Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Rumah Pribadi Yuna


__ADS_3

Marvel memutuskan untuk kembali ke Korea besok pagi bersama Yuna sementara meninggalkan Sekertaris Lee untuk menyelesaikan beberapa urusan yang belum selesai.


"Hunny... apa pernikahan kita akan berlangsung 10 hari lagi ?"


"Apa kau keberatan"


"Tidak,, apa kau melupakan janjimu"


"Tentu tidak kita akan melakukan perjalanan itu setelah kita menikah, apa kau setuju.. " mencium kening wanita yang berada dipelukannya


"Ya baiklah aku setuju"


Yuna sangat tahu alasan Marvel mempercepat hari pernikahan mereka itu pasti karna kehadiran Stev yang dianggap sebagai batu kerikil yang akan menjadi sebuah ancaman dihubungan mereka.


Rumah Sakit xxx Singapura


Seorang dokter sedang sibuk berada diruang cctv melihat beberapa rekaman yang terjadi beberapa hari tapi dirinya hanya melihat satu rekaman cctv yang ada disalah satu ruangan.


Jadi nama Flow ada Yuna Morisa dan Marvel sudah dengan sengaja menghilangkan memory diotak Flow.


Pantas saja dia membawa Flow menemui Dokter Crish.


Keterlaluan kau Marvel..


Aku akan memberitahu kepada Flow atas apa yang sudah kau lakukan padanya dan dengan itu Flow pasti akan sangat membencimu setelah itu dia akan pergi meninggalkanmu.


Aku pasti akan sulit menemui Flow tidak menutup kemungkinan jika Marvel menyuruh para bodyguard nya untuk menjaga Flow.

__ADS_1


Bagaimana aku bisa memberitahu ini kepada Flow bahkan kontaknya saja aku tidak punya.


Ayo Stev berpikirlah..


Stev keluar dari ruang cctv dengan terus berpikir apa yang bisa dirinya lakukan.


Tidak ada pilihan lain aku harus menerima tawaran dari Ayah menjadi penerus dirinya diperusahaan dengan itu aku akan dengan bertemu dengan Flow nantinya.


Rumah Pribadi Yuna


Sesuai instruksi yang Marvel berikan kepada semua orang tentang kekasihnya.


Semua pelayan dan bodyguard menyambut kedatangan Tuannya dengan menundukan kepala.


Saat Yuna mulai memasuki area rumah pribadinya sangat heran banyak sekali bodyguard berdiri disekeliling rumahnya.


"Apa kau tidak tahu alasanku hunny" Menggengam tangan kekasihnya menarik menuju lantai atas.


"Marvel apa ini tidak terlalu berlebihan, kau membuatku tidak nyaman" melepaskan tangannya dengan kasar hingga membuat Marvel menghentikan langkah kakinya.


"Aku sangat mengenal siapa Stev dia pasti akan kemari dan mencarimu, apapun yang terjadi aku tidak akan membiarkannya menemui. Selama 10hari ini kau tidak akan pergi kemana pun aku akan mengirim Kirana dan Mirna sahabatmu untuk menemanimu disini" Marvel berbicara dengan suara cukup keras hingga membuat Yuna terdiam beberapa saat.


"Marvel tunggu.. " Yuna bergegas berjalan menyusul Marvel yang sudah masuk kedalam kamar.


Saat memasuki kamarnya Yuna tidak melihat keberadaan Marvel tapi terdengar suara air dikamar mandi.


Yuna membaringkan tubuhnya disofa tanpa sadar Yuna sudah tertidur sebelum Marvel keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


Marvel yang meilhat kekasihnya sudah tertidur berlalu untuk memakai pakaian.


Marvel menggendong tubuh kekasihnya memindahkan keatas tempat tidur dan membaringkannya.


*Maafkan aku selalu memaksakan kehendakku hunny, aku hanya tak ingin ada orang yang merebutmu dariku..


Tetaplah jadi milikku..


Jangan pernah berpaling dariku..


Aku berjanji akan selalu memberimu kebahagian..


Dan kau Stev akan ku pastikan kau tidak akan bisa mendekati kekasihku aku tidak peduli kau sahabatku jika kau berani melangkah lebih jauh HABISLAH kau.


Tanganku sendiri yang akan menghabisimu..


Aku berjanji itu Stev..


"Sekertaris Lee cepat selesaikan urusan disana lalu segeralah kembali ada hal penting*"


Sebelum menyusul kekasihnya tidur Marvel mengirim pesan terlebih dulu kepada sekertaris Lee


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2