Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Menjauh


__ADS_3

Rumah Sakit


sudah hampir 3 jam Yuna masih belum sadar semua yang menunggu terlihat sangat gelisah.


Maafkan aku Hunny,, aku sudah keterlaluan sampai membuatmu seperti ini.


Aku mohon bangunlah..


Joe yang tertunduk lemah dikoridor rumah sakit tanpa sadar menetes air mata dan Ayahnya yang melihat hal itu merasa kasihan pada putranya.


Ketua berjalan menghampiri putranya dan duduk disamping putranya.


"Bukankah kamu sendiri yang ingin Yuna melupakan masalalu nya kenapa sekarang kamu membuatnya sesulit ini" menepuk bahu putranya


"Itu memang salahku Ayah"


"Tuan Stev.. " Suara dokter terdengar memanggil Ketua dan diikuti dengan senyuman


Ketua dan Joe paham arti senyuman itu hingga mereka langsung bergegas masuk kedalam ruangan Yuna.


"Saya harap kalian tenang, jika terjadi penolakan dari Nona jangan memaksanya apapun itu"


"Joe sebaiknya kamu tunggu disini biar ayah yang masuk duluan menemui Yuna, kamu paham kan maksud ayah"

__ADS_1


Joe hanya mengangguk dan berdiri didepan pintu sementara ayahnya berjalan pelan menghampiri Yuna.


"Yunaaa,, " memanggil dengan suara pelan karna takut histeris diluar dugaan Yuna memberi senyuman manis pada Tuan Smith


"Yuna baik-baik aja,, tadi Yuna hanya sedikit pusing" Suara yang sangat lemah mulai terdengar


"Kamu membuat Ayah khawatir"


"Ayaaah,, aku baik-baik saja hentikan tangisanmu.." mengusap air mata yang ada dipipi Tuan Smith "Apakah Joe ada disini.. " dengan sedikit ragu Yuna menanyakan keberadaan Joe yang tidak terlihat sejak tadi.


"Dia ada diluar,, Ayah akan memanggilnya"


Yuna hanya tersenyum melihat calon Ayah mertua nya bisa sekhawatir itu padanya.


Ayah mertua anda sama seperti ayahku selalu gelisah saat melihatku terbaring seperti ini.


Yuna yang sedang melamun memalingkan wajahnya kearah jendela tidak menayadari Joe sudah duduk disamping tempat tidur.


"Hunny... " suara pelan memecah lamunan Yuna dan langsung melihat sumber suara itu.


Saat Yuna melihat Joe sangat terkejut karna wajah Joe sangat kusut tidak seperti biasa nya dan matanya merah


"Hey apa kau menangis" meraba wajah kekasihnya yang terus menatap lekat dirinya seolah ada penyesalan yang mendalam.

__ADS_1


"Maafkan aku,, aku telah membuatmu seperti ini dan wanita itu hanya wanita yang aku bayar untuk membuatmu cemburu tanpa memikirkan kondisimu"


"Sudahlah kalaupun iya itu tidak jadi masalah untuk" Yuna berbicara tanpa ekspresi


"Apa maksudmu" Joe tidak mengerti maksud kata-kata Yuna


"Setelah rancangan proyek terakhirku selesai aku akan mengajukan surat pengunduran diri dan kembali ke Indonesia"


"Yunaa hentikan omong kosongmu"


"Kepala ku terasa pusing aku ingin istrahat, pulanglah dan beristirahatlah wajahmu seperti sangat lelah" Yuna langsung memalingkan muka dari Joe tanpa bicara lagi.


Joe yang mengingat pesan dokter kalau jangan sampai memaksakan suatu hal apapun pada Yuna akhirnya mengalah pergi keluar meniggalkan Yuna sendiri.


Malam Hari Di Rumah Sakit


"Mba apa Mba serius mau pulang sekarang kondisi Mba masih lemah loh"


"Sudahlah tadi dokter juga udah ngizinin aku pulang"


Yuna tidak menghiraukan Kirana yang terus bicara sambil membantu Yuna membereskan barang-barangnya.


"Mba sebenarnya ada apa sih" Kirana yang masih bingung karna belum diberitahu alasan Yuna memaksa ingin pulang malam ini

__ADS_1


"Kamu tolong pergi ke bagian administrasi lunasi tagihannya, nanti kamu langsung kedepan aja Mba tunggu disana" memberikan dompet pada Kirana dan


Setelah membereskan semuanya Yuna dan Kirana meninggalkan rumah sakit menggunakan taxi tanpa memberi kabar pada Joe.


__ADS_2