuna ke sebuah rumah ditepi danau yang dikelilingi pohon apel yang memiliki banyak sekali buah.
Yuna yang sangat menyukai alam benar-benar dibuat girang mendapatkan hadiah yang tidak terduga dari mertua nya.
"Ayah menyiapkan rumah ini untuk kita" Yuna berdecak kagum saat memasuki halaman rumah yang sangat luas.
__ADS_1
"Sepertinya begitu,, karena ayah tidak memberitahu apapun padaku" Marvel menggandeng Yuna berjalan menuju pintu masuk.
Disana sudah ada seorang wanita berambut putih dengan wajah yang sudah tidak lagi muda tapi masih terlihat segar.
Wanita tua itu tersenyum saat melihat wanita yang sedang digandenga Marvel dan yang sudah menjadi Nyonya Muda keluarga Marvelous memberikan sebuah senyuman yang sangat manis.
"Selamat datang Nyonya Muda, anda begitu cantik tidak heran Tuan Besar selalu memuji-muji anda. Mari saya antar menuju kamar yang khusus disediakan oleh Tuan Besar"
Yuna tersenyum dan mengikuti wanita tua itu masuk kedalam rumah yang hanya memiliki satu lantai tapi tetap besar dan memiliki beberapa kamar didalamnya.
Wanita itu membawa Yuna ke sebuah pintu kamar yang Gberukuran besar dan paling besar diantara yang lain.
"Silahkan Nyonya, Tuan selamat beristirahat tekan saja tombol yang ada didalam kamar jika anda memerlukan sesuatu saya akan segera datang"
"Terimakasih"
"Baik Tuan Muda"
"Pergilah,, aku akan beristirahat bersama istriku"
Wanita tua itu segera berlalu meninggalkan Marvel dan Yuna
"Hey jangan seperti itu Hunny, dia sudah tidak muda lagi"
Marvel selalu tidak memberi tanggapan jika Yuna protes atas sikap dingin dan kadang seenaknya.
__ADS_1
Kamar khusus yang sengaja disediakan langsung oleh mertuanya benar-benar sebuah kamar yang indah. Yang mendapat akses langsung ke halaman rumah yang ditumbuhi banyak tanaman dan pepohonan hijau melengkapi indahnya danau hijau yang dibuat khusus untuk Yuna oleh mertuanya.
***FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya, karna itu waktu yang lumayan kosong..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Yang udah kasih saran dan masukan makasih banget..
Itu Jadi salah satu semangat Authoor buat terus nulis..
__ADS_1
Thank You For Reading ☺***