
Selama perjalanan tidak ada hal lain yang ditanyakan Victor hanya Yuna yang ditanyakan Victor.
Victor sangat kesal mendengar cerita dari setiap kejadian yang dialami wanita kesayangannya walaupun dirinya sudah mengetahui sebelumnya dari Jemmy.
Sebastian dan cucunya Dave sudah berdiri didepan pintu untuk menyambut kedatangan Victor.
"Victor cucuku, aku sangat merindukanmu" Sebastian memeluk Victor yang sudah memberi nya senyuman.
"Aku juga merindukanmu kek, dimana wanitaku" Tanya Victor singkat
"Hey boy kenapa kau sangat buru-buru" Dave memeluk saudara tertua nya. "Dia ada dikamarku"
Victor langsung bergegas berjalan menuju kamar Dave. Saat akan membuka pintu Victor terhenti melihat satu kamar yang terbuka dan ada suara samar dari dalam kamar itu, tapi Victor tidak terlalu memperdulikan hal itu dan dirinya langsung masuk hingga ada sosok wanita cantik yang tengah terlelap diatas tempat tidur berselimutkan kain tebal.
Victor berjalan dengan suara langkah pelan hampir tidak ada suara, lelaki yang dikenal sangat kejam kini memperlihatkan wajah lemah tidak berdaya.
Seharusnya dulu aku benar-benar mengurungmu disini tidak membiarkanmu pergi melihat dunia luar yang hanya akan membuat mu menderita seperti sekarang.
Melihatmu terjatuh saja sudah membuatku lemas dan sekarang kau lagi-lagi hampir membuatku terbunuh karena harus menerima kenyataan kau menarik pistol yang tadi ada dikepalamu.
Jika Jemmy tidak terus mengatakan bahwa dirimu mencintai lelaki brengs*k itu sudah ku habisi dia dengan tanganku sendiri.
Seharusnya kau memang dikenal dunia sebagai keluarga Moris yang tidak akan ada yang berani menyakitimu bukan sebagai orang biasa.
Aku sekarang ada disini, aku tidak aka meninggalkanmu lagi kalaupun aku harus pergi kau pasti akan ku bawa. Mulai saat ini aku yang akan menjagamu sendiri.
Victor yang duduk disamping tubuh Yuna yang sedang
terlelap beberapa kali mencium kening Yuna, tapi karena pengaruh obat Yuna tidak memberikan respons sedikit pun.
Victor menyimpan buket bunga tulip dan sebuah kotak berwarna putih berhiaskan pita merah muda diatas nya yang sengaja dibawanya dari Australia untuk wanita cantik yang sangat disayangi nya.
__ADS_1
Dihalaman belakang para pria tampan tengah menikmati secangkir kopi sambil membicarakan bisnis Victor yang sedikit mengalami masalah di Australia.
Saat Yuna tengah berada diantara para lelaki tampan yaitu ke lima saudaranya, tidak ada dari mereka yang menegak minuman beralkohol karena Yuna pasti ingin dekat dan akan mendiamkan orang tersebut. Mungkin hanya Sebastian yang berani meminum alkohol saat ada Yuna dan Sebastian pun pasti akan terkena imbasnya yaitu Yuna tidak >berbicara padanya.
"Kemana Raffa..?" Tanya Victor yang sejak pertama datang belum melihat batang hidung Raffa.
"Apa kau tidak mendengar suara-suara mengerikan dikamar yang ada disamping kamar Dave" Ucap Caesar tersenyum devil
"Ah ya sebelum aku masuk kamar Dave tadi memang mendengar ada suara menyeramkan disana. Apa Yuna sudah tahu mengenai pertunangan Raffa dan Netra" Ucap Victor menggelengkan kepalanya
"Belum, dia masih takut jika Yuna akan merasa tersisihkan dengan kehadiran Netra disisi Raffa" Tambah Dave singkat
Dikamar Dave sosok wanita yang tadi terlelap sekarang mulai perlahan membuka matanya senyapu setiap sisi kamar memastikan keberadaan seseorang, pandangan nya tertuju pada buket bunga tulip dimeja kecil yang ada disamping tempat tidur Dave. Yuna mengambil bunga itu dan membaca kartu yang terselip didalam bunga,
""Kau segalanya bagiku, Dirimu kekuatanku sekaligus kelemahan bagiku. tetaplah menjadi gadis kecil yang selalu memberiku senyuman manismu""
Yuna berlari keluar kamar menuju kamar Victor tapi kamar itu kosong dan Yuna kembali berlari mencari keberadaan Victor.
Pelayan yang melihat Yuna berlari sangat khawatir karena kondisi Yuna belum sehat betul.
"Nona.. Nonaa hentikan jangan berlari anda bisa terjatuh" Pelayan wanita menghentikan Yuna yang tengah berlari mencari sosok Victor yang belum ditemukan nya.
"Apa yang membuat Nona berlari apa ada sesuatu hal yang terjadi"
"Victor..."
"Ah Nona.. Kenapa anda harus berlari.. Tuan Muda Victor ada ditaman halaman belakang bersama Tuan Muda lain nya"
"Terimakasih bi.. "
__ADS_1
"Nona jangan berlari atau Tuan Muda akan marah melihatnya" Teriak pelayan pada Yuna yang kembali akan berlari.
.
.
.
.
.
***FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Thank You For Reading ☺
__ADS_1
Lanjut Up malam ya, Thor mau kerja dulu hihi 😅***