
"Sejak kapan anda mengenal anak-anak saya? " Joe bertanya tanpa melihat Yuna dan dengan ekspresi muka datar
"Maaf Tuan,, saya pertama bertemu Nona Raina sedang menangis di pinggir jalan karna terpisah dengan Tuan Reksa. sejak saat itu kami sering bertemu menghabiskan waktu bersama. Maafkan kelancangan saya sudah mengajak anak-anak Tuan tanpa meminta izin terlebih dulu, tapi saya sungguh tidak mengetahui kalau mereka..."
Belum sempat melanjutkan kata-kata nya Raina sudah berlari ke arah Yuna.
"Aunt Aunt lihatlah" menunjukan tempat makan yang awal nya beriisi buah sudah habis tanpa sisa.
"Hey... good Princess". mengacak-ngacak rambut Raina yang memamerkan kalo dia dan kakak nya makan buah dengan baik.
Joe Tersenyum bangga melihar putri kecil memakan habis buah yang disiap kan Yuna.
Bagaimana bisa kamu membuat putri ku mau memakan buah..
Masih terus memperhatikan tingkah manja putri kecil nya pada Yuna, Joe memberi tanda pada sekertaris Lee agar mendekat.
"Iya Tuan Muda" Sudah mengerti setiap tanda yang diberikan Presdir Joe hingga langsung maju mendekati Presdir Joe
"Atur pertemuan saya dengan Yuna malam ini. biarkan dia pulang lebih awal agar bisa bersiap-siap"
"Apa Tuan Reksa dan Nonw Raina akan ikut serta Tuan Muda? "
__ADS_1
"Tidak, saya ingin bicara berdua dengan nya"
"Baik Tuan muda". Langsung memundurkan diri sedikit menjauh dari Joe.
Sekertaris Lee langsung mengeluarkan handphone di saku jas nya seperti langsung melakukan permintaan Presdir.
Sekertaris Lee menatap sambil mengangguk kan kepala pada Yuna bahwa urusan Presdir sudah selesai.
"Tuan Putri dan Pangeran apa kita bisa bicara lagi di lain waktu, karna sekarang Aunt sedang bekerja"
"No..." Raina menjawab manja tidak ingin pergi
Yuna membisikan sesuatu pada Reksa dan Raina dan lagi-lagi mereka berdua menurut pada apa yang Yuna bisikan dan entah apa yang dibisikan hanya mereka bertiga yang tau.
"Mari kita pergi Daddy" Reksa dan Raina berjalan ke arah Daddy nya yang sudah menunggu.
"Apa kalian sudah selesai.." memegang gemas pipi kedua anak nya yang terus saja tersenyum.
Setelah terjadi drama yang cukup lama akhirnya orang-orang penting itu pergi meninggal kan ruangan itu.
Kecuali sekertaris Lee yang membisik kan sesuatu pada Yuna.
__ADS_1
****
Di sebuah restoran mewah yang sudah dipesan hanya untuk makan 2 orang sudah ada Seorang lelaki tampan dengan pakaian rapi.
Seorang wanita dengan rambut coklat bergelombang memakai dress berwarna Gold dengan desain simple membuat daya tarik tersendiri saat melihatnya.
"Maaf telah membuat anda menunggu Tuan"
"Ya seharusnya kamu datang sebelum saya datang" menjawab ketus tanpa melihat ke arah Yuna sedikit pun
Huh aku kan sudah minta maaf Tuan masih juga dingin seperti ini.
"Maafkan saya Tuan"
"Sudahlah jangan pernah telat kalau aku mau bertemu dengan mu"
Hah apa katanya dia mau mengajak ku bertemu lagi. aku tidak ingin lagi bertemu dengan mu Tuan
Hey apa benar anda itu ayah dari Raina dan Reksa kenapa sikap kalian begitu berbeda.
Setelah menghabiskan waktu makan malam berdua dan bertanya tentang ke dua anak nya. Joe mulai terlihat paham kenapa anak nya bisa bersikap manja pada Yuna.
__ADS_1