Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
H-3 Wedding Party


__ADS_3

Seperti biasa Yuna terbangun dari tidurnya dengan mendapati seorang lelaki disampingnya yang tengah memeluk. Yuna memandang wajah lelaki yang masih tertidur lelap disampingnya.


Hey Marvelous Joesee kau terlihat sangat tampan jika sedang tidur karna sikap menyebalkanmu tidak muncul disela-sela tidurmu.


Aku mencintaimu Hunny...


"Apa kau sering memandangku seperti ini"


Yuna terkejut mendengar Marvel berbicara dan ternyata sudah sadar dari tidurnya dan menangkap basah dirinya yang sedang memandangi Marvel


"Arghh tentu saja tidak.. " Yuna membalikkan tubuhnya dan menutupi wajahnya dengan selimut karna malu


"Akui sajalah tidak usah berpura-pura" Marvel menggelitik pinggang Yuna karna gemas melihat wajah merah kekasihnya.


"Ahh stop Marvel stop,, aku akan mandi dulu" Yuna bangun dari tempat tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi sementara Marvel membuka handphone nya dan melihat beberapa pesan masuk. Marvel terlihat mengerutkaan dahinya saat melihat salah satu pesan masuk dan raut wajahnya langsung berubah menahan emosi.


"*Sial kenapa bocah ini sangat nekad untuk kembali kemari sebelum waktu yang telah ku ditentukan. Kau yang memulainya maka terimalah hadiahmu"


Tut Tut Tut*


Marvel menekan salah satu nomor yang ada dihandphonenya


"Lakukan sekarang"

__ADS_1


"Baik Tuan Muda"


Marvel kembali menyimpan handphone diatas meja karna Yuna telah keluar dari kamar mandi dan memberi tatapan heran.


"Siapa yang menelfonmu"


"Ah itu orang lapangan mereka memberi laporan ada sedikit masalah disana"


"Oh bersiaplah hari sudah siang bukankah kau memiliki banyak pekerjaan yang belum selesai"


"Baiklah" Marvel berjalan masuk kedalam kamar mandi sementara Yuna memasuki ruang ganti.


Kau akan kembali jika aku sudah resmi memiliki Yuna.


Seharuanya kau tidak berbuat bodoh dengan terus mendekati calon istriku.


Marvel bersikap manis tidak menunjukan sedikit pun raut wajah kesal atau marah pagi itu. Yuna memilih sarapan dengan Marvel dikamarnya karna Marvel pasti tidak nyaman terlalu banyak orang dibawah.


Sekertaris Lee sudah ada dibawah menunggu dengan pakaian rapi dan wajah khas dinginnya seperti gunung es yang tidak pernah mencair.


"Beristirahatlah tidak usah mengerjakan rancanganmu aku tidak ingin kau terlalu sibuk dengan rancanganmu. Lebih baik kau melakukan beberapa perawatan tubuh agar dirimu lebih relax, aku akan meminta sekertaris Lin mengaturnya"


"Baiklah atur saja semuanya"

__ADS_1


Marvel sudah memasuki mobil mewah yang selalu dikemudikan oleh sekertaris Lee. Yuna terus menatap mobil itu hingga keluar dari gerbang besar rumah nya.


Yuna kembali masuk dan bersiap untuk melanjutkan latihan dance nya.


Sekertaris Lin sudah membawa guru dancenya Yuna lebih pagi agar waktu berlatihnya lebih lama dan agar bisa melakukan perawatan seperti yang kekasihnya inginkan.


Sudah 4 jam Yuna latihan sehingga tubuhnya kembali basah karna keringat dan Yuna sudah menguasai setiap gerakannya.


"Godjob Nona Muda anda hebat berarti besok kita tinggal menyempurnakan gerakan saja"


"Ini semua berkat anda Nona Vio" Yuna mengelap tubuh nya dengan handuk kecil yang sudah disediakan asistennya


"Tuan Muda pasti menyukai kejutannya"


"Semoga saja.." Yuna tersenyum karna sudah tidak sabar ingin segera memberi kejutan kepada kekasih nya


Setelah latihan selesai Yuna bersiap untuk melakukan perawatan sesuai yang sudah diatur Sekertaris Lin. Sedangkan Marvel benar-benar sibuk sampai tidak ada menlfon hanya mengirim satu pesan yang isinya mengingatkan untuk makan.


Yuna melakukan perawatan disalah satu kamar yang ada dilantai bawah karna Marvel sudah berpesan untuk tidak ada orang yang memasuki lantai atas.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2