Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Orang Bayaran Jenny


__ADS_3

Yuna memutuskan untuk menetap di Korea selama 3 hari ditemani Dave dan Jemmy. Yuna lebih memilih untuk tinggal dihotel dibanding kembali ke mansion milik Marvel.


Marvel selalu mengunjungi Yuna yang menginap di hotel xxx bersama kedua kakaknya. Marvel sempat memaksa Yuna untuk kembali ke mansion miliknya tapi Yuna keukeuh tidak mau ikut bersama Marvel.


Dave dan Jemmy sebenarnya tidak senang melihat Marvel terus mendekati adiknya tapi mereka mau tidak mau harus mengikuti permainan yang tengah dilakukan adiknya. Marvel sempat tidur bersama istrinya tapi itupun ditemani Dave dan Jemmy.


"Aku sangat merindukanmu, kenapa kedua lelaki itu malah ikut tidur dikamar ini bersama kita" Marvel berbisik pelan ditelinga Yuna yang sudah berbaring diatas tempat tidur


"Mereka pasti punya alasannya, kenapa kau tidak bertanya pada mereka langsung" Yuna masih bersikap dingin pada Marvel karena selalu masih terbayang Penghianatan yang dilakukan nya.


"Iiissshh apa kau tidak merindukanku" Marvel mengusap perut Yuna yang masih datar.


Yuna yang mendapat perlakuan itu seketika merasa nyaman tapi hal itu buyar saat bayangan Jenny kembali muncul dipikirkan nya.


"Dokter memintaku untuk banyak istirahat karena kandunganku masih terlalu muda" Yuna mencoba mencari alasan agar Marvel tidak terus meminta hak nya.


"Jangan sampai kau berbuat hal yang aneh pada adikku, ingat dia sedang mengandung anakmu. masih untung aku mengizinkanmu untuk tidur bersama adikku" Deve yang tidak mengalihkan pandangannya dari Marvel sejak pertama Marvel datang hingga berada diatas tempat tidur bersama adiknya.


Kamar hotel 175


Jenny sedang memikirkan cara untuk membalas perlakuan Dave pada dirinya, yang menyebabkan Marvel menjauh dan sangat sulit dihubungi.


Sial dasar wanita licik kau bisa melakukan ini karena memiliki orang dibelakangmu jika tidak ada mereka kau tidak akan bisa melakukan apapun.


Kau akan ku buat menjadi gila..


Tunggu saja pembalasanku..


Jenny tersenyum licik karena sudah berhasil menemukan cara untuk membalas penghinaan yang dilakukan Yuna dan kedua kakaknya.


Tuuuuuuutttt Tuuuuuuttt


"Aku tahu kau memiliki barang bagus, berikan padaku"


"Harganya mahal"


"Akan ku bayar berapapun harganya, antarkan ke hotel xxx"


"Baiklah"


Tut tut tut


Jenny mulai melancarkan rencana jahat nya untuk membalas sakit hatinya pada Yuna..


Siang Hari di Resto xxx


Yuna yang sejak pagi terus merengek pada Jemmy meminta salad buah yang biasa dirinya nikmati diresto xxx, akhirnya dipenuhi oleh Jemmy yang memesan 3 porsi salad buah special untuk wanita kesayangannya.


"Nona manis apa kau masih sanggup melahapnya kau sudah menghabiskan 2 porsi. jangan dipaksakan nanti perutmu sakit" Jemmy mengusap lembut pipi Yuna

__ADS_1


Saat akan memakan salad buah yang terakhir ada seorang pelayan membawa satu piring pancake dan satu gelas jus buah favorit Yuna.


"Nona ini hidangan spesial yang sengaja kami siapkan khusus untuk anda. Semoga anda menyukainya" Pelayan itu terlihat sangat sopan didepan Jemmy dan Yuna


"Tunggu.. tapi saya tidak memesan nya" Jemmy menatap penuh kecurigaan atas gelagat pelayanan lelaki yang membawa makanan yang ditujukan untuk adiknya


"Sudahlah Jemmy.."


"Tidak,, aku merasa ada yang aneh dengan pelayan tadi. Aku akan memesan minuman dan makanan yang baru jadi jangan kau makan atau minuman ini"


"Jemmy,, aku sudah haus" Yuna mengambil gelas yang berisi jus buah dan langsung meminum nya, baru meminum satu tegukan Jemmy mengambil nya dengan kasar hingga membuat gelas itu terjatuh.


"Arrrgghhhhh... Jemmy perutku... Arghhhh" Yuna berteriak histeris sambil memegang perutnya


"Sudah ku katakan ada yang tidak beres.." Jemmy memangku Yuna berjalan keluar resto sebelum pergi meninggalkan resto Jemmy meminta anak buahnya untuk menutup resto. "Tutup resto ini, jangan ada satu orang pun yang keluar dari resto ini dan amankan ruang cctv. aku akan kembali bersama Dave, jangan sampai ada yang tahu tentang kondisi Nona Moris..!!! "


Jemmy langsung menuju rumah sakit membawa adiknya yang sudah mengalami pendarahan. Dengan wajah pucat dan penuh keringat Yuna terus mengaduh kesakitan dibagian perutnya.


"Bertahanlah sayang, kau wanita kuat, bertahan demi bayi yang ada dikandunganmu" Jemmy terus mencoba membuat Yuna tetal tersadar.


Setibanya dirumah sakit Yuna langsung ditangani oleh dokter, Jemmy menghubungi Linsa dan meminta nya untuk menemani Yuna karena Jemmy masih harus menyelesaikan masalah diresto. Setelah mendapat kabar dari Jemmy, Linsa langsung datang kerumah sakit memenuhi permintaan Jemmy.


"Tolong jaga adikku, aku akan segera kembali" Jemmy memegang tangan Linsa dengan tatapan penuh kekhawatiran tapi juga terlihat ada kemarahan disorot mata itu.


"Aku akan menjaga nya, pergilah selesaikan semuanya.. aku akan menghubungi mu jika Nona Moris sudah sadar"


Sebelum membuat kegaduhan Dave menuju ruang cctv dan melihat satu persatu rekaman cctv yang ada dibeberapa sudut resto.


"Berani sekali si ****** itu berbaut nekad" Dave menggebrag meja lalu berjalan dengan menenteng sebuah pistol ditangannya. Semua tamu dan para pelayan dikumpulkan ditengah resto yang sudah porak poranda oleh para bodyguard Dave.


"Semua tamu dan para pelayan silahkan keluar kecuali kau" Dave menunjuk sosok lelaki yang tadi sudah mengantarkan minuman dan makanan pada adiknya. para tamu dan pelayan bergegas keluar meninggalkan resto.


Dave mengarahkan pistol tepat dikepala lelaki yang tengah berlutut dihadapkannya dengan terus memohon ampun kepada Dave.


"Siapa yang menyuruhmu" Dave berteriak sangat keras dengan wajah merah padam yang sudah terbakar amarah


"Cepat katakan atau kepalamu akan ku buat hancur"


Jemmy yang baru datang sudah melihat Dave tengah menodongkan pistol dikepala lelaki yang berpura-pura jadi pelayan diresto itu. Dave menatap Jemmy yang memberikan anggukan kecil didepannya.


"Katakan....!!!" Dave kembali berteriak


"Jenny,, Jenny yang membayarku"


"Sudah kuduga,, untuk pertama kali nya aku akan menghabisi orang dengan tangku langsung ini semua demi adikku"


"Tunggu Dave"


Jemmy menghentikan niat Dave karena melihat Linsa menelepon.

__ADS_1


"Hallo Linsa.. "


"Jem.. Nona Moris sudah sadar dia sangat histeris saat mengetahui bayinya telah tiada dan sekarang Nona meminta untuk kembali ke London"


Mendengar hal itu Jemmy meminta Dave membatalkan niatnya dan segera menemui adiknya dirumah sakit yang tengah histeris.


"Bawa tikus ini, jangan biarkan dia kabur. Segera siapkan pesawat dalam waktu 1 jam karena Nona Moris ingin kembali ke London"


Rumah sakit


Dave dan Jemmy langsung menghampiri adiknya yang sedang menangis histeris dipelukan Linsa.


"Bayiku kak Dave" Yuna beralih memelum Dave yang sudah duduk ditepi tempat tidur.


"Tenanglah,,aku akan segera membalas rasa sakitmu"


"Aku ingin segera kembali ke London, tapi aku ingin kejadian ini dirahasiakan dari semua orang termasuk Marvel"


"Baiklah kita akan kembali ke London hari ini"


Dokter yang sengaja dipanggil Jemmy untuk memberi suntikan penenang agar membuat Yuna bisa tertidur beberapa saat dan bisa sedikit lupa akan kepedihan yang menimpa dirinya.


.


.


.


.


***FYI


Hallo..


Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..


Alasannya karena Authoor kerja..


Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..


Dan diusahakan setiap hari up ya..


kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..


Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..


Ditunggu Juga masukan nya ya..


Thank You For Reading ☺***

__ADS_1


__ADS_2