
Jenny menuruti kata-kata Marvel dan berjalan menuruni tangga tapi langkah nya terhenti dan melihat kearah Marvel yang sedang berjalan menuju wanita yang tengah makan siang bersama seorang lelaki yang tidak terlihat wajahnya.
Bruuukkkk
Pintu terbuka dengan kasar menimbulkan suara gaduh.
Marvel menarik lelaki yang tengah duduk membelakangi dirinya lalu mendaratkan sebuah pukulan wajahnya.
"Marvel Hentikan kenapa kau tiba-tiba memukul nya" Yuna membulat kan kedua matanya karena melihat memukul Raffa secara membabi buta.
Raffa terbangun dan menatap wajah Marvel dengan penuh amarah, Raffa berniat untuk membalas nya tapi saat menatap sorot mata Yuna dirinya mengurungkan niatnya.
"Apa yang kau lakukan disini bersama lelaki lain huh, apa tidak cukup dengan semua kemewahan yang aku berikan untukmu" Marvel menatap Yuna dengan penuh kemarahan
"Dengarkan penjelasan ku Marvel, dirimu salah paham. duduklah dan tenang dirimu" Yuna yang memegangi tubuh Raffa dan membantunya untuk duduk menambah kemarahan Marvel. Sehingga membuat Marvel mengeluarkan sebuah pistol dan mengarahkannya tepat mengarah dada Yuna
"Kembali padaku sekarang dan ikut denganku pulang sebelum timah panas ini menembus jantungmu" Raffa membulatkan kedua mata karena kaget sekarang sebuah pistol mengarah kepada wanita yang sangat disayangi nya.
"Marvel turunkan senjatamu aku mohon, aku akan ikut pulang denganmu tapi aku mohon tenang dan dengarkan penjelasanku dulu"
"Dasar wanita m*****n bisa-bisanya kau menemui lelaki lain hanya untuk mendapatkan perhiasan mewah. asal kau tahu aku bisa membelikan banyak perhiasan mewah untukmu"
Yuna yang merasa lemas mendengar ucapan lelaki yang dicintainya ternyata begitu rendah dirinya dimata lelaki yang selama ini sangat dicintai nya.
Marvel Sudah sangat dikuasai kemarahan dan hampir membunuh istrinya tapi untung saja seorang lelaki dengan sigap menarik tangan Marvel kearah lain hingga peluru melesat mengenai kaca.
"Jemmy apa yang kau lakukan, lepaskan aku yang harusnya kau tahan itu lelaki yang mencoba merebut istriku." Marvel meronta mencoba melepaskan tangan nya yang dicengkram kuat oleh bodyguardnya sendiri.
__ADS_1
Buuuuuuukkkkk
Raffa yang sudah tidak bisa menahan amarahnya melihat nyawa adiknya hampir melayang untuk yang kedua kalinya. melayangkan sebuah pukulan ke wajah Marvel, Yuna yang melihat pukulan itu mendarat beberapa kali diwajah Marvel hanya terdiam masih tidak percaya Marvel hampir membunuhnya.
"Stooooooop" Suara wanita yang berlari kearah Marvel dan memeluk Marvel membuat Yuna kaget melihat yang dilakukan wanita yang datang secara tiba-tiba.
"Marvel siapa dia" Yuna merasakan rasa sakit untuk yang kedua kalinya tapi ini dirasa jauh lebih sakit
"Dia kekasihku, Dia datang menghentikan pukulan lelaki ini tapi lihat dirimu sama sekali tidak memperdulikan kondisiku wanita m*****n" Dengan sangat lantang Marvel mengucapkan kalimat yang menusuk hati Yuna dan membuatnya ambruk tanpa disadari air mata mulai membasahi pipinya
"Morisa dengar baik-baik dan tenangkan dirimu, asal kau tahu lelaki yang begitu kau cintai ini bermain sejak lama dibelakangmu dengan wanita ini dan tujuan dia membawamu ke London bukan untuk bulan madu tapi juga untuk dirinya yang ingin menemui wanita yang disebut nya sebagai kekasih. Jemmy sudah mengetahui sejak lama tapi dirinya tidak ingin kejadian beberapa tahun lalu terulang. Kau pasti sudah lama tidak membuka email yang sudah dikirim Jemmy, jika saja kau membukanya sebelum pernikahanmu mungkin kau akan membatalkan pernikahanmu. lihatlah ini" Raffa berjongkok dihadapan Yuna dengan memegang kedua tangannya agar bisa lebih tenang dan bisa melihat semua bukti penghianatan lelaki yang sekarang menjadi suaminya.
Setelah Yuna melihat semuanya, Yuna menyeka air mata yang sempat membasahi pipinya dan berdiri dari duduknya.
"Marvelous Joesee lelaki berparas tampan dan memiliki kekayaan yang cukup banyak seharusnya aku memang tidak perlu mengenalmu. Jauh sebelum aku memutuskan menikah denganmu aku sudah tahu banyak hal tentangmu termasuk kenyataan bahwa Raina dan Reksa bukanlah anak kandungmu melainkan anak dari kakakmu yang sudah meninggal akibat kecelakaan mobil. Mungkin selama ini kau memandangku rendah dan tidak menyadari nama belakangku.
kau ingat.. kau berusaha menghilangkan ingatan masalalu ku dan menjadikan ku sebagai Nona Marvel, saat itu aku masih memaafkan mu dan tidak mempermasalahkan hal itu mungkin ada alasan tertentu melakukan nya. Aku sudah lebih dulu mengenal dokter Crish dan saat dirumah sakit dokter Crish hanya melakukan 0.1% tahapan yang seharusnya dilakukan jadi sampai sekarang aku masih mengingat segalanya.
Kau pasti sangat mengenal nama belakang nya, Apa kau tahu jika keluarga Moris memiliki seseorang cucu perempuan yang selalu disembunyikan identitas nya. Dan jika kau sedikit teliti disetiap berkas kerjasama dengan keluarga Moris pasti akan ada tanda tangan dengan nama YP MORISA.
Akan ku beritahu siapa pemilik tanda tangan itu, aku lah pemilik tanda tangan itu Yuna Putri Morisa pemilik 50% dari seluruh kekayaan Moris, termasuk saham yang ada di MG"
Deeeeeg
Marvel baru saja merasa disambar petir disiang bolong mendengar semua penjelasan istrinya.
"Tuan Muda Marvel secepatnya akan ku urus surat perpisahanmu dengan adikku yang baru saja kau sebut wanita m*****n. asal kau tahu adikku jauh lebih terhormat dari pada wanita sampah yang ada disampingmu. Jemmy lepaskan lelaki itu dan bawa adikku pulang kerumah pribadi Moris" Raffa masih ingin mendaratkan pukulan diwajah Marvel tapi akan nembuang waktu nya saja, yang terpenting sekarang adiknya sudah mengetahui semuanya.
__ADS_1
"Yunaaa maafkan aku, pulanglah denganku aku mohon" Marvel menyesali semua perbuatan nya
"Ini cincinmu, sudah tidak pantas untukku memakai nya"
.
.
.
.
***FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
__ADS_1
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Thank You For Reading ☺***