Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Cemburu Buta


__ADS_3

"Aku ingin bersamamu sekarang"


Yuna sangat gelisah karna pikirannnya sendiri dan membuatnya tidak bisa fokus untuk bekerja.


Yuna yang sudah tidak segan meminta apapun termasuk waktu berdua bersama Joe disaat jam kerja sehingga tidak heran dirinya berani mengirimi pesan seperti itu.


Cekleekk


Pintu ruangan presdir utama terbuka dan Yuna langsung menghampiri Joe yang masih duduk karna heran tidak biasanya Yuna ingin bersamanya dan masuk ke ruangan nya tanpa menunggu pesannya dibalas.


"Hey are you okay" menarik tubuh Yuna dan mendudukan nya dipangkuannya.


"Hemmmm No" Entah apa yang membuat dada Yuna menjadi sesak padahal tidak ada yang menyakiti hatinya


"Why... "


Yuna tidak menjawab malah mengeratkan pelukan nya pada Joe, tanpa Yuna sadari ada sepasang mata yang sedang memperhatikan apa yang Yuna lakukan pada kekasihnya. ya sekertaris Lee yang sudah ada lebih dulu ada di ruangan Presdir juga kaget melihat Yuna masuk tiba-tiba.


Ada apa dengan Nona Muda tiba-tiba datang dan memeluk Tuan seperti itu.


Apa ada yang mengganggu pikirannya.

__ADS_1


"Apakah kau mempunyai wanita lain selain aku" berbisik dengan suara serak


"Hey apa kau menangis, ada apa ini jangan membuatku khawatir" menyeka air mata dipipi Yuna


Hah wanita lain,,, kenapa tiba-tiba Nona berpikir seperti itu


"Ta..tadi Sekertaris Lee memintaku untuk memilih salah satu model rumah sebagai hadiah yang akan kau berikan pada kolega pentingmu"


Ah ternyata,, Nona anda...


Lee menyembunyikan tawa nya karna kalau Tuan nya tau dia pasti akan habis.


"Ah haha,, ya lalu apa ada masalah" Joe tersenyum puas karna tau kalau sekarang kekasih nya sedang cemburu dan mengira akan memberi hadiah rumah untuk wanita lain.


"Iya dia seorang wanita,, lalu.. " Joe malah dengan sengaja membuat Yuna tambah terbakar api cemburu dan membuat pikirannya kemana-mana


"Arghh kau, dia special..." memukul dada Joe berulang kali karna kesal


"Tentu saja,, kalau bukan orang special mana mungkin aku memberi dia rumah mahal pilihanmu" menatap Yuna yang terus menangis karna ulahnya itu.


Tuan Muda hentikan lihat mata Nona sangat sembab kasian . Pasti Nona sekarang berpikir anda sedang mempermainkan perasaannya.

__ADS_1


Dan kenapa anda begitu polos Nona.


"Kau jahat" mencubit perut Joe dengan sangat kuat dan menggigit leher sampai membuat Joe mengaduh kesakitan


"Hey hentikan kau menyakitiku, sejak kapan kau menyukai daging manusia" Joe sangat senang melihat kekasihnya sangat cemburu padahal entah siapa yang sedang ia cemburui.


"Cepat katakan siapa wanita itu" Yuna melotot dan bersiap mencubit lagi perut Joe


"Lee ini semua karna mu cepat selamatkan aku" Joe yang berteriak pada sekertarisnya yang dari tadi hanya menonton adegan panas antara dirinya dengan Yuna


"Hah apa,, Sekertaris Lee sejak kapan anda ada disana" Yuna kaget dan langsung menarik tubuhnya turun dari pelukan Joe


"Sebelum anda datang saya sudah ada disini Nona"


"Hey kau turun" terkekeh melihat wajah Yuna yang memerah karna baru menyadari bahwa ada orang lain diruangan kerja Joe "Ayo ikut aku" menarik Yuna ke ruang istirahat yang masih didalam ruangan Presdir utama


"Lepas,, kenapa ka,,,, " Joe yang langsung menutup pintu dan mendorong Yuna kesudut ruangan "Mmmm Jo,,, " Joe seperti biasa melakukan aktivitas untuk menghentikan ocehan Yuna


"Diamlah,, temani aku malam ini baru nanti kamu mengetahui siapa wanita itu" melanjutkan lagi aktivitasnya di b***r Yuna.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2