Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Pertunjukan Seru


__ADS_3

Flashback On


Sejak kejadian direstoran yang yang menimpa Marvel, karir model Jenny mengalami penurunan beberapa kontrak ada yang dibatalkan secara sepihak dan hal itu membuat Jenny kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang sangat glamor.


Marvel yang sudah hampir 3 minggu tidak menghubungi dirinya nya lagi. Jenny mencoba menghubungi Marvel beberapa kali tapi tidak mendapat jawaban, setiap pesan yang dikirim nya pun tidak ada balasan.


Sial kenapa Marvel tidak menjawab telefon ku, seharusnya dia mendekat padaku setelah wanita itu mengajukan surat cerai tapi kenapa Marvel seolah menjauh dariku.


Arghh ini lagi sudah ada surat pembatalan kontrak kerjaku, apa yang harus aku lakukan.


Apa ini ulah dari oraang-orang yang selalu ada dibelakang wanita itu, Damn..


Bagaimana pun caranya aku harus menguras harta Marvel.


Flashback Off


Jenny memutuskan terbang ke Korea satu hari sebelum Yuna. berhasil membuat Marvel luluh dan mau bertemu dengan nya. Tanpa persetujuan Marvel, Jenny datang langsung ke kantor Marvel.


"Surprise..." Jenny membuka pintu ruang Presdir Utama tanpa permisi


"Jenny,, kenapa kau tidak mengabariku kau akan datang kemari. apa diluar ada yang memperhatikan kedatanganmu" Marvel tahu jika semua staff disini bisa saja memberi tahu ayahnya dan akan menjadi masalah besar jika itu terjadi.


"Ya,, Sekretaris mu sempat menghalangiku untuk masuk menemuimu" Rengek Jenny manja


Linsa.. aku harap kau tidak memeberitahu ayahku


"Ah baiklah lebih baik kita pergi berjalan-jalan"Marvel keluar ruangan dengan digandeng Jenny seolah bangga bisa menggandeng Presdir utama dikantor itu.


Linsa yang melihat kedatangan Jenny benar-benar tidak percaya jika boss nya masih mempertahankan wanita yang hanya menginginkan uang boss nya.


Linsa sudah mengetahui siapa Jenny saat menerima file yang dikirim Jemmy satu bulan yang lalu. Linsa yang kala itu memaksa ingin bertemu dengan Yuna mendapat penolakan dari Jemmy hingga akhirnya Linsa membuat kesepakatan dengan Jemmy.


Jemmy meminta agar Linsa menjadi mata keduanya untuk mengawasi setiap pergerakan Marvel dan melaporkan nya kepada Jemmy langsung. Jemmy yang sudah tahu jika hari ini Jenny datang kekantor Marvel lebih memilih diam dan membiarkan mata adiknya benar-benar terbuka dan menyadari keputusan yang diambil nya hanya akan menyakiti hati nya.

__ADS_1


"Selamat datang dikantorku" Yuna berjalan kearah Marvel dan mendorong tubuh Jenny hingga tersungkur ke lantai "Apa kabar suamiku, sepertinya dirimu bahagia aku tidak disini" Yuna menyalami Marvel dan mengecup pipi Marvel dengan penuh arti dan membisikkan sesuatu ditelinga Marvel "Lihat wanitamu, bantulah dia aku akan senang melihatnya jika kau membantunya" Yuna mundur secara teratur mendekati Jemmy dan Dave yang terkekeh melihat adiknya yang benar-benar memiliki sifat keluarga Moris.


"Awwhhh...Dasar wanita sialan, pantas saja Marvel menyelingkuhi mu karena kau sangat kasar" Jenny berteriak cukup keras dan mencoba bangun, Marvel sama sekali tidak memandang Jenny dirinya hanya fokus memandang Yuna yang kembali mengetahui Penghianatan dirinya.


"Oh maafkan aku sudah membuatmu terjatuh, bukankah sampah itu selalu ada dilantai ya upss hahaha" Yuna benar-benar memandang rendah Jenny. "Marvel..sepertinya kau perlu memberitahu sampah itu seperti apa aku, apa kau tidak ingin memeluk ku" Yuna tersenyum pada Marvel yang masih berdiri menatap wajah istrinya yang masih terlihat cantik bahkan bertambah cantik.


Marvel tersenyum berjalan kearah Yuna, dan langsung memeluk tubuh wanita yang tengah mengandung anak pertamanya. dibalik tubuh Marvel, Yuna tersenyum puas melihat wajah kesal Jenny yang mendapatkan kekalahan.


"Marvel aku memiliki hadiah atas kehamilan anak pertama kalian, kau pasti akan sangat menyukainya" Dave tersenyum penuh arti dan mengambil Laptop yang ada dimeja kerja Marvel.


Marvel memperhatikan setiap gerakan Dave yang memasang flasdisk ke laptop miliknya.


Sebuah rekanan video terputar dilayar laptop Marvel yang memperlihatkan sosok wanita yang tengah mencumbui lelaki diatas tempat tidur.


Semua orang yang melihat rekaman itu langsung menatap Jenny yang tengah membulatkan kedua matanya menyaksikan adegan panasnya bersama seorang lelaki.


"Ada apa Marvel apa kau terkejut melihat rekaman ini, kau memang tidak cukup mengenal siapa wanita yang telah membuatmu menghianati adikku. Sebenarnya niat awalku ingin menjebak sampah itu maka aku memutuskan menemui Nicol seorang PK yang masih rekan bisnisku, saat aku menunjukkan foto sampah itu ternyata Nicol sudah lama berhubungan dengannya dan kau tahu Nicol lah yang memberikan rekaman ini secara cuma-cuma dan Nicol mengatakan masih memiliki banyak rekaman bersama sampah itu" Dave menyeringai licik pada Jenny.


"Wow hadiah yang sangat bagus, kau memang kakakku yang paling keren" Yuna kembali bertepuk tangan dengan diikut suara tawa yang sangat puas.


"Bukan disini membahas hal itu Marvel" Yuna memagang pundak Marvel membantunya untuk berdiri "Dan untukmu segeralah pergi dari kantorku" Kembali menatap wanita yang masih berdiri didalam ruangan Presdir Utama.


"Kau tidak bisa mengusirku ini kantor kekasihku Marvelous Joesee" Jenny berteriak sangat keras dengan wajah yang merah merona menahan malu karena sudah sangat direndahkan oleh Dave.


"Ow Ow Ow... Hey apa kau lupa jika sekarang kantor ini sudah beralih nama atas namaku" Yuna memainkan permainan sangat santai dan membuat Jenny bertambah kesal "Marvel dia kekasihmu" Yuna mengusap wajah Marvel dan menatap dengan tatapan licik.


"Sampah itu bukan kekasihku" Marvel berteriak menatap Jenny penuh amarah


"Kau sudah dengar,, sekarang keluar dari area kantorku sebelum aku memanggil para bodyguard ku yang akan menyeretmu dengan kasar"


"Aku tidak akan pernah membiarkan mu bahagia, tunggu saja pembalasan ku. kau menderita karena sudah memperlakukanku seperti ini" Jenny menatap Yuna dengan mata yang tajam memberi isyarat akan ada pembalasan dari dirinya.


"Baiklah jika itu terjadi,, aku sendiri yang akan menarik pelatuk kearahmu. Camkan itu..!!!"

__ADS_1


Jenny keluar dengan muka penuh amarah karena merasa sangat terhina.


Buuuuuuuuurrr


Linsa yang berdiri didepan lobi kantor menyiram Jenny dengan air, karena merasa sangat kesal melihat ada pelakor diarea kerjanya.


"Itu pantas kau dapatkan wanita ******, enyahlah dari tempat ini sebelum tubuhmu penuh dengan luka yang diberikan para bodyguard Nyonya Muda" Linsa menunjuk lelaki berbadan besar yang tak lain adalah orang-orang keluarga Moris.


.


.


.


.


***FYI


Hallo..


Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..


Alasannya karena Authoor kerja..


Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..


Dan diusahakan setiap hari up ya..


kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..


Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..


Ditunggu Juga masukan nya ya..

__ADS_1


Thank You For Reading ☺***


__ADS_2