
Semakin sore pengunjung bertambah banyak para staff dan pelayan resto dibuat lebih sibuk dari hari biasanya karena hari ini Daniel memberikan diskon 50% untuk semua menu yang ada. Sedangkan para tamu undangan sudah pamit pulang kini hanya meninggakanl beberapa orang terdekat yang tengah berada di rooftop.
Daniel terlihat sangat melihat sosok Lee tapi dirinya terus berusaha tenang karena ada Yuna disampingnya, Daniel kesal bukan karena dia bersama adiknya tapi dirinya kesal mengingat siapa Lee. Pikiran Daniel berubah menjadi negatif, dirinya berpikir jika Lee hadir ditengah-tengah kebahagiaannya adalah atas suruhan Marvel yang akan merebut kembali wanita yang sangat dicintai oleh Daniel yaitu sosok Yuna dengan cara mendekati adiknya.
Tangan Kirane digenggam erat oleh Lee seolah memberi isyarat semua nya akan baik-baik saja.
Yuna mengedipkan kedua matanya pada Lee memberi tanda untuk menyampaikan maksudnya menemui calon suaminya.
"Daniel.. Aku ingin meminta restu darimu atas hubunganku dengan adikmu Kirane Milan" Suara tegas terdengar dari mulut Lee
"Tidak,, Kau sudah mendapatkan jawaban nya maka pergilah dan jauhi adikku" Daniel menatap sinis wajah lelaki yang menggenggam tangan adiknya.
"Kak DaMi" Kirane memberi tatapan memelas pada kakaknya yang masih menatap sinis karena Lee belum melepaskan genggaman tangannya.
Kak Baby aku mohon bantu aku, hanya dirimu yang bisa membantah kakakku (batin Kirane)
"By.." Yuna mengusap lembut tangan calon suami nya
"Ingat janjimu Baby..!!!" Suara tegas Daniel membuat Yuna perlahan melepaskan tangan yang sebelumnya tengah mengusap tangan Daniel.
"Tanpa harus selalu kau ingatkan tentang janjiku padamu, aku sudah pasti akan menjauhi semua yang berhubungan dengan masalaluku.
Kau lupa selama dua tahun ini bagaimana kesulitannya dirimu mencoba melakukan kontak denganku itu karena apa?? karena aku selalu menghindari hal yang akan membuat pasanganku sakit hati dan menghancurkan hubunganku, bukan hanya dirimu yang aku jauhi selama dua tahun ini semua lelaki keluarga Moris aku jauhi dan itu karena apa? Karena kau tahu bagaimana mereka memperlakukanku, mereka memperlakukanku sama seperti memperlakukan seorang kekasih. dan kau menyaksikan sendiri bagaimana mana lelaki brengs*k itu tertipu saat memergokiku sedang bersama Raffa dan hal itu juga yang membuat aku mendengar semua kebenaran nya. Dan kau ingat saat pesta ulang tahun Dave semua tamu mengira aku adalah kekasih Dave, karena Dave memperlakukanku secara posesive seperti pada seorang kekasih."
"Sama halnya dengan sekarang, Aku sangat menghargai dan menjauhi semua hal yang kau tidak suka By. Lee datang ditengah-tengah kita itu karena sosok wanita cantik yang sudah membuat nya jatuh cinta dia adalah adikmu. lihat tangannya sampai terluka karena menolong adikmu dari orang jahat"
"Maafkan aku.." Daniel berbisik lirih dan langsung memeluk kekasihnya.
Huh By kenapa kau masih belum mengenalku seutuhnya (batin Yuna)
Kau memang wanita hebat kak Baby hihi (batin Kirane)
lihat lagi-lagi sosok lelaki yang tadi memberi ku tatapan tajamnya kini berubah menjadi sosok manis yang tengah bergelayut manja dipelukan wanitanya (batin Lee)
Kirane tersenyum kecil melihat Lee yang tidak mengedipkan matanya karena melihat tingkah kakaknya yang mendadak berubah. Daniel memeluk erat tubuh kekasihnya dan enggan untuk melepaskannya walaupun ada orang lain disana.
"Jadi kau merestui mereka" Yuna mengecup mesra pipi kekasihnya.
"Hemmmmm"
"Berikan jawaban yang jelas By.."
__ADS_1
"Huh baiklah aku merestui hubungan kalian berdua. Dan ingat jangan melakukan hal dibatas wajar sebelum ada ikatan pernikahan"
*Deg
Deg
Deg*
Yuna membulatkan matanya karena sebelumnya sudah mengetahui ada suatu hal yang dilakukan oleh sepasang kekasih ini tadi malam. Kirane yang mendengar itu sontak langsung menelan kasar ludah mengingat kejadian tadi malam yang dilakukan nya bersama Lee.
Habislah aku (batin Lee dengan menelen ludahnya)
"Mereka pasti bisa menjaga hal itu By.. Benarkan Kirane, Lee..?"
"Ah haha Tentu saja,, kakak tenang saja" Kirane tersenyum paksa karena kikuk dengan kata-kata kakaknya.
"Percayalah kakak ipar"
"Iiiiisshh apa yang baru saja kau katakan, kenapa kau memanggil ku dengan sebutan itu huh"
Yuna tertawa cukup keras saat mendengar dan melihat ekspresi wajah kekasihnya yang tidak biasa.
"Jangan terlalu terburu-buru" Tegas Daniel sambil menatap wajah Lee
"Bukan hanya dirimu yang ingin segera menghabiskan waktu bersama didalam kamar bersama kakak iparku tapi Lee dan aku juga sama" Ucap Kirane sambil tertawa
"Diam kau anak kecil, kau tahu apa huh"
Dia sudah terlebih dahulu mengetahui rasanya By.. Kau sudah kalah start dengan adikmu haha (batin Yuna)
Aku tahu rasanya kak DaMi.. (batin Kirane)
Sepertinya anda yang tidak tahu rasanya Tuan DaMi (Batin Lee)
Memang benar hanya Daniel seorang yang tidak tahu seperti apa rasanya, dengan hanya bercumbu saja sudah membuat Daniel sangat candu apalagi nanti jika dia sudah memiliki hak seutuhnya atas Yuna.
Kirane dan Lee kini bisa bernafas lega karena sudah tidak ada halangan atas hubungan mereka berdua, yang harus dilakukan Lee sekarang adalah mendekatkan dirinya dengan sosok Daniel yang akan menjadi kakak iparnya nanti.
Daniel bersama Yuna mengajak Kirane dan Lee untuk menikmati cemilan disebuah gazebo yang sengaja dibangun disetiap resto dengan konsep yang berbeda-beda. bertujuan sebagai tempat bersantai keluarga yang datang berkunjung ke resto.
Para pengunjung juga bisa bersantai di Gazebo itu tapi harus melalui aturan yang berlaku yaitu dengan cara memesan satu minggu sebelum akan digunakan.
__ADS_1
Saat sedang menikmati cemilan ada sosok lelaki yang menghampiri mereka dengan membawa satu buket bunga mawar berwarna pink dia adalah Steven Janson.
"Hai Stev,, kenapa kau datang terlambat" Daniel berdiri dan memeluk Stev sebagai bentuk sambutan atas kehadirannya.
"Ya aku ada sedikit urusan, apa aku boleh memberi calon istrimu bunga ini" Stev melirik Yuna yang tengah tersenyum melihat keakraban Stev dan kekasihnya.
"Tentu..Baby kemarilah ada lelaki tampan yang membawa hadiah untukmu"
"Senang bisa bertemu lagi denganmu Tuan Stev, terimakasih untuk bunga yang indah ini" Yuna membiarkan tangannya dicium oleh Stev karena kekasihnya memberikan senyuman bukan tatapan sinis.
Yuna sedikit bingung karena Daniel sekarang bersikap baik dan terlihat sangat akrab dengan Stev. bukan hanya Yuna tapi Lee yang sangat tahu bagaimana obsesi Stev terhadap Yuna merasa bingung bagaimana bisa Daniel membiarkan Stev mencium tangan kekasihnya. sementara Kirane hanya tersenyum melihat keakraban antara kakaknya dengan sahabat dari Raffa karena sebelumnya Kirane sudah mengenal Stev tapi dirinya tidak mengetahui jika Stev pernah nekad akan merebut Yuna dari mantan suaminya Marvel.
.
.
.
.
FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Thank You For Reading ☺
__ADS_1