
Semua anggota keluarga Moris sudah hadir ditengah pesta ulang tahun Dave, hanya Victor cucu tertua dikeluarga Moris yang tidak ikut hadir.
Sebastian Moris memberi tanda agar semua cucunya untuk berkumpul dan memulai acara pesta perayaan ulang tahun Dave Mattew Moris sekaligus memperkenalkan cucu bungsu dikeluarga Moris yang menjadi pewaris dari setengah kekayaan Moris.
Para tamu yang hadir masih belum mengira jika wanita yang sejak awal terus berada dipelukan Dave adalah cucu yang dimaksud Sebastian, mereka mengira jika wanita itu adalah kekasih Dave karena mereka terlihat sangat romantis dan selalu memamerkan kemesraan didepan para tamu.
Dave yang beberapa kali mencium mesra pipi adiknya sukses menipu para tamu dan membuat iri dengan apa yang dilakukan nya pada wanita cantik nan sexy disampingnya.
Acara inti dari pesta sudah dimulai dengan Dave meniup lilin yang ada diatas kue. Dave memberikan potongan pertama kepada kakaeknya dan potongan kedua pada wanita yang sangat disayanginya.
"Potongan kue kedua ini akan ku berikan kepada wanita yang sangat istimewa dalam hidupku, wanita yang menjadikanku lebih baik"
Dave menyuapi Yuna dengan penuh kemesraan dan membuat para tamu bertepuk tangan sangat meriah. Yuna mencium ujung bibir kakaknya Dave dengan sangat mesra dan hal itu sukses membuat Marvel terbakar cemburu.
Hal yang dilakukan Yuna sudah biasa terjadi disetiap perayaan pesta ulang tahun para kakak-kakaknya namun bedanya kali ini Yuna melakukan nya disaksikan banyak sekali orang.
Daniel memandang iri karena selama berpacaran Yuna tidak pernah mau untuk dicium atapun mencium bagian bibir. Tapi Daniel yang sudah tahu kebiasaan itu sudah terbiasa melihatnya.
"Oke sesuai janjiku,, malam ini untuk pertama kalinya akan ku perkenalkan cucu kesayanganku yang tidak pernah terekspos sebelumnya. Dia adalah Yuna Putri Morisa gadis cantik yang berdiri disamping cucuku Dave dan mulai saat ini dirinya akan mulai mengurus beberapa perusahaan milik keluarga Moris. Mulai saat ini cucuku akan tinggal di London dikediaman Moris"
Deeeeeeeeg
Pengumuman yang baru saja disampaikan Sebastian membuat Marvel seperti dihujami puluhan timah panas, yang secara tidak langsung mengatakan bahwa dirinya sudah tidak memiliki hal atas Yuna.
Sebastian menatap Marvel dengan memberi senyuman sinis yang seolah mengatakan penderitaan Marvel baru saja dimulai.
Sementara para tamu yang tidak percaya bahwa wanita cantik yang berada disamping Dave adalah adiknya, melongo melihat kemesraan mereka berdua yang berhasil menipu banyak orang.
"Dave lanjutkan pestamu, bersenang-senanglah" Sebastian tidak ingin cucunya merasa terganggu dengan keberadaannya ditengah pesta jadi dirinya memilih untuk pergi beristirahat dikamar hotel dan mengobrol dengan teman bisnisnya.
Sebelum pergi Sebastian mencium kening cucu kesayangannya
__ADS_1
"Tetap berada disamping kakakmu"
Sebastian pergi meninggalkan pesta dengan diikuti dua pengawal setianya.
****
"Oh goodjob Dave kau berhasil menipu kami, kenapa kau tidak mengenalkan adikmu kepadaku ternyata dia jauh lebih cantik dari dugaanku" Lelaki tampan rekan bisnis Dave menghampiri dirinya dan Yuna yang sedang berbincang dengan para tamu lain. Yuna bersikap biasa saja walaupun sedikit risih dengan tatapan lelaki yang sudah berada didepannya.
"Dia adikku, tidak mungkin akan ku biarkan lelaki sepertimu mendekati nya. dia sangat berharga bagiku"
Ditengah perbincangan Dave dengan para rekan bisnis sekaligus temannya, Marvel berjalan mendekat dan memegang tangan Yuna.
"Dave biarkan aku berbicara dengan adikmu" Marvel tidak menyebut Yuna sebagai istrinya karena Sebastian sudah berkali-kali memperingati dirinya untuk tidak membuat orang lain tahu, karena pernikahan Marvel dan Yuna tidak banyak yang mengetahui. Dan Sebastian sudah menyuruh orang untuk tutup mulut atas pernikahan cucunya bahkan Sebastian sudah menyuruh orang menghilangkan semua bukti pernikahan cucunya.
"Oh Tuan Muda Marvelous Joesee apakah anda juga tertarik dengan adikku yang cantik ini. Tapi sepertinya adikku bukan seleramu bukankah kau sudah memiliki kekasih, siapa nama kekasihmu" Dave sangat ingin melayangkan pukulan ke wajah lelaki yang sudah membuat adiknya menangis tapi dirinya harus mengurungkan niat agar pestanya tidak berakhir sebelum waktunya.
"Aku ingin berbicara dengannya" Marvel berusaha menanggapi semua perkataan Dave dengan tenang tanpa emosi karena tidak ingin membuat Yuna tambah membenci dirinya.
"Maaf Tuan muda Marvelous Joesee tapi sepertinya jika anda sudah memiliki seorang kekasih tidak pantas rasanya jika anda masih mendekati saya, dan sepertinya kakakku Dave tidak rela jika adiknya bersama dengan orang yang sudah memiliki kekasih" Yuna berbicara dengan sangat tenang tidak menujukan ekspresi kemarahan atapun kecewa didepan Marvel.
"Nona manis.. jus buah favoritmu" Daniel menyodorkan gelas berisi jus kepada mantan kekasihnya, namun saat Yuna akan mengambil nya Marvel menguatkan cengkraman tangannya pada tangan Yuna.
Dave yang melihat perlakuan Marvel pada adiknya langsung memberi kode kepada orang disekelilingnya untuk menjauh.
"Marvel lepaskan tanganmu, apa kau mau menyakiti adikku secara terang-terangan dihadapanku..!! Kau masih belum sadar ini terjadi karena ulahmu sendiri. lebih baik pergi dari kehidupan adikku jangan ganggu dia lagi biarkan dia bahagia"
"Mengertilah aku hanya ingin memperbaiki semuanya dari awal Dave, aku masih mencintainya aku tidak ingin kehilangan nya" Marvel sudah sangat frustrasi dengan cara apalagi agar semunya kembali seperti semula.
"Jika kau memang benar ingin aku kembali,, buktikanlah.. habisi wanita sampah itu didepan mataku langsung" Ucap Yuna dengan sorot mata serius
Dave dan Daniel membulatkan kedua matanya seolah tidak percaya atas perkataan seorang wanita yang dikenal sangat lembut dan tidak menyukai kekerasan.
__ADS_1
"Apa..." Marvel tidak menyangka jika wanita yang dikenalnya sangat lembut berubah menjadi sangat kejam
"Kenapa,, apa kau tidak bisa melakukannya..!!? Lupakan aku dan jangan pernah datang menggangguku lagi"
Yuna sudah diselimuti kemarahan dan kekecewaan. Sehingga membuat dirinya mulai memunculkan identitas Moris yang ada didalam dirinya yang dikenal kejam dan tidak memiliki ampun pada setiap orang yang telah membuat keluarga Moris marah.
Dave tahu jika adiknya memiki sifat yang jauh lebih kejam dan sadis dari pada dirinya. Dave terdiam dan menyunggingkan senyuman sinis kearah Marvel yang tidak berkutik karena kalimat yang keluar dari mulut adiknya.
.
.
.
.
***FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
__ADS_1
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Thank You For Reading ☺***