
Sejak kembalinya Yuna ke London, Marvel dibuat uring-uringan dan selalu melampiaskan kekesalan nya pada Lee atau Linsa dua orang yang paling sering berhubungan dengan dirinya.
Linsa yang tetap tutup mulut tentang kejadian yang menimpa Yuna beberapa hari lalu terus merahasiakan nya dari Marvel dan sekretaris Lee tapi tidak dari Tuan Smith yang sudah mengetahui kejadian itu dan memilih ikut merahasiakan nya dari putra nya untuk tetep menjaga agar putranya tetap bersama dengan wanita yang sudah dianggap sebagai putri nya sendiri.
"Aku ingin lihat agendaku untuk satu minggu ke depan" Ucap Marvel singkat dalam sambungkan telefon dengan Sekretaris Lin
Aku akan segera menyusulmu menjenguk baby yang ada dalam kandunganmu
Kediaman keluarga Moris
Yuna berlari menghampiri Victor yang tengah berbincang disebuah gazebo ditengah taman.
Victor yang melihat Yuna tengah berlari langsung berdiri dan berjalan dengan buru-buru takut Yuna terjatuh karena wajahnya masih terlihat pusat.
"Hentikan sayang jangan berlari kau bisa terjatuh" Victor menangkap Yuna dan langsung memeluk kecil mungil adiknya.
"Kapan kau datang, kenapa tidak memberitahuku" Ucap Yuna dengan manja
"Huh.." Victor berbalik menatap Caesar dan Dave yang mengalihkan pandangannya
Awas kalian..!!
Aku tidak menyesal pulang tapi cara kalian salah boy..
Tunggu pembalasanku..
Dave menendang kaki Caesar yang berada dibawah meja memberi isyarat jika sekarang Caesar sedang berada dalam masalah.
Habislah aku..
Tidak Tidak,, Adik cantikku pasti akan menyelamatkanku
"Setidaknya kalian tahu seperti apa Victor" Ucap Jemmy menepuk pundak Caesar dan Dave. Jemmy menyeringai pada dua lelaki yang sedang saling pandang.
Victor membawa Yuna bergabung di gazebo yang memang biasa dipakai untuk melepas canda keluarga Moris. Saat sudah berada dirumah semua lelaki yang dikenal kejam kembali menjadi lelaki yang lembut berbanding terbalik saat sedang berurusan tentang bisnis.
Sudah lama tidak ada candaan di gazebo itu, sekarang suasana hangat kembali terasa didalam rumah sejak kembalinya sosok wanita cantik yaitu Yuna.
"Kemana Raffa.." ada sosok yang kurang diantara mereka
"Raffa sedang beristirahat, sepertinya dia kurang tidur" Ucap Dave membohongi adiknya
"Sejak kapan si Raffa suka tidur siang" Ucap Caesar diiringi gelak tawa membayangkan apa yang sedang dilakukan Raffa bersama Netra
__ADS_1
"Kau..." Dave membulatkan kedua matanya dan menginjak kaki Caesar yang ada dibawah meja
"Ada apa ini,, apa yang sedang kalian sembunyikan dariku" Yuna menatap satu persatu wajah lelaki yang bergantian saling memandang.
"Kenapa kau membahas Raffa, apa kau tidak ingin bertanya tentang kabarku" Menarik Dagu Yuna untuk menghadap padanya.
"Ah iya makasih hadiahnya, Aku sangat menyukainya" Yuna mencium manja pipi Victor.
Seorang pelayan wanita membawa jus buah dan beberapa cemilan untuk menjadi teman mengobrol ditaman belakang.
Jemmylah yang meminta pelayan membawa cemilan untuk Yuna karena beberapa hari ini adiknya hanya memakan sedikit makanan.
"Silahkan Nona Muda ini jus buah dan beberapa cemilan yang disediakan khusus untuk anda" menyodorkan kan jus dan piring berisi cemilan.
"Dan diruang tamu sudah ada Tuan Daniel dan Tuan Stev yang ingin bertemu dengan anda Nona Muda"
"Daniel,, Stev,, Jangan bilang mereka sedang mencari perhatianmu sayang" Ucap Victor dengan memberi tatapan menyelidik
"Kau lupa pesona ku sangat kuat didepan para lelaki, kalian saja bisa tunduk padaku" Yuna tersenyum bangga telah menyatakan kenyataan didepan lelaki tampan yang ada disekelilingnya
"Bi biarkan mereka masuk kemari"
"Hey Nona manis kenapa ada orang asing yang memasuki area pribadi kita. tempat ini.... " Dave membantah perkataan Yuna tapi mulutnya tiba-tiba berhenti berbicara karena Victor sedang berada dipihak Yuna.
Daniel dan Stev berjalan dibelakang pelayan yang sebelumnya membawakan cemilan untuk Yuna. Dua lelaki tampan itu masing-masing membawa buket bunga, Daniel sedikit berbeda membawa kotak berisi coklat favorit mantan kekasihnya.
Stev sedikit risih melihat Yuna tengah duduk dipangkuan Victor walaupun sudah tahu siapa Victor. Sejak dulu Daniel sudah sering mengalah pada Victor yang tidak lain adalah kakak tertua dikeluarga Moris dan orang paling posesive terhadap Yuna, jadi sudah biasa melihat adegan romantis antara mantan kekasihnya dengan para saudara lelaki nya.
"Hai Flow.."
"Hai Stev, senang bisa bertemu denganmu lagi" ucap Yuna diiringi sebuah senyuman yang sudah membuat hati Stev selalu bergetar melihat nya.
"Flow" Victor menatap Stev tajam
"Maaf Victor aku sudah lancang memanggil adikmu dengan sebutan Flow, karena saat pertama bertemu adikmu dia tidak memberi tahu siapa namanya. Jadi aku memanggilnya Flow ya Flowers bukankah adikmu sangat menyukai bunga" Jelas Stev pada Victor yang masih memberi nya tatapan tajam.
"Oh.. Aku akan lebih suka mendengarmu memanggil adikku dengan sebutan Nona Moris" Victor mencium pipi Yuna yang sontak membuat Yuna tertawa geli melihat kakaknya sedang cemburu.
"Ah baiklah.." Jawab Stev pelan, karena tidak ada yang bisa menang dari seorang Victor.
"Are you okay.." Daniel berdiri didepan Yuna dan mendaratkan sebuah kecupan lembut dikening Yuna.
Victor yang melihat itu langsung membuat Yuna berdiri dan langsung menarik kerah baju Daniel.
__ADS_1
"Kurang ajar sekali dirimu Tuan Daniel"
"Victor sayang lepaskan" Yuna menarik tangan kakaknya yang sempat mencengkram kerah baju Daniel.
Victor sangat tidak suka ada lelaki yang berbuat kurang ajar pada adiknya.
"Kau masih tidak berubah Victor selalu marah saat aku mencium kening adikmu" Ucap Daniel sambil tertawa
"Dulu aku mengizinkan mu mencium kening adikku karena kau kekasihnya tapi sekarang kau bukan lagi kekasihnya"
"Sudah kak hentikan, sekarang kau Niel duduk disana dan aku akan kembali duduk bersama kakakku Victor" Yuna menunjuk kursi yang masih kosong
Banyak hal yang mereka bicara dari bisnis, makanan, hingga saling menyela satu sama lain. Yuna terlihat tersenyum lepas dengan candaan yang dilontarkan para lelaki yang ada disana.
Itu hanyalah sebuah senyuman yang menyembunyikan kepedihan hatimu..
Aku tahu betul seperti apa dirimu..
Wanita cantik yang sangat pandai menyembunyikannya kesedihan..
.
.
.
***FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
__ADS_1
Thank You For Reading ☺***